• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Karhutla Berulang di Titik yang Sama, Pemerintah Didorong Ubah Pola Pencegahan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:09
in Nasional
karhutla

Dua petugas berjibaku memadamkan kobaran api saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda salah satu wilayah di Sumatera Selatan pada awal Juni 2026 lalu. Foto: Dok. Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Musim kemarau datang, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengintai. Di Sumatera Selatan, pola itu bahkan dinilai terlalu sering berulang, dengan sejumlah kawasan yang kembali menjadi titik rawan setiap tahunnya.

Kondisi tersebut membuat Anggota Komisi IV DPR, Usman Husin, meminta Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tidak lagi hanya mengandalkan respons ketika api sudah muncul. Menurutnya, pola kebakaran yang berulang semestinya menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperbaiki strategi mitigasi dari jauh-jauh hari.

BacaJuga:

Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah

Komisi II DPR Minta Ombudsman RI Terus Bergerak, Sidak Lapas Cibinong Jangan Jadi Tren Sesaat

SP4N-LAPOR! Diperkuat, Pemerintah Janjikan Aduan Warga Berujung Solusi

“Karhutla ini terjadi hampir setiap tahun dan bahkan di lokasi yang sama. Seharusnya Kementerian Kehutanan sudah memiliki langkah antisipasi sejak awal sehingga kebakaran bisa dicegah sebelum meluas,” kata Usman dalam keterangannya, dikutip pada Minggu (9/8/2026).

Bagi Usman, titik kebakaran yang terus muncul di kawasan yang sama seharusnya tidak dipandang sebagai kejadian yang sepenuhnya baru. Rekam jejak lokasi rawan semestinya bisa menjadi dasar untuk menyusun peta risiko sekaligus menentukan langkah pencegahan sebelum musim kemarau mencapai puncaknya.

Karena itu, ia mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga berbagai instansi yang memiliki kewenangan di lapangan. Bukan hanya ketika asap mulai mengepul, tetapi sejak potensi kebakaran mulai terdeteksi.

“Kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait harus diperkuat. Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi,” tegasnya.

Usman juga meminta pemerintah tidak berhenti pada penanganan sesaat. Evaluasi perlu dilakukan terhadap wilayah-wilayah yang berulang kali masuk dalam daftar rawan karhutla.

Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan tidak berjalan dengan pola yang sama setiap tahun: titik api muncul, kebakaran meluas, kemudian upaya pemadaman dilakukan setelah kondisi memburuk.

Di tengah desakan tersebut, pemerintah memang telah mengambil langkah darurat melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumatera Selatan.

Operasi hujan buatan itu mulai digelar pada Selasa (4/8/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga Senin (10/8/2026). OMC diarahkan untuk membantu menekan peningkatan titik api di tengah kondisi kemarau.

Namun, bagi Usman, operasi modifikasi cuaca seharusnya ditempatkan sebagai bagian dari respons terhadap kondisi darurat, bukan menjadi tumpuan utama dalam menghadapi karhutla. Persoalan yang lebih besar, justru berada pada bagaimana pemerintah mampu memutus siklus kebakaran yang terus berulang dari tahun ke tahun.

Dengan kata lain, ketika titik api muncul di lokasi yang sama setiap musim kemarau, yang perlu dicari bukan hanya cara tercepat untuk memadamkannya, tetapi juga alasan mengapa api terus kembali ke tempat tersebut.

Usman pun menegaskan pentingnya perubahan orientasi kebijakan, dari sekadar memadamkan api menjadi mencegah api muncul. (her)

Tags: Karhutlakebakaran

Berita Terkait.

Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
Nasional

Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 23:21
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Nasional

Komisi II DPR Minta Ombudsman RI Terus Bergerak, Sidak Lapas Cibinong Jangan Jadi Tren Sesaat

Selasa, 29 September 2026 - 22:43
PDIP: Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati Mudah-mudahan saat Ultah Presiden
Nasional

SP4N-LAPOR! Diperkuat, Pemerintah Janjikan Aduan Warga Berujung Solusi

Selasa, 29 September 2026 - 22:25
Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset
Nasional

Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset

Selasa, 29 September 2026 - 20:31
Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Nasional

Soroti Fasilitas Istimewa Warga Binaan, Pimpinan DPR Izinkan Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 - 20:15
Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!
Nasional

Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!

Selasa, 29 September 2026 - 16:05

OLAHRAGA

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Editor Laurens Dami
Selasa, 29 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID - Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka, asalkan mampu menang besar...

SelengkapnyaDetails
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11
paes

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 - 10:40
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3911 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3870 shares
    Share 1548 Tweet 968
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.