• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Freeport Puluhan Tahun Beroperasi, Ketimpangan di Papua Masih Tinggi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:27
in Headline
tambang

Aktivitas tambang di wilayah Freeport, Papua. Foto: Freeport Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketimpangan sosial di sekitar area PT Freeport Indonesia, khususnya di Papua menjadi perhatian serius. Meskipun Freeport memberikan kontribusi ekonomi, namun praktik pertambangan mereka memunculkan masalah lingkungan dan sosial yang berdampak pada masyarakat lokal.

Akademisi Universitas 17 Agustus, Fernando Emas mengatakan, ketimpangan masih menjadi tantangan besar bagi rakyat Papua. Ketimpangan tersebut terlihat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap sumber daya.

BacaJuga:

Polri Mutasi 1.121 Personel, Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya Berganti

Gempa Dahsyat Guncang Venezuela: 164 Meninggal, Hampir 1.000 Orang Luka-luka

3 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Koalisi Sipil Tolak Pendekatan Militerisme

Eksplorasi tembaga, emas dan perak yang sudah berlangsung sekitar 56 tahun tentu sudah menghasilkan banyak keuntungan terhadap negara Amerika dan Indonesia. Apalagi berdasarkan data, bahwa PT Freeport Indonesia mampu menambang ratusan ribu yang dikelola menjadi produk turunannya.

“Sudah selayaknya masyarakat yang ada di sekitar tambang turut merasakan dan menikmati hasil eksplorasi dalam meningkatkan taraf hidup sehingga tidak menimbulkan gejolak. Demikian juga dengan masyarakat Papua yang ada di sekitar PT Freeport Indonesia,” kata Fernando kepada INDPOSCO melalui gawai, Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Namun, faktanya masyarakat Papua masih menghadapi ketertinggalan dalam berbagai aspek pembangunan. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, kurangnya pemerataan manfaat ekonomi dari sektor pertambangan dan masalah pengelolaan sumber daya alam belum optimal.

“Seharusnya masyarakat Papua sudah lebih sejahtera dan lebih maju dari daerah lainnya. Namun kenyataannya yang didapat dilihat bersama, ternyata masyarakat Papua jauh dari yang seharusnya,” sesal Fernando.

Sehingga pemerintah Pusat sudah seharusnya memberikan perhatian khusus kepada Papua, agar bisa segera sejajar tingkat kemajuannya dengan daerah-daerah lain.

Menurutnya, otonomi khusus bukanlah solusi yang tepat dengan hanya memberikan pembagian keuntungan. Namun pemerintah harus membuat kebijakan yang berdampak agar masyarakat sekitar PT Freeport Indonesia bisa semakin sejahtera.

“Dilakukan secara merata,” ucap Direktur Rumah Politik Indonesia itu.

Kondisi itu menggambarkan redistribusi hasil ekstraksi Freeport belum merata dan tidak cukup efektif dalam mengurangi ketimpangan sosial di Papua. Karenanya, dana bagi hasil keuntungan harus dikelola dengan baik.

“Dana hasil pembagian keuntungan harus dikelola secara baik oleh pemerintah pusat dan daerah, agar SDM semakin maju. Sehingga akan mampu mengisi posisi-posisi penting di PT Freeport Indonesia atau di luar daerah,” imbuh Fernando. (dan)

Tags: freeport indonesiaPelanggaran HAMpertambangantambang emas

Berita Terkait.

Trunoyudo
Headline

Polri Mutasi 1.121 Personel, Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya Berganti

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:02
gempa
Headline

Gempa Dahsyat Guncang Venezuela: 164 Meninggal, Hampir 1.000 Orang Luka-luka

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:03
sppi
Headline

3 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Koalisi Sipil Tolak Pendekatan Militerisme

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:35
bowo
Headline

Di Balik Seruan “Indonesia Bangkit”, Pengamat Nilai Prabowo Sedang Membaca Kegelisahan Publik

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:17
soni
Headline

Ditolak Kejagung, Sony Sonjaya Ajukan JC ke LPSK

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:02
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama
Headline

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:15

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1702 shares
    Share 681 Tweet 426
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1664 shares
    Share 666 Tweet 416
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.