• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Freeport Puluhan Tahun Beroperasi, Ketimpangan di Papua Masih Tinggi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:27
in Headline
tambang

Aktivitas tambang di wilayah Freeport, Papua. Foto: Freeport Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketimpangan sosial di sekitar area PT Freeport Indonesia, khususnya di Papua menjadi perhatian serius. Meskipun Freeport memberikan kontribusi ekonomi, namun praktik pertambangan mereka memunculkan masalah lingkungan dan sosial yang berdampak pada masyarakat lokal.

Akademisi Universitas 17 Agustus, Fernando Emas mengatakan, ketimpangan masih menjadi tantangan besar bagi rakyat Papua. Ketimpangan tersebut terlihat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap sumber daya.

BacaJuga:

Hundreds of Foreign Nationals Arrested in International Online Gambling Bust After Two Months of Operation

Beroperasi Dua Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional

Prabowo Subianto Says Indonesia to End Fuel Imports Soon, Targets Energy Self-Sufficiency

Eksplorasi tembaga, emas dan perak yang sudah berlangsung sekitar 56 tahun tentu sudah menghasilkan banyak keuntungan terhadap negara Amerika dan Indonesia. Apalagi berdasarkan data, bahwa PT Freeport Indonesia mampu menambang ratusan ribu yang dikelola menjadi produk turunannya.

“Sudah selayaknya masyarakat yang ada di sekitar tambang turut merasakan dan menikmati hasil eksplorasi dalam meningkatkan taraf hidup sehingga tidak menimbulkan gejolak. Demikian juga dengan masyarakat Papua yang ada di sekitar PT Freeport Indonesia,” kata Fernando kepada INDPOSCO melalui gawai, Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Namun, faktanya masyarakat Papua masih menghadapi ketertinggalan dalam berbagai aspek pembangunan. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, kurangnya pemerataan manfaat ekonomi dari sektor pertambangan dan masalah pengelolaan sumber daya alam belum optimal.

“Seharusnya masyarakat Papua sudah lebih sejahtera dan lebih maju dari daerah lainnya. Namun kenyataannya yang didapat dilihat bersama, ternyata masyarakat Papua jauh dari yang seharusnya,” sesal Fernando.

Sehingga pemerintah Pusat sudah seharusnya memberikan perhatian khusus kepada Papua, agar bisa segera sejajar tingkat kemajuannya dengan daerah-daerah lain.

Menurutnya, otonomi khusus bukanlah solusi yang tepat dengan hanya memberikan pembagian keuntungan. Namun pemerintah harus membuat kebijakan yang berdampak agar masyarakat sekitar PT Freeport Indonesia bisa semakin sejahtera.

“Dilakukan secara merata,” ucap Direktur Rumah Politik Indonesia itu.

Kondisi itu menggambarkan redistribusi hasil ekstraksi Freeport belum merata dan tidak cukup efektif dalam mengurangi ketimpangan sosial di Papua. Karenanya, dana bagi hasil keuntungan harus dikelola dengan baik.

“Dana hasil pembagian keuntungan harus dikelola secara baik oleh pemerintah pusat dan daerah, agar SDM semakin maju. Sehingga akan mampu mengisi posisi-posisi penting di PT Freeport Indonesia atau di luar daerah,” imbuh Fernando. (dan)

Tags: freeport indonesiaPelanggaran HAMpertambangantambang emas

Berita Terkait.

Beroperasi Dua Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional
Headline

Hundreds of Foreign Nationals Arrested in International Online Gambling Bust After Two Months of Operation

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:35
Beroperasi Dua Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional
Headline

Beroperasi Dua Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:30
Prabowo Subianto Says Indonesia to End Fuel Imports Soon, Targets Energy Self-Sufficiency
Headline

Prabowo Subianto Says Indonesia to End Fuel Imports Soon, Targets Energy Self-Sufficiency

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:05
Prabowo Tegaskan Indonesia Segera Stop Impor BBM, Targetkan Swasembada Energi
Headline

Prabowo Tegaskan Indonesia Segera Stop Impor BBM, Targetkan Swasembada Energi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:00
Virus
Headline

Hantavirus Ditemukan di 9 Provinsi, DPR Desak Pemerintah Perkuat Deteksi Dini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:55
Kadiv-Humas-Polri
Headline

Mutasi Polri Mei: 9 Kapolda Resmi Berganti

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:23

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.