• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Cegah Keracunan, Praktisi Kesehatan Usul Dapur MBG Dibangun di Sekolah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 1 Oktober 2025 - 23:40
in Nasional
IMG-20251001-WA0017

Petugas SPPG Palmerah, Jakarta Barat menyiapkan makanan menu MBG sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat. Foto: Dokumentasi pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) mengusulkan, desain program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih efektif dan mengantisipasi munculnya kasus keracunan, maka pelaksanaan program tersebut harus diserahkan kepada pihak sekolah.

Menurut Bendahara Umum Pengurus Pusat IAKMI Jakarta Narila Mutia Nasir, penerapan model program MBG di sekolah lebih memudahkan pendistribusian makanan ke penerima manfaat yakni, para peserta didik.

BacaJuga:

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

“Harusnya ada beberapa contoh kasus, bisa dilaksanakan berbasinya sekolah, sekolahnya punya dapur sendiri sehingga akhirnya makanan yang disajikan jadi dekat,” kata Narila kepada INDPOSCO melalui gawai, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Melalui usulan tersebut harapannya, membuat makanan lebih bertahan lama hangat. Serta kebersihan di area dapur MBG lebih mudah terkontrol.

“Jadi, critical poin antara pemasakan dengan distribusi sampai di tangan siswa jaraknya lebih pendek, juga lebih mendorong edukasi gizi bukan hanya sekedar pemenuhannya,” ucap Narila.

Paling penting penerapannya harus dilakukan berdasarkan basis bukti, bukan sekedar uji coba. Maka pemerintah harus mempertimbangkannya dengan matang.

“Tapi hal itu bisa diputuskan dengan adanya evaluasi menyeluruh. Jadi ada daftar evidence base-nya, bukan karena coba-coba,” ucap Narila.

Semua pihak menyadari bahwa tujuan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu cukup baik. Namun, pemerintah diminta jangan terjebak dengan kuantitas.

“Intinya gini sih, semua menyadari ada tujuan positif dari MBG ini tapi perlu disadari juga bahwa dalam prosesnya harus hati-hati, jangan cuma masalah ngejar jumlah,” imbuh dosen di program studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Keracunan akibat MBG telah meresahkan masyarakat. Kasus terbaru terjadi di SD kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur pada, Selasa (30/9/2025), sebanyak 20 siswa mengalami mual dan sakit kepala. Beberapa waktu lalu, keracunan menimpa 1.000 orang di Kabupaten Bandung Barat. (dan)

Tags: keracunankesehatanmbg

Berita Terkait.

irfan
Nasional

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:23
komdigi
Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02
Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5188 shares
    Share 2075 Tweet 1297
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1536 shares
    Share 614 Tweet 384
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.