• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Petakan Potensi Ekonomi Umat, Kemenag dan BPS Survei Produk Domestik Bruto Syariah di 2026

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:32
in Nasional
umar

Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Badan Pusat Statistik di Jakarta. Foto: Dokumen Kemenag

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut rencana kolaborasi strategis dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menghitung potensi dan menyusun Produk Domestik Bruto (PDB) Satelit Syariah. Program ini diharapkan mampu memetakan kekuatan ekonomi keumatan yang nilainya diprediksi dapat mencapai ribuan triliun rupiah.

Menag mengatakan, potensi ekonomi umat sangat besar. Bahkan potensi dari ibadah rutin seperti Kurban saja mencapai Rp38 trilun. Padahal itu baru berasal dari 50 persen masyarakat yang berkurban. Menariknya, potensi dari ibadah yang bersifat kompensasi seperti Fidyah (dari 10 persen masyarakat yang tidak bisa berpuasa lagi) pun mencapai Rp2,5 triliun.

BacaJuga:

Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Mendikdasmen: Sistem Fleksibel, Pendidikan Tidak Identik dengan Biaya Mahal

Paskah ATR/BPN: Nusron Tekankan Kebangkitan Mental, Aksi dan Pelayanan kepada Masyarakat

“Belum lagi potensi dari Dam (denda), Wasiat, Luqhotah, Aqiqah, uang perceraian (Iwad), dan infaq lainnya yang jika diakumulasikan bisa mencapai Rp500 triliun. Secara keseluruhan, jika semua dana ini didayagunakan dengan baik, total potensinya dapat menyentuh angka Rp1.000 triliun,” beber Menag.

Menag menyebut bahwa potensi ini sangat luar biasa dan meyakini bahwa belanja keagamaan juga perlu dihitung sebagai bagian dari kekuatan ekonomi.

“Luas wakaf di Indonesia, misalnya, bahkan bisa mencapai dua kali lipat luas wilayah Singapura,” ujarnya.

Menag menggarisbawahi pentingnya menjadikan zakat sebagai kebijakan (polistik) yang efektif untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia. Ia mencontohkan praktik di Malaysia, di mana kwitansi pembayaran zakat dapat menjadi faktor pengurang dalam pembayaran pajak.

“Jika sistem itu diterapkan, 100 persen masyarakat yang wajib pajak juga akan termotivasi 100 persen untuk membayar zakat. Kita yakin potensi zakat saja bisa berlipat ganda dari Rp41 triliun,” ujarnya.

Menag menjelaskan dana tersebut baru berasal dari umat Islam, dan potensi dana dari umat agama lain belum dihitung. “Ini baru dana umat dari umat Islam. Belum kita hitung potensi dana dari umat agama lain, seperti dana penebusan dosa umat Katolik yang masuk ke kas gereja. Melalui sinergi ini, kita bangun Indonesia melalui dana umat,” katanya.

Menag mendorong BPS agar Kemenag dapat dilibatkan secara intensif dalam penyusunan program PDB Syariah. Kemenag siap berperan sebagai pengorganisir utama.

Sementara itu, Kepala BPS Amalia menjelaskan, bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan keuangan sosial Islam yang telah dirintis melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

“Penyusunan PDB Satelit Syariah ini bertujuan memberikan gambaran akurat mengenai kontribusi sektor keagamaan dan sosial Islam terhadap perekonomian nasional,” ujar Amalia.

Dalam kolaborasi ini, BPS mengajak Kemenag untuk berperan aktif, khususnya dalam aspek regulasi dan sebagai lembaga amil yang memiliki jangkauan hingga ke akar rumput. (adv)

Tags: BPSEkonomi UmatkemenagProduk Domestik Bruto Syariah

Berita Terkait.

Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi
Nasional

Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 16:05
Persib Ditahan Imbang Arema, Bojan Hodak: Persaingan Gelar Juara Semakin Rumit
Nasional

Mendikdasmen: Sistem Fleksibel, Pendidikan Tidak Identik dengan Biaya Mahal

Sabtu, 25 April 2026 - 14:05
Paskah ATR/BPN: Nusron Tekankan Kebangkitan Mental, Aksi dan Pelayanan kepada Masyarakat
Nasional

Paskah ATR/BPN: Nusron Tekankan Kebangkitan Mental, Aksi dan Pelayanan kepada Masyarakat

Sabtu, 25 April 2026 - 10:11
umkm
Nasional

Kolaborasi Jadi Kunci, UMKM Pertanian Didorong Lebih Kompetitif

Jumat, 24 April 2026 - 23:03
erwin
Nasional

Demi Efek Jera, Bareskrim Pastikan Bakal Miskinkan Bandar Narkoba Koko Erwin

Jumat, 24 April 2026 - 22:02
KBRI Ottawa
Nasional

Menteri Kanada Terharu Menonton Film tentang Kartini

Jumat, 24 April 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.