• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pasca Tayangan Pesantren, KPID Jakarta Siap Lakukan Audit Izin Siaran Trans7

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 17 Oktober 2025 - 18:08
in Headline
trans7

Pengunjuk rasa dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta dan alumni pesantren memadati halaman gedung Trans7, Jakarta, Rabu (15/10/2025). Foto : Antara/Luthfia Miranda Putri/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk melakukan audit menyeluruh terhadap izin siaran Trans7, menyusul rekomendasi DPR.

Langkah ini bertujuan memastikan bahwa stasiun televisi tersebut mematuhi regulasi penyiaran, setelah muncul polemik atas tayangan yang menyoroti santri, kiai, dan pesantren beberapa waktu lalu.

BacaJuga:

Mahfud MD Sebut Putusan MA soal Ijazah Gibran Berlaku Surut, Ini Alasannya

Following Pesantren Raid, Ombudsman Issues Five Demands to National Police

Usai Insiden di Pesantren, Ombudsman Sampaikan 5 Tuntutan kepada Polri

“Audit ini bukan sekadar prosedur administratif, tetapi penting untuk membangun sistem pengawasan internal yang efektif di lembaga penyiaran. Ini momen penting untuk perbaikan industri penyiaran secara menyeluruh. Kami siap menjalankan tugas tersebut,” ujar Ketua KPID DKI Jakarta, Rizky Wahyuni, di Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Menurut Rizky, audit yang dilakukan tidak semata-mata sebagai bentuk sanksi hukum, melainkan sebagai langkah korektif untuk memperbaiki struktur tata kelola penyiaran nasional.

KPID Jakarta mencatat bahwa Trans7 bukan pertama kalinya terlibat pelanggaran isi siaran. Antara 2022 hingga 2024, stasiun TV tersebut beberapa kali dikenai sanksi administratif karena melanggar norma kesopanan serta ketentuan perlindungan anak.

Di sisi lain, mayoritas aduan masyarakat kepada KPI masih berasal dari tayangan bergenre hiburan dan infotainment.

Berdasarkan data KPI Pusat tahun 2024–2025, sekitar 60 persen pengaduan publik terkait isi siaran berfokus pada program hiburan yang dinilai mengandung unsur kekerasan verbal, eksploitasi isu personal, serta pelanggaran etika siaran.

Rizky menilai hal ini sebagai indikator lemahnya sistem kontrol internal di banyak lembaga penyiaran.

Ia menyoroti masih minimnya keberadaan tim kepatuhan internal serta kurangnya kemampuan tim editorial dalam memahami dan menerapkan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) serta Standar Program Siaran (SPS).

“Konten yang disiarkan seharusnya sudah melalui proses pengawasan etis dan regulatif secara internal sebelum tayang,” jelasnya.

Sementara itu, laporan Indeks Kualitas Program Siaran Televisi (IKPSTV) 2025 yang dirilis oleh KPI Pusat mencatat bahwa rata-rata kualitas siaran nasional hanya berada di angka 3,29 dari skala maksimal 4, sedikit di atas batas minimum yaitu 3,00.

Kategori seperti sinetron, variety show, dan infotainment terus menjadi jenis tayangan dengan kualitas paling rendah, berdasarkan penilaian KPI.

Menurut Rizky, data ini menunjukkan masih terdapat kesenjangan besar antara aturan yang berlaku dan pelaksanaannya di lapangan.

“Masih banyak lembaga penyiaran yang lebih mengejar keuntungan komersial, rating, dan share, daripada fokus pada kualitas tayangan. Padahal, tujuan utama penyiaran adalah untuk mencerdaskan bangsa dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” tegasnya.

Ia mendorong agar setiap lembaga penyiaran meningkatkan kualitas pengawasan, memperketat evaluasi sebelum tayang, serta rutin mengadakan pelatihan mengenai P3, SPS, dan etika siaran bagi seluruh kru produksi.

Menanggapi polemik tersebut, Direktur Produksi Trans7, Andi Chairil, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh komunitas pesantren di Indonesia atas penayangan program “Xpose Uncensored” pada 13 Oktober 2025 seperti dilansir Antara.

Ia juga mengonfirmasi telah mengakhiri kerja sama dengan rumah produksi yang membuat konten itu, serta memberikan sanksi internal terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam produksi acara tersebut. (aro)

Tags: KPIkpidPesantrenponpesTrans7

Berita Terkait.

md
Headline

Mahfud MD Sebut Putusan MA soal Ijazah Gibran Berlaku Surut, Ini Alasannya

Minggu, 1 November 2026 - 19:29
ponpes
Headline

Following Pesantren Raid, Ombudsman Issues Five Demands to National Police

Minggu, 1 November 2026 - 17:27
pmbudsman
Headline

Usai Insiden di Pesantren, Ombudsman Sampaikan 5 Tuntutan kepada Polri

Minggu, 1 November 2026 - 17:17
Dasco
Headline

Dasco Serukan Semangat 1928, Pengamat Politik Minta Persatuan Dibuktikan Lewat Kerja Negara

Minggu, 1 November 2026 - 10:16
DPR: RUU Perampasan Aset Harus Pastikan Korban Kejahatan Ekonomi Mendapat Ganti Rugi
Headline

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra Dorong Kementerian terkait Buka Suara

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:03
Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan
Headline

Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:21

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5158 shares
    Share 2063 Tweet 1290
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1554 shares
    Share 622 Tweet 389
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.