• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Diktisaintek Berdampak, UT Optimalkan Gubes Fokus pada Riset dan Hilirisasi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:32
in Nasional
unnamed

Rektor Universitas Terbuka Prof Ali Muktiyanto (3 dari kanan). Foto: Nasuha/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – KementerianPendidikan Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mendukung Indonesia Emas di 2045 dengan program Diktisaintek Berdampak. Perguruan tinggi tak lagi menjadi pusat ilmu pengetahuan, tetapi menjadi agen perubahan sosial dan ekonomi nasional.

“Kami ingin menjadi bagian program Diktisaintek Berdampak,” ujar Rektor Baru Universitas Terbuka (UT) Prof Ali Muktiyanto di sela-sela kegiatan Rektor Menyapa di kampus UT, Rabu (27/8/2025).

BacaJuga:

Yusril Soroti Judul Film ‘Pesta Babi’, Nilai Potensial Munculkan Aneka Tafsir

Jelang Puncak Ibadah Haji, Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Energi dan Jaga Stamina

Yusril: Pemerintah Ambil Pelajaran dari Film Dokumenter ‘Pesta Babi’

Untuk mewujudkan itu, menurutnya, UT terus mengoptimalkan peran guru besar (Gubes). Saat ini UT memiliki 35 Gubes.

“Kami akan optimalkan Gubes pimpin riset dengan target 15 artikel riset yang terpublikasi di jurnal internasional dan 5 di antaranya bisa dihilirisasi,” terangnya.

“Dengan demikian hasil riset bisa langsung memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini (riset,red) memiliki dampak nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Ia menyebut UT memiliki anggaran riset yang cukup. Dari nilai Rp30 juta, Rp50 juta, Rp100 juta, Rp200 juta hingga nilai di atas Rp200 juta.

“Kita dorong riset yang dipimpin Gubes nanti orientasinya kolaborasi nasional dan internasional,” jelasnya .

“Kita ambil contoh hari ini Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) melakukan seminar internasional di Bogor. Dalam International Seminar on Business, Economics, Social Science, and Technology (ISBEST) mereka mengundang Malaysia, Australia dan Korea,” sambungnya.

Sementara kolaborasi nasional, masih ujar Ali, UT melakukan kolaborasi riset bersama 24 perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN BH). Seperti tahun lalu, menurutnya, UT menjadi tuan rumah kolaborasi riset.

“Intinya kami ingin optimalkan dana untuk fokus pada riset, kualitas pembelajaran, kualitas desiminasi ilmu pengetahuan,” katanya.

Di tempat yang sama, kepada indoposco.id, Direktur Belmawa (Pembelajaran dan Kemahasiswaan), Kemendiktisaintek Benny Bandanadjaja berharap, kampus UT dan mahasiswa UT mampu berkontribusi pada program Diktisaintek Berdampak.

“Mahasiswa jadi tidak hanya kuliah, tapi bisa melakukan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Benny.

“Mahasiswa UT harus menjadi mahasiswa Saintek yang inovator dan Solusionis dengan memiliki problem solving. Ini jadi kunci keberhasilan, dan terpenting lagi pendidikan karakter, sehingga menjadikan mahasiswa yang kreatif dan inovatif,” sambungnya. (nas)

Tags: DiktisaintekguruUniversitas Terbuka (UT)

Berita Terkait.

Yusril
Nasional

Yusril Soroti Judul Film ‘Pesta Babi’, Nilai Potensial Munculkan Aneka Tafsir

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21
Ibadah-Haji
Nasional

Jelang Puncak Ibadah Haji, Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Energi dan Jaga Stamina

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:40
Film
Nasional

Yusril: Pemerintah Ambil Pelajaran dari Film Dokumenter ‘Pesta Babi’

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:29
sturman
Nasional

Baleg DPR Kebut RUU Satu Data Indonesia, Fokuskan Interoperabilitas Data

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:07
kkp
Nasional

Indonesia Perkenalkan Pendekatan Kolaboratif Konservasi Hiu dan Pari di Forum Dunia

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:04
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Selatan usai Kasus Hantavirus Kapal Pesiar
Nasional

Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Selatan usai Kasus Hantavirus Kapal Pesiar

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:32

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1232 shares
    Share 493 Tweet 308
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.