• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

MBG Tetap Jalan Meski Marak Keracunan, Pemerintah Abaikan Keselamatan Anak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 27 September 2025 - 17:55
in Nasional
mbg-keracunan

Korban keracunan akibat MBG berada di Posko Penanganan di Kantor Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (23/9/2025). Foto: Antara/Abdan Syakura

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai, pemerintah mengacuhkan kondisi aman penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG), lantaran memilih melanjutkan program tersebut setelah marak kasus keracunan akibat MBG di seluruh Indonesia.

Bahkan sering kali mengabaikan data atau laporan masyarakat atau pihak tertentu, yang bertentangan dengan narasi populis mereka. Sehingga terkesan hanya meraup keuntungan semata.

BacaJuga:

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

Selain Sekolah dan Orang Tua, Platform Wajib Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak

Perlindungan Anak Jadi Agenda Bersama, Pengasuh Pesantren Nusantara Rumuskan Langkah Strategis

“Pemerintah abai terhadap keselamatan anak dan hanya kejar populisme dan cari untung saja,” kata Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji saat dikonfirmasi melalui gawai, Jakarta, Sabtu (27/9/2025).

Padahal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang berasal dari uang rakyat melalui pajak dan penerimaan negara lainnya.

“Uang MBG adalah uang rakyat. Jangan ambil uangnya lalu racuni anak-anaknya,” ujar Ubaid.

Desakan penghentian sementara program MBG telah disuarakan banyak pihak. Termasuk JPPI dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), karena banyak kasus keracunan massal akibat menu makanan program andalan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu.

“Hentikan program MBG sekarang juga, ini bukan kesalahan teknis tapi kesalahan sistem di BGN. Kejadian (keracunan) menyebar di berbagai daerah,” ucap Ubaid.

Tren kasus keracunan akibat menu makanan program makan bergizi gratis (MBG) mengalami kenaikan belakang ini. Berdasar data dikantonginya tercatat ada seribu kasus keracunan makanan selama sepekan terakhir.

“Per 14 September 2025 ditemukan 5.360 kasus keracunan MBG. Per 21 September 2025 kasus bertambah menjadi 6.452 kasus,” imbuh Ubaid.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamen Sesneg) Juri Ardiantoro menyebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dihentikan, meski banyak pihak mendesak evaluasi menyeluruh pascakasus keracunan massal di Bandung Barat, Jawa Barat.

“Memang beberapa aspirasi dari beberapa kalangan yang minta ada evaluasi total, ada pemberhentian sementara, ada juga sambil jalan kita perbaiki tapi tidak perlu menghentikan secara total,” ucap Juri Ardiantoro terpisah di Jakarta baru-baru ini.

Pelaksanaan MBG tetap berjalan sembari melakukan perbaikan terhadap rangkaian peristiwa keracunan akibat program MBG. “Masalah-masalah yang terjadi segera akan diatasi, dievaluasi cari jalan keluar,” imbuh Juri. (dan)

Tags: Jaringan Pemantau Pendidikan IndonesiaMarak Keracunanmbg

Berita Terkait.

wna
Nasional

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:02
foto
Nasional

Selain Sekolah dan Orang Tua, Platform Wajib Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:55
forum
Nasional

Perlindungan Anak Jadi Agenda Bersama, Pengasuh Pesantren Nusantara Rumuskan Langkah Strategis

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:31
spmb
Nasional

SPMB 2026 Diserbu Pendaftar, SCALA by Metranet Klaim Sistemnya Mampu Tangani Lonjakan Akses

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21
darunajah
Nasional

Hadiri Multaqa Pra-Kongres Umat Islam di Kediri, Pimpinan Darunnajah Tegaskan Posisi Pesantren dan Tanggung Jawab Negara

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:07
MOU
Nasional

Universitas Darunnajah dan UIT Lirboyo Kediri Teken MoU, Perkuat Sinergi Kampus Pesantren

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:06

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1478 shares
    Share 591 Tweet 370
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.