• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Butuh SDM dan Regulasi dalam Integrasi Klinik dan Apotek Desa ke Kopdes Merah Putih

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 10 Juli 2025 - 21:21
in Nasional
sdm

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengatakan, pengintegrasian klinik dan apotek desa ke Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat memperkuat pelayanan dasar masyarakat secara lebih inklusif dan mandiri.

“Layanan kesehatan (Yankes) yang mudah diakses dapat memberdayakan ekonomi desa melalui koperasi. Hal itu dapat terwujud jika dilakukan dengan perencanaan yang matang,” ujar Netty dalam keterangan, Kamis (10/7/2025)

BacaJuga:

Reformasi Polri, Kapolri Siap Tunduk pada Rekomendasi Kompolnas

Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman

Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital

Ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan kepastian hukum dalam pelaksanaan program tersebut. “Pelayanan kesehatan menyangkut keselamatan jiwa, sehingga harus tetap berpegang pada standar medis dan etika profesi,” katanya.

Menurut Politisi PKS ini, pengelolaan klinik dan apotek tidak bisa hanya berbasis semangat ekonomi gotong royong, tapi juga harus menjamin mutu layanan, ketersediaan tenaga kesehatan, serta kepatuhan pada regulasi farmasi dan perizinan.

Dia mendorong agar Kemenkes dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) segera menyusun petunjuk teknis (juknis) yang jelas dan terukur agar pelaksanaan program tidak tumpang tindih di lapangan.

“Harus ada SOP yang memastikan layanan kesehatan berjalan sesuai ketentuan, termasuk integrasi layanan dengan BPJS Kesehatan. Jangan sampai ada kebingungan peran atau kerancuan dalam distribusi obat dan penanganan pasien,” terangnya.

Terkait tantangan ketersediaan tenaga kesehatan (Nakes) di desa, menurut Netty, perlu ada insentif dan skema penugasan khusus yang menjamin keberlanjutan layanan.

“Kalau ingin menjadikan desa sebagai sentra layanan kesehatan yang mandiri, maka penempatan nakes, pelatihan kader lokal, dan kolaborasi dengan institusi pendidikan kesehatan menjadi kunci,” katanya.

Netty berharap proyek percontohan Kopdes Merah Putih di 103 titik bisa menjadi model yang inklusif, terukur, dan berkelanjutan. Dengan melibatkan masyarakat sejak perencanaan hingga pengawasan.

“Semangat koperasi itu adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Akuntabilitas dan partisipasi warga desa harus menjadi roh utama program ini,” ujarnya. (nas)

Tags: Apotek DesaIntegrasi KlinikKopdes Merah PutihRegulasiSDM

Berita Terkait.

Kapolri
Nasional

Reformasi Polri, Kapolri Siap Tunduk pada Rekomendasi Kompolnas

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:03
Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman
Nasional

Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:51
Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital
Nasional

Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:41
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nasional

Sebut Data BPS Tak Kredibel, Ekonom: Hanya Ingin Menyenangkan Presiden

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:51
Teknologi Mikroba Jadi Andalan, Pertamina dan LanzaTech Garap Energi dari Sampah
Nasional

Teknologi Mikroba Jadi Andalan, Pertamina dan LanzaTech Garap Energi dari Sampah

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:31
RW Kumuh Jakarta Sisa 211, Pramono Soroti Kompleksitas Wilayah Tambora
Nasional

KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Skala Usaha Perikanan di KNMP

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:02

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3694 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.