• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Sharp Indonesia Hadirkan Program “Sharp Class” di SMK Negeri 2 Yogyakarta

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 22 Agustus 2025 - 22:52
in Ekonomi
sharp

PT Sharp Electronics Indonesia mempertegas komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan (Environmental, Social, and Governance/ESG) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) unggulannya, Sharp Class. Foto: Sharp Electronics Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Sharp Electronics Indonesia mempertegas komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan (Environmental, Social, and Governance/ESG) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) unggulannya, Sharp Class.

Kali ini, program yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi tersebut kembali hadir di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Yogyakarta, sekolah kejuruan yang telah lama dikenal dengan sebutan Sekolah Teknik Menengah (STM) Jetis dan merupakan salah satu SMK tertua di Indonesia.

BacaJuga:

Menkop Ajak Elemen Umat Islam Bersatu Perkuat Ekonomi Umat melalui Koperasi

Syntegra Luncurkan AI Business Operating System, Kelola Bisnis Cukup Lewat Percakapan

PHM Ukir Prestasi di Ajang Energi Subroto 2026, Kepatuhan Jadi Sorotan

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Sharp memberikan dukungan nyata berupa renovasi ruang kelas, penyediaan tools praktik, satu unit TV LED, serta satu unit AC yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat proses belajar-mengajar di bidang keteknikan, khususnya bagi siswa-siswa yang mengikuti program Sharp Class.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012, Sharp Class telah menjangkau 25 sekolah SMK di 21 kota di Indonesia dengan meluluskan 843 siswa. Program ini secara konsisten hadir untuk memberikan pembekalan keterampilan teknis (hard skill) di bidang perbaikan produk elektronik, sekaligus pelatihan soft skill yang penting seperti komunikasi, kepemimpinan, dan etika profesional.

Menurut Pandu Setio, PR & Brand Communication Head Department PT Sharp Electronics Indonesia, program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Sharp dalam mendukung agenda ESG.

“Sharp Class merupakan bukti nyata konsistensi Sharp dalam mewujudkan komitmen ESG, khususnya pada pilar sosial. Kami percaya pendidikan vokasi adalah kunci dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja, profesional, dan berdaya saing. Program ini juga menjadi bagian dari upaya kami dalam mencetak teknisi andal yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga nilai-nilai soft skill yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).

Program Sharp Class di SMK Negeri 2 Yogyakarta akan berlangsung selama dua bulan dengan melibatkan tenaga pengajar dari teknisi profesional dan Customer Satisfaction Division Sharp Indonesia. Dari ratusan siswa SMK Negeri 2 Yogyakarta, 25 siswa terbaik dipilih untuk mengikuti program ini. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi pelatihan teknis, namun juga dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja yang menuntut keahlian komunikasi, disiplin, serta kemampuan melayani konsumen dengan baik.

Hal ini sejalan dengan visi Lise Tiasanty, Customer Satisfaction Head Division PT Sharp Electronics Indonesia, yang menekankan pentingnya kualitas layanan teknisi di lapangan.

“Kepuasan pelanggan sangat bergantung pada kualitas layanan dari para teknisi. Karena itu, melalui Sharp Class kami membekali siswa dengan pengetahuan teknis sekaligus etika profesional dalam menghadapi konsumen. Harapannya, mereka dapat menjadi representasi tenaga kerja Indonesia yang unggul dan mampu memberikan layanan terbaik di dunia industri,” tuturnya.

Keberadaan program ini disambut baik oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Yogyakarta, Agus Waluyo, menegaskan dukungan industri seperti Sharp sangat penting bagi pendidikan vokasi.

“Kami menyambut baik dukungan Sharp Indonesia melalui Sharp Class,” terangnya.

Program ini tidak hanya melengkapi fasilitas belajar kami, tetapi juga membuka peluang yang sangat berarti bagi para siswa untuk mengasah keterampilan sekaligus menyiapkan diri menghadapi dunia kerja. Kerja sama ini memperkuat misi kami dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Lebih jauh, keberlanjutan program Sharp Class yang telah berjalan lebih dari satu dekade juga selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam peningkatan mutu pendidikan.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Wiwik Indriyani menyampaikan apresiasinya.

“Pendidikan vokasi membutuhkan dukungan nyata dari dunia industri agar dapat terus relevan dengan kebutuhan zaman. Kami mengapresiasi langkah Sharp Indonesia yang konsisten sejak 2012 menghadirkan Sharp Class. Program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mencetak generasi muda yang produktif, profesional, dan berkarakter,” ucapnya.

Sejak diluncurkan, Sharp Class tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan, tetapi juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. Program ini telah meraih penghargaan dalam CSR Nusantara Awards 2018 dan 2022 untuk kategori Peningkatan Mutu Pendidikan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kontribusi Sharp Indonesia melalui Sharp Class berdampak signifikan bagi pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda di bidang vokasi.

Dengan semangat keberlanjutan, Sharp Indonesia berharap keberadaan Sharp Class di SMK Negeri 2 Yogyakarta dapat menjadi katalisator lahirnya teknisi profesional yang siap terjun ke dunia industri sekaligus berkontribusi positif bagi masyarakat luas. (srv)

Tags: ESGProgram Sharp ClassSharp IndonesiaSMK Negeri 2 Yogyakarta

Berita Terkait.

menkop
Ekonomi

Menkop Ajak Elemen Umat Islam Bersatu Perkuat Ekonomi Umat melalui Koperasi

Minggu, 1 November 2026 - 18:18
syntegra
Ekonomi

Syntegra Luncurkan AI Business Operating System, Kelola Bisnis Cukup Lewat Percakapan

Minggu, 1 November 2026 - 16:52
Penghargaan
Ekonomi

PHM Ukir Prestasi di Ajang Energi Subroto 2026, Kepatuhan Jadi Sorotan

Minggu, 1 November 2026 - 12:04
Ferry
Ekonomi

Spirit Ta’awun, Menkop Ajak ICMI Wujudkan Koperasi Kemandirian Umat & Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 1 November 2026 - 11:25
DPR: RUU Perampasan Aset Harus Pastikan Korban Kejahatan Ekonomi Mendapat Ganti Rugi
Ekonomi

Kenalkan Nutanix Enterprise AI untuk Pemanfaatan AI Industri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:47
DPR: RUU Perampasan Aset Harus Pastikan Korban Kejahatan Ekonomi Mendapat Ganti Rugi
Ekonomi

DPR: RUU Perampasan Aset Harus Pastikan Korban Kejahatan Ekonomi Mendapat Ganti Rugi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:42

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5157 shares
    Share 2063 Tweet 1289
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1342 shares
    Share 537 Tweet 336
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.