• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 7 Mei 2026 - 12:41
in Nasional
Diskusi Gerakan Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga (SatuJamKu) sebagai upaya mengembalikan peran keluarga di tengah tantangan era digital diselenggarakan secara luring di Ruang Rapat R.A. Kartini Lantai 11 Kantor Kementerian PPPA, Jakarta, dan secara daring via zoom dan live YouTube, pada Rabu (6/5/2026)/istimewa.

Diskusi Gerakan Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga (SatuJamKu) sebagai upaya mengembalikan peran keluarga di tengah tantangan era digital diselenggarakan secara luring di Ruang Rapat R.A. Kartini Lantai 11 Kantor Kementerian PPPA, Jakarta, dan secara daring via zoom dan live YouTube, pada Rabu (6/5/2026)/istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mengakselerasi Gerakan Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga (SatuJamKu) sebagai upaya mengembalikan peran keluarga di tengah tantangan era digital. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi SatuJamKu yang diselenggarakan secara luring di Ruang Rapat R.A. Kartini Lantai 11 Kantor Kementerian PPPA, Jakarta, dan secara daring via zoom dan live YouTube, pada Rabu (6/5/2026).

Deputi yang akrab disapa Lisa itu menegaskan bahwa saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak, terutama seiring tingginya penetrasi internet yang telah mencapai lebih dari 80 persen.

BacaJuga:

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Pascaputusan MK, DPR RI Desak Revisi UU Peradilan Militer Tak Tunggu 2 Tahun

“Penggunaan internet sangat tinggi, bahkan generasi Z dan Alpha mendominasi. Sementara anak usia dini juga sudah banyak terpapar, tetapi pendampingan orang tua masih terbatas,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penguatan regulasi di sisi penyedia layanan digital (supply) perlu diimbangi dengan penguatan di sisi keluarga dan masyarakat (demand), agar perlindungan anak di ruang digital dapat berjalan efektif. Upaya di sisi supply tidak akan efektif jika demand-nya tidak kita kelola.

Menurut Lisa, Gerakan SatuJamKu bukanlah program baru, melainkan penguatan dari berbagai program dan gerakan yang telah ada di kementerian/lembaga dan di daerah, dengan menekankan pada kualitas interaksi keluarga minimal satu jam setiap hari. “Ini bukan membuat program baru, tetapi mengoptimalkan yang sudah ada. Prinsipnya bagaimana kita mengintegrasikan satu jam berkualitas dalam setiap aktivitas keluarga,” jelasnya.

“Yang paling penting adalah mengembalikan kehadiran keluarga. Jangan sampai yang mengasuh anak adalah gadget, tetapi keluarga. Minimal satu jam kita bangun interaksi yang berkualitas,” ujarnya.

Gerakan SatuJamKu sendiri merupakan bagian dari penguatan keluarga yang didorong Kemenko PMK melalui konsep Asta Mantra Membangun Keluarga Berkualitas di Era Digital, yang antara lain menekankan pengurangan screen time, peningkatan interaksi langsung (green time), penguatan nilai agama dan budaya, serta kolaborasi lintas sektor.

Dalam implementasinya, pemerintah juga telah mendorong penguatan kebijakan di daerah melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.9.3/2160/Bangda, yang mengajak pemerintah daerah untuk mengintegrasikan gerakan ini dalam program pembangunan keluarga.
Lisa menekankan bahwa keberhasilan Gerakan SatuJamKu sangat bergantung pada kolaborasi multipihak, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Ini tidak bisa dikerjakan satu pihak. Harus kolaboratif, melibatkan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, komunitas, dunia usaha, hingga akademisi,” ujarnya.

Ia juga mendorong optimalisasi peran kader dan komunitas seperti PKK, Karang Taruna, dan Generasi Berencana (Genre), serta pemanfaatan skema kemitraan termasuk CSR untuk memperluas dampak gerakan.
“Prinsipnya low budget, high impact. Optimalkan program yang sudah ada, libatkan semua pihak, dan internalisasikan nilai satu jam berkualitas ini di masyarakat,” tambahnya.

Menutup paparannya, Lisa mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan manusia Indonesia.
“Ayo kita perkuat kolaborasi dan sinergi. Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Keluarga harus kembali menjadi tempat utama pengasuhan dan pembentukan karakter,” pungkasnya.

Sementara itu, praktik baik dari komunitas disampaikan oleh Nani Nurhasanah dari Komunitas Binar yang menekankan pentingnya pendekatan bermain sebagai bagian dari pengasuhan anak. Komunitas Binar sendiri memiliki fokus pada pendampingan ibu dan anak melalui tiga aspek utama, yakni pendampingan bermain anak, kesehatan ibu, serta penguatan parenting keluarga. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah “challenge 30 hari bermain bersama anak” untuk mendorong keterlibatan aktif orang tua.

Dari sisi pemanfaatan teknologi secara positif, Anne Marie Harjati, Founder MyDoremi, menekankan bahwa ruang digital juga dapat menjadi sarana pengembangan kreativitas dan talenta anak. “Kita tidak bisa sepenuhnya menjauhkan anak dari digital, tetapi kita bisa mengarahkan agar digital menjadi sarana yang positif, misalnya untuk mengembangkan kreativitas dan talenta anak,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian ditutup oleh Plt. Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA Rini Handayani, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut.

“Kami berterima kasih atas kolaborasi Kemenko PMK, Kementerian PPPA, serta kementerian dan lembaga terkait. Kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi anak-anak dan keluarga,” ujarnya. (ney)

Tags: Kemenko PMKperlindungan anaksatujamku

Berita Terkait.

Tilang
Nasional

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47
Cek-Kesehatan
Nasional

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:27
TNI
Nasional

Pascaputusan MK, DPR RI Desak Revisi UU Peradilan Militer Tak Tunggu 2 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:05
Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu
Nasional

Wakil Ketua DPD RI: Kepemimpinan Perempuan Butuh Kesempatan Setara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:04
Mendikdasmen Perluas Akses PAUD, 888 Ribu Murid TK Terima PIP
Nasional

Mendikdasmen Perluas Akses PAUD, 888 Ribu Murid TK Terima PIP

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:45
India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Asal Indonesia, Potensi Ekspor Meningkat
Nasional

India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Asal Indonesia, Potensi Ekspor Meningkat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:03

OLAHRAGA

BLISPI
Olahraga

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Editor Nasuha
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin membuka Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Youth Cup...

SelengkapnyaDetails
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    2219 shares
    Share 888 Tweet 555
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    901 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.