• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KLH Sebut Aksi Perubahan Iklim hingga 2030 Butuh Dana Rp 4 Ribu Triliun

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 8 Agustus 2025 - 03:30
in Nasional
klh

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono (kedua kiri) dalam acara Penandatanganan Perjanjian Penyaluran Dana RBP REDD+ for Result Period 2014 - 2016 GCF Output 2, di Jakarta, Kamis (7/8/2025). Foto: ANTARA/Anita Permata Dewi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH) Diaz Hendropriyono mengatakan aksi perubahan iklim di Indonesia hingga tahun 2030 membutuhkan dana sebesar Rp4 ribu triliun.

“Kita selalu dorong karena memang pendanaannya kita butuh Rp4.000 triliun untuk pendanaan iklim sampai 2030,” kata Diaz Hendropriyono dalam acara Penandatanganan Perjanjian Penyaluran Dana RBP REDD+ for Result Period 2014 – 2016 GCF Output 2, di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (7/8/2025).

BacaJuga:

BPI KPNPA RI Bongkar Dugaan Skandal Rp7,2 Triliun di ANTAM, Kejagung Didesak Bergerak Cepat

Inisiatif Jaminan Nontunai Elektronik, Wujud Transformasi Digital Bea Cukai dan Peningkatan Efisiensi Layanan Kepabeanan

Dokter Internsip Meninggal Berulang, Sistem Pendidikan Klinis Disorot

Namun demikian, terdapat kesenjangan yang besar antara dana yang dibutuhkan untuk aksi perubahan iklim dan dana yang tersedia.

“Ada gap yang besar antara dana yang dibutuhkan untuk aksi perubahan iklim dengan dana yang tersedia,” kata Diaz Hendropriyono.

Dia menambahkan dalam pembiayaan aksi iklim, pihaknya tidak bisa hanya mengandalkan alokasi dari APBN yang terbatas.

Untuk itu Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) bertugas mencari pendanaan dari luar APBN.

“Kita ada BPDLH yang salah satu tugasnya yaitu untuk mencari pendanaan dari international donors, dari CSR, dari filantrofi,” kata Diaz Hendropriyono.

Salah satu sumber dana adalah dari Green Climate Fund (GCF) yang mengucurkan dana sebesar 103,78 juta dolar AS untuk membiayai aksi perubahan iklim di Indonesia.

Pembiayaan dilaksanakan dalam tiga gelombang.

Gelombang pertama dikucurkan sebesar Rp251 miliar untuk aksi iklim di sembilan provinsi.

Gelombang kedua disalurkan Rp256 miliar untuk 15 provinsi.

“Kali ini adalah batch kedua. Batch kedua ini ada 15 provinsi, jumlahnya sekitar Rp256 miliar untuk membantu daerah melaksanakan aksi iklim,” kata Diaz Hendropriyono.

Dan selanjutnya gelombang ketiga untuk aksi iklim di 14 provinsi.

Diaz Hendropriyono menyampaikan tiap provinsi mendapatkan dana bervariasi mulai dari 250 ribu dolar AS hingga 5 juta dolar AS. (dam)

Tags: KLHPerubahan Iklim

Berita Terkait.

BPI KPNPA
Nasional

BPI KPNPA RI Bongkar Dugaan Skandal Rp7,2 Triliun di ANTAM, Kejagung Didesak Bergerak Cepat

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:38
TTD
Nasional

Inisiatif Jaminan Nontunai Elektronik, Wujud Transformasi Digital Bea Cukai dan Peningkatan Efisiensi Layanan Kepabeanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:08
Petugas-Kesehatan
Nasional

Dokter Internsip Meninggal Berulang, Sistem Pendidikan Klinis Disorot

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:07
Tanri-Abeng
Nasional

Jalin Komitmen Bersama KPK dan Pemda se-Sultra, Staf Ahli Kemen ATR/BPN: untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:46
kemenag
Nasional

Bentuk Tim AHWA, Kemenag: Siapkan Seleksi Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:23
sigit
Nasional

Kapolri Sebut Penguatan Peran Kompolnas Tak Perlu Undang-Undang Baru

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3696 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.