• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

R&I Tegaskan Kepercayaan pada Ketahanan Ekonomi RI, Pertahankan Rating BBB+ dan Outlook Stabil

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:17
in Ekonomi
rupiah

Ilustrasi - Petugas menghitung uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (2/1/2025). R&I mempertahankan rating Indonesia di level BBB+ dengan outlook stabil, mencerminkan ketahanan ekonomi dan stabilitas fiskal. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga pemeringkat internasional Rating and Investment Information, Inc. (R&I) kembali memberikan sinyal positif bagi prospek perekonomian Indonesia.

Per 24 Oktober 2025, R&I mempertahankan peringkat kredit sovereign Indonesia di level BBB+ dengan outlook stabil, mencerminkan keyakinan kuat atas ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

BacaJuga:

Lewat InaExport, UMKM Indonesia Didorong Makin Agresif Menembus Pasar Ekspor

Gunakan Gas Bumi PGN, RSUP Dr. Sardjito Hemat Biaya Energi hingga 75 Persen

Dukung UMKM, DAR Center Gelar Pelatihan Optimalisasi E-Commerce

R&I menilai kokohnya pondasi ekonomi Indonesia didorong oleh konsistensi pertumbuhan, inflasi yang terus berada dalam target, serta disiplin pemerintah dalam mengelola kebijakan fiskal dan moneter secara hati-hati.

“Kinerja ekonomi nasional pada tahun 2024 menunjukkan capaian yang solid, terutama berkat kuatnya konsumsi domestik. R&I memperkirakan bahwa tren pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil akan tetap berada dalam kisaran yang sehat dan berkelanjutan pada tahun 2025,” tulis R&I dalam keterangan yang diterima, Jumat (31/10/2025).

Salah satu penilaian utama adalah keberhasilan menjaga inflasi di rentang sasaran 2,5% plus/minus 1%. Stabilitas rupiah yang kembali terjaga setelah tekanan global serta cadangan devisa setara enam bulan impor dan pembayaran utang pemerintah turut memperkuat kepercayaan lembaga tersebut.

“Posisi cadangan devisa pada akhir September 2025 dapat dijaga setara dengan kisaran enam bulan kebutuhan impor dan utang luar negeri pemerintah. Defisit transaksi berjalan juga diperkirakan tetap berada pada tingkat yang rendah dan terkendali,” jelasnya.

Di sisi fiskal, disiplin anggaran menjadi sorotan positif. defisit APBN 2024 tercatat 2,3% terhadap PDB, sementara target defisit 2025 disesuaikan menjadi 2,78% untuk mendukung program prioritas pemerintah tanpa mengorbankan kredibilitas fiskal. Proyeksi defisit 2026 berada di level 2,68%.

Rasio utang pemerintah pun diprediksi tetap sekitar 40% dari PDB, menjaga ruang fiskal tetap sehat. R&I juga menyoroti pentingnya optimalisasi pendapatan negara, peningkatan kemudahan berusaha, serta percepatan reformasi struktural—termasuk penguatan lembaga baru Danantara sebagai bagian dari penguatan kebijakan ekonomi.

Dengan afirmasi peringkat BBB+ dan outlook stabil, Indonesia kembali menunjukkan konsistensi dalam menjaga stabilitas makroekonomi, menjalankan reformasi, dan mendorong pembangunan yang inklusif.

“Penilaian ini menjadi sinyal positif bagi investor dan mitra internasional bahwa Indonesia mampu menjaga stabilitas makroekonomi dan fiskal secara konsisten di tengah ketidakpastian global,” tambahnya.

Afirmasi ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga dorongan untuk terus melaju, menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi siap melanjutkan lompatan pembangunan menuju masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan. (her)

– Lembaga pemeringkat internasional Rating and Investment Information, Inc. (R&I) kembali memberikan sinyal positif bagi prospek perekonomian Indonesia.

Per 24 Oktober 2025, R&I mempertahankan peringkat kredit sovereign Indonesia di level BBB+ dengan outlook stabil, mencerminkan keyakinan kuat atas ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

R&I menilai kokohnya pondasi ekonomi Indonesia didorong oleh konsistensi pertumbuhan, inflasi yang terus berada dalam target, serta disiplin pemerintah dalam mengelola kebijakan fiskal dan moneter secara hati-hati.

“Kinerja ekonomi nasional pada tahun 2024 menunjukkan capaian yang solid, terutama berkat kuatnya konsumsi domestik. R&I memperkirakan bahwa tren pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil akan tetap berada dalam kisaran yang sehat dan berkelanjutan pada tahun 2025,” tulis R&I dalam keterangan yang diterima, Jumat (31/10/2025).

Salah satu penilaian utama adalah keberhasilan menjaga inflasi di rentang sasaran 2,5% plus/minus 1%. Stabilitas rupiah yang kembali terjaga setelah tekanan global serta cadangan devisa setara enam bulan impor dan pembayaran utang pemerintah turut memperkuat kepercayaan lembaga tersebut.

“Posisi cadangan devisa pada akhir September 2025 dapat dijaga setara dengan kisaran enam bulan kebutuhan impor dan utang luar negeri pemerintah. Defisit transaksi berjalan juga diperkirakan tetap berada pada tingkat yang rendah dan terkendali,” jelasnya.

Di sisi fiskal, disiplin anggaran menjadi sorotan positif. defisit APBN 2024 tercatat 2,3% terhadap PDB, sementara target defisit 2025 disesuaikan menjadi 2,78% untuk mendukung program prioritas pemerintah tanpa mengorbankan kredibilitas fiskal. Proyeksi defisit 2026 berada di level 2,68%.

Rasio utang pemerintah pun diprediksi tetap sekitar 40% dari PDB, menjaga ruang fiskal tetap sehat. R&I juga menyoroti pentingnya optimalisasi pendapatan negara, peningkatan kemudahan berusaha, serta percepatan reformasi struktural—termasuk penguatan lembaga baru Danantara sebagai bagian dari penguatan kebijakan ekonomi.

Dengan afirmasi peringkat BBB+ dan outlook stabil, Indonesia kembali menunjukkan konsistensi dalam menjaga stabilitas makroekonomi, menjalankan reformasi, dan mendorong pembangunan yang inklusif.

“Penilaian ini menjadi sinyal positif bagi investor dan mitra internasional bahwa Indonesia mampu menjaga stabilitas makroekonomi dan fiskal secara konsisten di tengah ketidakpastian global,” tambahnya.

Afirmasi ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga dorongan untuk terus melaju, menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi siap melanjutkan lompatan pembangunan menuju masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan. (her)

Tags: ekonomifiskalOutlook

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Ekonomi

Lewat InaExport, UMKM Indonesia Didorong Makin Agresif Menembus Pasar Ekspor

Selasa, 22 September 2026 - 23:37
Gunakan Gas Bumi PGN, RSUP Dr. Sardjito Hemat Biaya Energi hingga 75 Persen
Ekonomi

Gunakan Gas Bumi PGN, RSUP Dr. Sardjito Hemat Biaya Energi hingga 75 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 22:07
Dukung UMKM, DAR Center Gelar Pelatihan Optimalisasi E-Commerce
Ekonomi

Dukung UMKM, DAR Center Gelar Pelatihan Optimalisasi E-Commerce

Selasa, 22 September 2026 - 17:20
Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Melalui Investasi Syariah
Ekonomi

Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Melalui Investasi Syariah

Selasa, 22 September 2026 - 16:30
71 Penghargaan ENSIA 2026, PLN NP Dorong Inovasi Jadi Solusi Lingkungan dan Sosial
Ekonomi

71 Penghargaan ENSIA 2026, PLN NP Dorong Inovasi Jadi Solusi Lingkungan dan Sosial

Selasa, 22 September 2026 - 15:25
NHM Perkuat Persiapan Audit Lingkungan melalui Tahapan Pra-Audit
Ekonomi

NHM Perkuat Persiapan Audit Lingkungan melalui Tahapan Pra-Audit

Selasa, 22 September 2026 - 15:14

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.