• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Langkah Jennifer Wijaya: dari UI ke Daewoong Global, Mimpi yang Tumbuh di Negeri Ginseng

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 26 Oktober 2025 - 13:03
in Nasional
jennifer

Jennifer Wijaya. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dari ruang laboratorium kampus di Depok hingga ruang riset di Korea Selatan, langkah Miss Jennifer Wijaya membentang jauh – membawa mimpi dan semangat anak muda Indonesia menembus dunia farmasi global.

Kini, ia menjabat sebagai Technical Operations di Daewoong Global, salah satu perusahaan farmasi terbesar asal Korea Selatan, dan terlibat dalam proyek strategis Validation and Mapping Test Global Daewoong (VIC Clinic).

BacaJuga:

IPH Jadi Prioritas Nasional, Pemerintah Dorong Tata Kelola Hukum yang Lebih Efektif

Permen UMKM 3/2026 Terbit, E-Commerce Wajib Lebih Transparan ke Pengusaha Kecil

Menteri Ekraf: Film Jadi Media Efektif Sampaikan Pesan Keluarga

Dalam wawancara eksklusif melalui Zoom, di studio podcast INDOPOSCO, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jennifer menuturkan perjalanan kariernya yang berawal dari kampus hingga menembus panggung industri farmasi internasional.

“Saya mengenal Daewoong pertama kali saat perusahaan ini bekerja sama dengan kampus saya, Universitas Indonesia. Mereka membangun laboratorium dan memberikan beasiswa. Dari situ saya tertarik dan melamar saat ada lowongan,” kenang Jennifer membuka perbincangan.

Lulusan Teknik Kimia ini mengaku awalnya tak memiliki latar belakang farmasi, namun hal itu tidak menghalanginya untuk melangkah.

“Saya masuk ke Daewoong benar-benar dari nol. Tapi perusahaan ini melihat potensi dan kemauan belajar, bukan hanya pengalaman,” ujarnya.

Keberanian melangkah keluar dari zona nyaman menjadi modal penting bagi Jennifer untuk beradaptasi di dunia yang sangat disiplin dan kompetitif seperti industri farmasi Korea Selatan.

Jennifer menuturkan, budaya kerja di Korea Selatan menuntut kecepatan, ketepatan, dan tanggung jawab yang tinggi. Sebelum berangkat, ia bersama rekan-rekannya menjalani pelatihan bahasa dan budaya Korea selama dua bulan agar siap menghadapi tantangan di lingkungan multinasional.

“Kami bahkan punya mentor pribadi, bukan hanya untuk pekerjaan tapi juga kehidupan sehari-hari—mulai dari cara mencari makanan halal, membeli pakaian musim dingin, sampai memahami budaya lokal,” ujarnya.

Bagi Jennifer, disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi bukan sekadar kebiasaan, tetapi nilai hidup yang membentuk karakternya hingga hari ini.

Sebagai bagian dari Daewoong Global, Jennifer menyaksikan langsung komitmen perusahaan dalam memperkuat kerja sama riset di Indonesia.

Hingga kini, Daewoong telah membangun empat laboratorium penelitian di universitas-universitas besar: dua di Universitas Indonesia (UI), satu di Institut Teknologi Bandung (ITB), dan satu lagi tengah dibangun di Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Laboratorium itu sangat membantu mahasiswa dan dosen meningkatkan kualitas riset. Waktu saya kuliah pun, riset saya mendapat dukungan langsung dari Daewoong,” katanya.

Menurut Jennifer, inisiatif ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya dipandang sebagai pasar, tetapi juga pusat pertumbuhan talenta global di bidang farmasi.

“Kami ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat riset dan pengembangan farmasi dunia,” ungkapnya.

Salah satu proyek penting yang kini dijalankan Jennifer bersama timnya adalah penerapan Continuous Cleaning Verification (CCV), sistem yang memastikan kebersihan alat-alat produksi farmasi dilakukan secara berkelanjutan dan terukur setiap tahun.

“CCV menjadi tantangan karena harus menyesuaikan jadwal produksi dan validasi tanpa mengganggu rilis produk,” jelasnya.

“Tapi berkat kolaborasi tim yang solid, semua bisa dijalankan dengan baik,” tambahnya.

Bagi Jennifer, inovasi bukan sekadar teknologi baru, tetapi cerminan komitmen terhadap mutu, keamanan, dan kepercayaan publik terhadap produk farmasi.

Meski kini bekerja jauh di Korea, hati Jennifer tetap tertambat di tanah air. Ia menyimpan mimpi untuk suatu hari kembali dan berkontribusi dalam pengembangan farmasi di Indonesia, khususnya di daerah asalnya, Medan.

“Saya ingin mengembangkan bidang farmasi di Medan, tempat asal saya. Masih banyak daerah yang membutuhkan akses obat yang merata, bahkan hingga pulau-pulau kecil seperti Nias,” ucap Jennifer.

Visinya sederhana namun bermakna: memperluas jangkauan kesehatan dan riset hingga ke pelosok negeri.

“Sekarang saya fokus memperdalam ilmu di bidang riset dan operasi produksi. Suatu saat, saya ingin menerapkannya untuk masyarakat Indonesia,” tambahnya dengan semangat.

Di akhir wawancara, Jennifer menyampaikan harapan agar pemerintah Indonesia semakin memperkuat dukungan bagi riset dan pengembangan di kalangan generasi muda.

“Dulu saya sempat mencoba mengajukan dana riset, tapi jumlahnya sangat terbatas. Saya berharap ke depan pemerintah bisa memberi lebih banyak peluang beasiswa dan dukungan riset, agar farmasi Indonesia bisa bersaing di dunia,” tuturnya.

Baginya, anak muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di panggung global, asalkan diberikan akses, ruang, dan dukungan yang memadai.

Dengan semangat belajar, kerja keras, dan cinta pada tanah air, Jennifer Wijaya membuktikan langkah kecil dari kampus bisa tumbuh menjadi lompatan besar di panggung dunia mimpi yang kini tumbuh subur di Negeri Ginseng. (srv)

Tags: Daewoong GlobalJennifer WijayaKorea Selatanui

Berita Terkait.

Rini
Nasional

IPH Jadi Prioritas Nasional, Pemerintah Dorong Tata Kelola Hukum yang Lebih Efektif

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:02
Temmy-Satya-Permana
Nasional

Permen UMKM 3/2026 Terbit, E-Commerce Wajib Lebih Transparan ke Pengusaha Kecil

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:40
Teuku-Rafly
Nasional

Menteri Ekraf: Film Jadi Media Efektif Sampaikan Pesan Keluarga

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:20
Pemerintah Tegaskan Komitmen Berantas Impor Ilegal Pakaian Bekas, Amankan 43 Kontainer Ballpress di Pelabuhan Tanjung Priok
Nasional

Pemerintah Tegaskan Komitmen Berantas Impor Ilegal Pakaian Bekas, Amankan 43 Kontainer Ballpress di Pelabuhan Tanjung Priok

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:41
Bea Cukai Tanjung Priok Terapkan Jaminan Nontunai Elektronik, Perkuat Layanan Kepabeanan Digital
Nasional

Bea Cukai Tanjung Priok Terapkan Jaminan Nontunai Elektronik, Perkuat Layanan Kepabeanan Digital

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22
MPLS 2026 Resmi Disulap Jadi Gerbang Bahagia bagi Murid Baru
Nasional

MPLS 2026 Resmi Disulap Jadi Gerbang Bahagia bagi Murid Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:02

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
Tuchel
Olahraga

Hasil Piala Dunia : Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 10:12

INDOPOSCO.ID - Penguasaan bola 78 persen, 19 tembakan, dan sembilan sepak pojok tidak menghasilkan satu pun gol. Itulah gambaran frustrasi...

SelengkapnyaDetails
Ronaldo

Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:50
Kroasia

Hasil Piala Dunia: Bungkam Panama 1-0, Kroasia Hidupkan Asa ke Fase Gugur

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30
CR7

Hasil Piala Dunia: Brace ke Gawang Uzbekistan Bawa Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10
Ronaldo

Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.