• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Teknologi Mikroba Jadi Andalan, Pertamina dan LanzaTech Garap Energi dari Sampah

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 7 Mei 2026 - 11:31
in Nasional
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza (dua dari kiri) dan Chief Executive Officer LanzaTech, Jennifer Holmgren (dua dari kanan) menunjukkan nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan solusi energi rendah karbon berbasis teknologi, disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Susilo dan Konsul Jenderal RI di Houston, Ourina Ritonga dalam rangkaian Offshore Technology Conference (OTC) di Houston,Texas/istimewa

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza (dua dari kiri) dan Chief Executive Officer LanzaTech, Jennifer Holmgren (dua dari kanan) menunjukkan nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan solusi energi rendah karbon berbasis teknologi, disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Susilo dan Konsul Jenderal RI di Houston, Ourina Ritonga dalam rangkaian Offshore Technology Conference (OTC) di Houston,Texas/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah meningkatnya volume sampah perkotaan dan kebutuhan energi bersih nasional, Pertamina mengambil langkah strategis dengan menggandeng perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, LanzaTech, untuk mengembangkan solusi energi rendah karbon berbasis teknologi fermentasi mikroba.

Kolaborasi tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam ajang Offshore Technology Conference (OTC) di Houston, Texas, Kamis (7/5/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, bersama Chief Executive Officer LanzaTech, Jennifer Holmgren.

BacaJuga:

Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman

Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital

Sebut Data BPS Tak Kredibel, Ekonom: Hanya Ingin Menyenangkan Presiden

Kerja sama ini akan berfokus pada pengembangan teknologi waste to fuel, yakni konversi sampah perkotaan menjadi etanol yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar maupun bahan baku industri kimia.

LanzaTech dikenal sebagai perusahaan teknologi global yang mengembangkan proses fermentasi mikroba untuk mengubah gas limbah kaya karbon menjadi bahan bakar dan bahan kimia bernilai tinggi. Teknologi tersebut dinilai mampu mendukung ekonomi sirkular sekaligus menekan emisi karbon industri.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, mengatakan Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius terkait lonjakan sampah perkotaan dan kebutuhan energi alternatif yang terus meningkat.

“Melalui kerja sama ini, kami mendorong solusi konkret untuk mengubah tantangan menjadi peluang, dengan mengonversi sampah menjadi bahan bakar bernilai ekonomi sekaligus mendukung transisi energi,” ujar Oki dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, volume sampah nasional saat ini mencapai sekitar 56,6 ribu ton per hari. Di sisi lain, kebutuhan etanol nasional diperkirakan melonjak hingga sekitar 2,4 juta kiloliter pada 2030.

Dari sisi bisnis, kolaborasi ini dinilai membuka peluang pengembangan rantai nilai ekonomi sirkular, mulai dari pengolahan limbah, produksi etanol, hingga pemanfaatan produk turunannya untuk kebutuhan energi dan industri kimia.

Sementara itu, Jennifer Holmgren menegaskan teknologi LanzaTech dirancang fleksibel dan dapat diintegrasikan dengan berbagai infrastruktur yang telah ada.

“Dengan pengalaman global dan fasilitas komersial yang telah beroperasi di berbagai negara, serta teknologi yang bersifat modular dan dapat dikembangkan dalam skala besar, LanzaTech memiliki fleksibilitas untuk diimplementasikan dan diintegrasikan dengan infrastruktur eksisting, termasuk kilang dan sistem pengelolaan sampah kota,” jelas Jennifer.

Pertamina menilai kerja sama ini berpotensi memperkuat pasokan energi domestik sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor energi bersih berbasis teknologi di berbagai kota besar Indonesia.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 serta implementasi prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis perusahaan. (her)

Tags: Energi BersihlanzatechPertamina

Berita Terkait.

Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman
Nasional

Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:51
Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital
Nasional

Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:41
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nasional

Sebut Data BPS Tak Kredibel, Ekonom: Hanya Ingin Menyenangkan Presiden

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:51
RW Kumuh Jakarta Sisa 211, Pramono Soroti Kompleksitas Wilayah Tambora
Nasional

KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Skala Usaha Perikanan di KNMP

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:02
Maman Dorong Asosiasi UMKM Jadi Penggerak Pemerataan Ekonomi
Nasional

Maman Dorong Asosiasi UMKM Jadi Penggerak Pemerataan Ekonomi

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:15
BRIN
Nasional

BRIN: Riset NLP Solusi Hadapi Tantangan Kebahasaan di Era Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:23

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3694 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.