• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tren Keracunan MBG Melonjak, Total Kasus Capai 6.452

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 23 September 2025 - 15:07
in Headline
mbg-2

Presiden Prabowo Subianto mengecek dapur makan bergizi gratis di Rawamangun, Jakarta Timur beberapa waktu lalu. Foto: Dok PCO RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyatakan, tren kasus keracunan akibat menu makanan program makan bergizi gratis (MBG) mengalami kenaikan belakang ini. Berdasar data yang dikantonginya tercatat ada seribu kasus keracunan makanan selama sepekan terakhir.

“Hanya dalam waktu 7 hari korban keracunan MBG bertambah 1.092 kasus,” kata Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

BacaJuga:

Polisi Bakal Periksa Febrie Adriansyah Terkait 3 Kasus Korupsi

Jampidsus Mengundurkan Diri Pasca Penggeledahan Beruntun oleh Polri

Periksa 15 Saksi 3 Kasus Korupsi, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Ia mengemukakan, kasus keracunan akibat salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu mencapai 6.000 lebih.

“Per 14 September 2025 ditemukan 5.360 kasus keracunan MBG. Per 21 September 2025 kasus bertambah menjadi 6.452 kasus,” ungkap Ubaid Matraji.

Menurutnya, terdapat lima kesalahan pelaksanaan program makan bergizi gratis. Salah satunya, rawan konflik kepentingan dan korupsi, serta rendah akuntabilitas.

“Program kesayangan presiden rentan politisasi dan kejar target populisme. Mendahulukan kota-kota atau anak-anak tidak mendesak membutuhkan (MBG),” ujar Ubaid Matraji.

Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN) dinilainya arogan dan tidak melibatkan Dinkes, Dindik, sekolah hingga orang tua. “MBG gerogoti anggaran pendidikan,” imbuh Ubaid.

Kasus keracunan makanan program MBG kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia baru-baru ini. Seperti halnya terjadi sejumlah siswa SD dan PAUD mengalami gejala keracunan di Kabupaten Tasikmalaya dan siswa Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. (dan)

Tags: JPPIkeracunanmbg

Berita Terkait.

Febrie
Headline

Polisi Bakal Periksa Febrie Adriansyah Terkait 3 Kasus Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:01
Febrie-Adriansyah
Headline

Jampidsus Mengundurkan Diri Pasca Penggeledahan Beruntun oleh Polri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:20
bhudi
Headline

Periksa 15 Saksi 3 Kasus Korupsi, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:06
febrie
Headline

Tak Terdeteksi LHKPN, Rumah Jampidsus di Sentul Diduga Pakai Nama Orang Lain

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:14
hl
Headline

Imbas Peserta SNBP Mundur, DPR Dorong Evaluasi UKT hingga Kuliah Gratis

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:38
Bea Cukai Ungkap Penyelundupan Satu Kilogram Sabu di Bandar Internasional Sultan Hasanuddin
Headline

Jampidsus Tampik Keterlibatan Bisnis dalam Penggeledahan Polisi di Cipete

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:15

BERITA POPULER

  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1355 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
swiss
Olahraga

Argentina vs Swiss: Xhaka Ungkap Tujuan Kelima, Murat Yakin Cium Titik Lemah Tim Tango

Editor Laurens Dami
Jumat, 10 Juli 2026 - 20:44

INDOPOSCO.ID – Swiss tak ingin kisah indah mereka di Piala Dunia 2026 berhenti di babak perempatfinal. Setelah menorehkan pencapaian terbaik...

SelengkapnyaDetails
inggris

Inggris vs Norwegia: Tiga Singa Bertumpu pada Pengalaman, Vikings Kejar Sejarah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:15
pildun

Spanyol vs Belgia: La Furia Roja Andalkan Pertahanan Sempurna

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:28
Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:40
Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko

Hasil Piala Dunia: Tampil Dominan, Prancis ke Semifinal Usai Bekuk Maroko

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:46
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.