• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Mendag Tinjau Pengolahan Sampah dan Edukasi Gernas Mapan di Badung Bali

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 30 Juli 2025 - 03:07
in Nusantara
mendag

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat mengedukasi Gernas Mapan sambil meninjau pengelolaan sampah Pasar Badung Denpasar, Selasa (29/7/2025). Foto: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso meninjau langsung proses pengolahan sampah sekaligus mengedukasi Gerakan Nasional Membersihkan Sampah Nusantara (Gernas Mapan) di Pasar Badung Bali.

Mendag di Denpasar Selasa (29/7/2025) mengaku kagum sebab saat ia ingin mengenalkan program Gernas Mapan justru di Pasar Badung sudah dilakukan pemilahan hingga pembentukan teba modern.

BacaJuga:

Gandeng PLN, Gubernur Banten Andra Soni Tebar Kepastian Energi bagi Investor

Bea Cukai Palembang Dukung Pelaksanaan Super Garuda Shield 2026

Gunung Bromo Terbakar, Luas Lahan Terdampak Capai 60 Hektare

“Kita ke dalam bersih sekali ya, sudah ada tempat pemisahan sampah, pengolahan sampah, bahkan sampah-sampah organiknya bisa dipakai nanti untuk mengepel, jadi eco enzyme,” kata Mendag seperti dilansir Antara.

“Kemudian juga tadi ada teba modern jadi tempat untuk menyimpan sisa-sisa sampah habis upacara, itu persembahan nanti bisa dipakai untuk pupuk jadi kurang lebih tiga bulan di situ,” sambungnya.

Mendag Budi Santoso menjelaskan, Gernas Mapan sendiri mendorong pasar tradisional agar selalu bersih dengan pengolahan sampah yang benar.

Edukasi ini ternyata sudah diimplementasikan di Pasar Badung, sehingga bau busuk sampah pun tak tercium karena sampah telah dipisahkan berdasarkan jenisnya.

“Kita edukasi supaya pasar kita rapi, bersih, tapi ini saya lihat pasarnya bagus sekali ya, dari luar saja sudah kelihatan bersih, biasanya kalau pasar rakyat tidak sebagus ini tapi luar biasa ya Bali,“ ujarnya.

Mendag melihat kondisi ini menunjukkan bahwa warga pasar sudah teredukasi terutama petugas pemilahan sampahnya.

Berbicara selain masalah sampah, Mendag mengingatkan bahwa pasar sebenarnya memiliki beberapa program seperti revitalisasi dan tata laksana, di mana perkembangan zaman membuat pedagang harus mengikuti tata cara berjualan yang tidak hanya secara langsung di pasar namun juga daring di berbagai platform.

Tetapi tak sedikit dari pembeli daring itu sengaja datang ke pasar untuk melihat secara fisik produk yang diinginkan, sehingga pasar juga harus siap dengan kedatangan pembeli.

Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Berbahaya, dan Beracun Kementerian Lingkungan Hidup Ade Palguna Ruteka menambahkan, dari proyeksi timbulan sampah di Indonesia sebanyak 57,9 juta ton, sampah yang berasal dari pasar menyumbang 16,67 persen dari total tersebut.

Artinya jika seluruh pasar tradisional digabung, mereka menghasilkan lebih dari 5,6 juta ton sampah setiap tahunnya.

“Sebagian besar bersifat organik dan cepat membusuk sehingga jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan pencemaran, penyakit, dan penurunan kualitas lingkungan serta kenyamanan pengunjung,” ujar Ade Palguna.

Berdasarkan data BPS, saat ini terdapat lebih dari 17.000 pasar tradisional tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah pedagang yang beraktivitas di dalamnya mencapai lebih dari 12 juta jiwa.

Kementerian LH menyampaikan kepada Mendag bahwa sebagian besar dari pasar tersebut menghadapi masalah mengelola sampah seperti minimnya fasilitas yang mengakibatkan rendahnya tingkat pemilahan.

Karena itu Ade Palguna mendukung Gernas Mapan yang tidak hanya membersihkan pasar secara fisik, namun sedang membangun budaya baru, pasar yang tidak hanya sebagai tempat jual beli tetapi juga teladan dalam pengelolaan lingkungan dan sampah.

“Saya mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku pasar, pedagang, dan masyarakat untuk menjadikan gerakan nasional, membersihkan pasar nasional sebagai pijakan nyata menuju Indonesia bersih, hijau, dan berkelanjutan,” ujarnya. (dam)

Tags: Badung BaliBudi SantosoEdukasi GernasMendagMenteri Perdagangan (Mendag)sampah

Berita Terkait.

Gandeng PLN, Gubernur Banten Andra Soni Tebar Kepastian Energi bagi Investor
Nusantara

Gandeng PLN, Gubernur Banten Andra Soni Tebar Kepastian Energi bagi Investor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:23
Bea Cukai Palembang Dukung Pelaksanaan Super Garuda Shield 2026
Nusantara

Bea Cukai Palembang Dukung Pelaksanaan Super Garuda Shield 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:13
Gunung Bromo Terbakar, Luas Lahan Terdampak Capai 60 Hektare
Nusantara

Gunung Bromo Terbakar, Luas Lahan Terdampak Capai 60 Hektare

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:21
Update Gempa Pangandaran M 5,3, Getaran Susulan Berulang Hingga Pagi Ini
Nusantara

Update Gempa Pangandaran M 5,3, Getaran Susulan Berulang Hingga Pagi Ini

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:15
Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan
Nusantara

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:33
Ground-Breaking
Nusantara

Groundbreaking Kantor DPD RI Banten, Ketua: Perkuat Jalur Aspirasi Daerah ke Pusat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:26

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1905 shares
    Share 762 Tweet 476
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1852 shares
    Share 741 Tweet 463
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.