• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ada 3 Poin Kritik, Donasi Rp1.000 per Hari Gubernur Jabar Berpotensi Langgar UU

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 10 Oktober 2025 - 10:58
in Nasional
IMG-20251010-WA0051

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) kembali mencuri perhatian publik lewat kebijakan uniknya. Lewat surat edaran (SE) bernomor 149/PMD.03.04/KESRA yang diterbitkan 1 Oktober 2025, ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga Jabar berdonasi Rp1.000 per hari.

Gerakan bertajuk “Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu)” ini disebut berlandaskan semangat gotong royong serta nilai silih asah, silih asih, silih asuh, cerminan khas budaya Sunda.

BacaJuga:

WFAJ 2026, 1.200 Peserta Bakal Dukung Program Bagi Penyandang Autisme

Cegah Perundungan dan Kekerasan, Ketum AIPKI Minta PPDS Diawasi Ketat

Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah

Namun, langkah populis itu menuai kritik. Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, menilai kebijakan tersebut berpotensi menabrak aturan hukum yang berlaku.

“Secara sosial dan kultural, ajakan gotong royong tentu positif. Tapi kalau dilihat dari sisi normatif, kebijakan itu bisa bertentangan dengan UU No. 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang atau Barang (UU PUB),” ujar Tulus kepada INDOPOSCO melalui gawai, Jumat (10/10/2025).

Menurutnya, ada tiga poin yang membuat kebijakan KDM berpotensi melanggar hukum. “Pertama, pengumpulan dana publik itu wajib mengantongi izin dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pertanyaannya, apakah surat edaran itu sudah punya izin dari Kemensos? Dari informasi yang saya terima, belum ada,” kata Tulus.

Kedua, secara kelembagaan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) atau Gubernur bukan pihak yang berwenang menggalang dana publik. “Sebab Pemprov atau Gubernur seharusnya adalah regulator yang memberikan izin atau perizinan terhadap aksi penggalangan uang atau barang,” tegasnya.

Dan yang ketiga, Tulus juga mengingatkan soal potensi conflict of interest (konflik kepentingan). Akan lebih baik jika Pemprov membentuk lembaga khusus yang independen untuk mengelola donasi itu, agar jelas siapa yang mengumpulkan, siapa yang menyalurkan, dan bagaimana akuntabilitasnya.

“Sebaiknya Pemprov Jabar membentuk institusi khusus untuk menggalang dana tersebut, agar tidak menimbulkan conflict of interest,” ungkap mantan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) itu.

Karena itu, FKBI mendorong Pemprov Jabar agar berkoordinasi langsung dengan Kemensos untuk memastikan legalitas dan transparansi program. “Tanpa izin resmi dan mekanisme yang jelas, pengumpulan uang publik seperti ini bisa dianggap pungutan liar (pungli),” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak penuh untuk mengetahui penggunaan dana donasi tersebut. “Publik sebagai pendonor dana harus selalu diberi laporan terbuka dan berkala, agar kepercayaan tidak berubah menjadi kecurigaan,” tambah pegiat perlindungan konsumen itu. (her)

Tags: Dedi MulyadidonasiGubernur Jabaruu

Berita Terkait.

WFAJ 2026, 1.200 Peserta Bakal Dukung Program Bagi Penyandang Autisme
Nasional

WFAJ 2026, 1.200 Peserta Bakal Dukung Program Bagi Penyandang Autisme

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:33
Cegah Perundungan dan Kekerasan, Ketum AIPKI Minta PPDS Diawasi Ketat
Nasional

Cegah Perundungan dan Kekerasan, Ketum AIPKI Minta PPDS Diawasi Ketat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:53
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Nasional

Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:43
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU LGBT, Bakal Dibahas di Kongres Umat Islam
Nasional

MUI Siapkan Naskah Akademik RUU LGBT, Bakal Dibahas di Kongres Umat Islam

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:01
Dukung Golf Charity, Ketua DPD RI: Bantu Perbaikan Fasilitas Pendidikan 
Nasional

Dukung Golf Charity, Ketua DPD RI: Bantu Perbaikan Fasilitas Pendidikan 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:31
bowo
Nasional

Prabowo Siap Potong Anggaran Pertahanan demi Hapus Kemiskinan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:29

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12525 shares
    Share 5010 Tweet 3131
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2846 shares
    Share 1138 Tweet 712
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1268 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1076 shares
    Share 430 Tweet 269
Tuchel
Olahraga

Kelelahan Bukan Hambatan, Tuchel Beber Kunci Kemenangan Dramatis Inggris atas Prancis

Editor Redaksi
Minggu, 19 Juli 2026 - 09:42

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel angkat suara setelah timnya meraih medali perunggu pada Piala Dunia 2026 usai mengalahkan...

SelengkapnyaDetails
Saka

Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:09
Deschamps Mundur Jadi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Zidane Penggantinya?

Deschamps Mundur Jadi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Zidane Penggantinya?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:31
Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:16
Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.