• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Fenomena Generasi Muda Tinggalkan Masjid, Kemenag Libatkan Medsos Lakukan ini

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 15:31
in Nasional
Prof-Abu-Rokhmad.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Prof Abu Rokhmad. Foto: Nasuha INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) serius memperhatikan fenomena anak muda meninggalkan masjid. Fenomena tersebut muncul karena anak muda tidak tertarik ke masjid.

“Ini fenomena global dan jadi PR (pekerjaan rumah) kita. Saat salat berjamaah di masjid cenderung diisi oleh jemaah lanjut usia,” kata Direktur Urusan Agama Islam (Urais) dan Bina Syariah Arsyad Hidayat kepada indoposco.id, Sabtu (23/8/2025).

BacaJuga:

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Ia mengatakan, untuk menjawab fenomena tersebut pihaknya melibatkan peran media sosial (Medsos). Salah satunya mengangkat tema tentang Ekoteologi.

“Pengelola masjid juga harus kreatif, misalnya menyediakan layanan internet. Harapannya generasi muda kita muncul kesadaran untuk memakmurkan masjid,” katanya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, akan mengembalikan fungsi masjid sebagai fungsi sosial. Dengan menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

“Beberapa masjid sudah mulai berinovasi dengan memberikan pinjaman lunak kepada masyarakat. Sehingga membantu masyarakat terhindar dari jeratan pinjaman online (pinjol),” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Prof Abu Rokhmad mengatakan, jangan ada jarak di masjid antara jemaah anak muda dan jemaah usia lanjut tua. Sehingga anak-anak muda dapat memakmurkan masjid lagi.

“Membangun kesadaran anak muda ke masjid menjadi pekerjaan rumah kami,” katanya.

Ia menginginkan, masjid tidak menjadi tempat ibadah saja, tetapi harus dikembalikan lagi sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Sebab, tidak sedikit organisasi remaja masjid dijumpai tidak lagi melakukan kegiatan.

“Di masjid ada Remaja Islam Masjid (RIM), tapi kami melihat mereka tidak lagi melakukan kegiatan,” katanya.

Diketahui, menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Kemenag menggelar rangkaian kegiatan Blissful Mawlid 2025 pada 23 Agustus – 2 Oktober 2025. Kegiatan Blissful Mawlid tersebut di antaranya Mawlid Funwalk, Penais Award, Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) Internasional khusus penyandang disabilitas netra.

Lalu, Nikah Fest, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan dan Bincang Syariah Goes to Campus bertema Mawlid for Earth: Sharia & Eco Wisdom, program Masjid Travelers on Blissful Mawlid hingga Festival MADADA: Masjid Berdaya Berdampak.

INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) serius memperhatikan fenomena anak muda meninggalkan masjid. Fenomena tersebut muncul karena anak muda tidak tertarik ke masjid.

“Ini fenomena global dan jadi PR (pekerjaan rumah) kita. Saat salat berjamaah di masjid cenderung diisi oleh jemaah lanjut usia,” kata Direktur Urusan Agama Islam (Urais) dan Bina Syariah Arsyad Hidayat kepada indoposco.id, Sabtu (23/8/2025).

Ia mengatakan, untuk menjawab fenomena tersebut pihaknya melibatkan peran media sosial (Medsos). Salah satunya mengangkat tema tentang Ekoteologi.

“Pengelola masjid juga harus kreatif, misalnya menyediakan layanan internet. Harapannya generasi muda kita muncul kesadaran untuk memakmurkan masjid,” katanya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, akan mengembalikan fungsi masjid sebagai fungsi sosial. Dengan menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

“Beberapa masjid sudah mulai berinovasi dengan memberikan pinjaman lunak kepada masyarakat. Sehingga membantu masyarakat terhindar dari jeratan pinjaman online (pinjol),” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Prof Abu Rokhmad mengatakan, jangan ada jarak di masjid antara jemaah anak muda dan jemaah usia lanjut tua. Sehingga anak-anak muda dapat memakmurkan masjid lagi.

“Membangun kesadaran anak muda ke masjid menjadi pekerjaan rumah kami,” katanya.

Ia menginginkan, masjid tidak menjadi tempat ibadah saja, tetapi harus dikembalikan lagi sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Sebab, tidak sedikit organisasi remaja masjid dijumpai tidak lagi melakukan kegiatan.

“Di masjid ada Remaja Islam Masjid (RIM), tapi kami melihat mereka tidak lagi melakukan kegiatan,” katanya.

Diketahui, menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Kemenag menggelar rangkaian kegiatan Blissful Mawlid 2025 pada 23 Agustus – 2 Oktober 2025. Kegiatan Blissful Mawlid tersebut di antaranya Mawlid Funwalk, Penais Award, Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) Internasional khusus penyandang disabilitas netra.

Lalu, Nikah Fest, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan dan Bincang Syariah Goes to Campus bertema Mawlid for Earth: Sharia & Eco Wisdom, program Masjid Travelers on Blissful Mawlid hingga Festival MADADA: Masjid Berdaya Berdampak. (nas)

Tags: islamkemenagmasjidmuslim

Berita Terkait.

ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Rabu, 9 September 2026 - 22:42
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 22:22
dasco
Nasional

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 22:12
pelajar
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G Sorot Tingginya Angka Perundungan Murid

Rabu, 9 September 2026 - 20:02
kasal
Nasional

Kapal Selam Indonesia Terancam “Bolong”, Kasal Buka Opsi Beli Interim

Rabu, 9 September 2026 - 19:29
p2mi
Nasional

Baru 3.879 Peserta, Program SMK Go Global Masih Jauh dari Target 40.000 di 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

games
Olahraga

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Editor Dilianto
Rabu, 9 September 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Badai yang menerjang Nagoya, Jepang, berdampak langsung terhadap aktivitas Kontingen Indonesia jelang Asian Games 2026 di Negeri Matahari...

SelengkapnyaDetails
tohir

Erick Thohir Kerucutkan Perburuan Medali Asian Games 2026, 21 Cabor Jadi Fokus

Rabu, 9 September 2026 - 21:11
liga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Rabu, 9 September 2026 - 18:18
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.