• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Mendiktisaintek: Pendidikan Tinggi dan Sains Jadi Fondasi Menuju Negara Maju

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 9 November 2025 - 12:02
in Headline
brian

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Brian Yuliarto. Foto: Nasuha/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pendidikan tinggi dan sains memiliki peran sebagai fondasi menuju negara maju berbasis inovasi dan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Brian Yuliarto dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).

BacaJuga:

Six UNIFIL Peacekeepers Killed in Lebanon, Indonesian Troops Suffer Highest Casualties

Total 6 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon, Prajurit TNI Jadi Korban Terbanyak

Indonesian Soldier Killed, House Urges UN to Review Protection of UNIFIL Troops

Ia menuturkan, kampus harus dapat melahirkan terobosan berbasis sains dan teknologi.

“Negara kita memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi negara maju. Kuncinya ada pada Sumber Daya Manusia (SDM, red) unggul dan kemampuan kampus melahirkan terobosan berbasis sains dan teknologi,” kata Brian.

Dia menjelaskan, untuk mencapai status negara berpendapatan tinggi, Indonesia perlu meningkatkan pendapatan per kapita hingga 15.000 USD per tahun, atau setara dengan sekitar Rp18 juta per bulan. Saat ini, pendapatan per kapita Indonesia masih di kisaran USD5.400 per tahun.

“Dari data ini menunjukkan bahwa Indonesia perlu membangkitkan industri yang tidak lagi ekstraktif, tetapi dengan hilirisasi riset, dan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat,” ucapnya.

Brian menambahkan, Diktisaintek Berdampak menjadi arah kebijakan Kemendiktisaintek dalam memperkuat relevansi, dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap masyarakat. Kebijakan ini menekankan pentingnya transformasi kampus dari sekadar tempat belajar menjadi pusat solusi sosial dan ekonomi.

“Pendekatan ini juga membuka ruang kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah daerah, dan komunitas lokal, agar hasil riset dapat langsung dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Brian juga menyoroti tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim dan krisis pangan hingga disrupsi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI).

Menurutnya, dunia membutuhkan manusia yang berpikir lintas disiplin.

“Kita perlu generasi yang mampu menghubungkan sains dengan kemanusiaan, teknologi dengan etika, serta kebijakan dengan realitas masyarakat,” imbuhnya.

Hal ini, lanjutnya, juga dapat diwujudkan dengan mengembangkan creative class di kalangan masyarakat Indonesia. Para ilmuwan, dosen, guru, hingga seniman menjadi SDM unggul yang kreatif dan inovatif, sebuah kunci perekonomian yang baru.

“Nilai ekonomi terbesar hari ini adalah kemampuan manusia menciptakan ide dan solusi. Untuk menjadi negara maju, setidaknya 20 persen penduduk kita harus masuk ke dalam creative class,” jelas Brian.

“Saat ini baru sekitar 8 persen. Kampus adalah garda terdepan untuk meningkatkan angka tersebut,” tambahnya. (nas)

Tags: Brian YuliartoKemendiktisaintekpendidikan tinggiSains

Berita Terkait.

Prajurit
Headline

Six UNIFIL Peacekeepers Killed in Lebanon, Indonesian Troops Suffer Highest Casualties

Sabtu, 25 April 2026 - 19:08
Pasukan
Headline

Total 6 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon, Prajurit TNI Jadi Korban Terbanyak

Sabtu, 25 April 2026 - 19:08
Prajurit
Headline

Indonesian Soldier Killed, House Urges UN to Review Protection of UNIFIL Troops

Sabtu, 25 April 2026 - 18:07
Prajurit
Headline

Prajurit TNI Jadi Korban, DPR RI Dorong PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL

Sabtu, 25 April 2026 - 18:07
Lagi, Prajurit TNI Kontingen UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan
Headline

Lagi, Prajurit TNI Kontingen UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan

Sabtu, 25 April 2026 - 09:26
bahlil
Headline

Respons Bahlil terkait Usulan KPK: di Golkar Tiap Munas Ada Ketua Umum Baru

Sabtu, 25 April 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1349 shares
    Share 540 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.