• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Udang Beku Indonesia Tercemar Radioaktif, DPR Dorong Pemerintah Perkuat Posisi Tawar dengan AS

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 24 Agustus 2025 - 23:35
in Nasional
udang

Ilustrasi-Udang beku. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, menegaskan pentingnya langkah cepat dan tegas pemerintah dalam menyikapi kasus temuan zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada produk udang beku Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat (AS).

Menurutnya, peristiwa ini harus dijadikan momentum memperkuat posisi tawar Indonesia sekaligus melindungi para pembudidaya dan industri udang nasional dari dampak negatif di pasar global.

BacaJuga:

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Mitigasi Risiko Bencana Wajib Masuk Perencanaan Daerah

Pameran Resmi Ditutup, Mendagri Ungkap Potensi Sektor Kerajinan Indonesia di Kriyanusa 2026

Tingkatkan Kualitas Pembangunan Daerah, Wamendagri Minta Pemda Konsisten Jalankan Perencanaan

“Apa yang terjadi terhadap temuan di udang beku kualitas ekspor ke AS harus disikapi dengan sungguh-sungguh oleh pemerintah. Pendekatan perlindungan serta penguatan posisi tawar ke AS harus diutamakan,” ujar Riyono, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (24/8/2025).

Data menunjukkan ekspor udang beku Indonesia ke AS pada semester I 2024 mencapai 62,17 ribu ton, turun sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, AS tetap menjadi pasar utama dengan nilai ekspor sekitar USD 477,9 juta.

Riyono menilai penurunan ini tidak lepas dari kondisi konsumsi domestik AS akibat kebijakan suku bunga tinggi.

Merujuk klarifikasi Shrimp Club Indonesia (SCI), Riyono menyampaikan bahwa hasil investigasi FDA hanya menemukan kadar Cs-137 sebesar 68 Bq/kg pada salah satu sampel udang PT Bahari Makmur Sejati (BMS). Jumlah tersebut jauh di bawah batas intervensi FDA yaitu 1.200 Bq/kg, sehingga tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen. Investigasi di Indonesia pun masih berlangsung melibatkan BAPETEN, BRIN, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta Kedutaan Besar AS.

“Kasus ini bersifat insidental, hanya menyangkut satu perusahaan dan batch tertentu, bukan mencerminkan keseluruhan industri udang Indonesia. Hal-hal semacam ini sebenarnya bisa dicegah dan diantisipasi secepat mungkin agar tidak merugikan pembudidaya dan industri udang nasional,” jelas Riyono yang juga Pembina Serikat Petambak Pantura Indonesia..

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, pemerintah bersama SCI telah berkomitmen menjaga nama baik udang Indonesia di pasar internasional melalui koordinasi lintas lembaga. PT BMS pun menyatakan siap bekerja sama penuh dalam investigasi.

“Udang Indonesia tetap aman dikonsumsi. Karena itu, kita harus tetap menjaga kredibilitas di pasar global. Membaca dan mencermati perkembangan global serta tekanan ekonomi dunia kepada AS, maka Indonesia harus tetap melindungi dan mendukung penuh pembudidaya serta industri udang nasional,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan menginvestigasi secara aktif laporan kontaminasi radioaktif di produk udang beku milik PT. Bahari Makmur Sejati (BMS Foods). FDA menindaklanjuti temuan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat yang mendeteksi adanya unsur radioaktif Cs-137 dalam peti kemas produk udang beku itu di empat pelabuhan di Amerika: Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.

FDA telah mengambil sampel untuk analisis radionuklida yang hasilnya mengonfirmasi keberadaan Cs-137 dalam sampel yang berupa udang beku tepung roti. Atas temuan itu, FDA menetapkan BMS telah melanggar UU Federal yang mengatur tentang obat, makanan, dan kosmetika.

“Kelihatannya produk telah disiapkan, dikemas, atau disimpan dalam kondisi sanitasi yang buruk di mana memungkinkannya terkontaminasi Cs-137 dan bisa membawa masalah keselamatan,” bunyi keterangan FDA belum lama ini.

BMS sejatinya menjual produk udang beku tepung rotinya itu melalui jaringan Walmart di Amerika Serikat. Pasca-temuan tersebut, FDA telah memasukkan BMS ke dalam daftar import alert untuk kontaminasi bahan kimia, yang menghentikan perusahaan eksportir udang terbesar asal Indonesia ini untuk bisa menjual udangnya di AS sementara ini. Produk BMS Foods yang sudah lebih dulu ada pun–sekalipun tak terbukti terkontaminasi–diminta ditarik dari pasaran. (dil)

Tags: DPR RIKKPRadioaktifRiyonoUdang Beku

Berita Terkait.

bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Mitigasi Risiko Bencana Wajib Masuk Perencanaan Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:10
tito
Nasional

Pameran Resmi Ditutup, Mendagri Ungkap Potensi Sektor Kerajinan Indonesia di Kriyanusa 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:20
ribka
Nasional

Tingkatkan Kualitas Pembangunan Daerah, Wamendagri Minta Pemda Konsisten Jalankan Perencanaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:50
dpd
Nasional

DPD Dorong Penguatan Konektivitas Transportasi Papua

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:06
umj
Nasional

OPSI 2026 Resmi Berakhir di UMJ, Deretan Peneliti Muda Terbaik Raih Medali

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:14
uin
Nasional

Gubes UIN Jakarta: Pancasila Hidup di Pidato, Pragmatisme di Praktik Kekuasaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:30

OLAHRAGA

made
Olahraga

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10

​INDOPOSCO.ID – Srikandi panjat tebing Tanah Air, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mengukir prestasi spektakuler di panggung Asian Games...

SelengkapnyaDetails
gp

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Rabu, 30 September 2026 - 21:11
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.