• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekspor Karet Sumut pada Mei 2025 Capai 22.896 ton

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 30 Juni 2025 - 06:06
in Ekonomi
karet

Karet alam Sumatera Utara. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gabungan Perusahaan Karet Indonesia Sumatera Utara (Gapkindo Sumut) mencatat ekspor karet alam di wilayah ini pada Mei 2025 mengalami kenaikan 10,08 persen atau sebesar 22.896 ton.

Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut Edy Irwansyah mengatakan jumlah ekspor karet pada Mei tersebut meningkat jika dibandingkan secara Month to Month (mom) atau pada April 2025.

BacaJuga:

Menkeu Ungkap Pelajaran Frans Seda dalam Menghadapi Gejolak Ekonomi

Dilantik Jadi Menko, Bahlil Ungkap Strategi Jalankan Asta Cita di Bidang Hilirisasi dan Energi

Kemenkop Gandeng KMDT Dorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Koperasi di Kawasan Danau Toba

“Volume ekspor karet alam asal Sumatera Utara pada Mei 2025 tercatat sebesar 22.896 ton, mengalami kenaikan sebesar 10,08 persen secara bulanan dibandingkan April 2025 mencapai 20.799 ton,” ujar Edy Irwansyah seperti dilansir Antara, Minggu (29/62025).

Ia menjelaskan volume ekspor karet alam itu juga meningkat signifikan sebesar 46,56 persen jika dibandingkan secara tahunan (year on year/yoy) atau pada Mei 2024 yang hanya mencatatkan 15.620 ton.

Meski terjadi peningkatan, volume ekspor itu masih belum kembali ke kondisi normal yang di mana rata-rata bulanan ekspor dari wilayah ini dapat mencapai 42.000 ton.

“Kenaikan ekspor Mei lebih banyak didorong oleh pergeseran dan peluang pasar, bukan oleh pemulihan struktural dari sisi produksi,” kata dia.

Menurut dia, ketidakpastian tarif impor Amerika Serikat dan melemahnya permintaan dari industri manufaktur global menjadi faktor yang mempengaruhi kinerja global.

“Pada April 2025, eksportir menghadapi ketidakpastian terkait rencana kenaikan tarif dasar impor ke Amerika Serikat, bagian dari arah kebijakan proteksionis “Tarif Trump,” sebut dia.

Ia menjelaskan rencana tersebut memicu penundaan pengapalan ke AS karena eksportir menghindari potensi beban tambahan biaya.

Namun, hanya beberapa jam setelah tarif tersebut mulai berlaku, pemerintah AS mengumumkan penundaan implementasi tarif selama 90 hari, yang kemudian mendorong pemulihan volume pengapalan di bulan Mei, khususnya ke pasar AS.

Selain itu, kinerja ekspor juga dibatasi oleh melemahnya permintaan dari sektor manufaktur, terutama industri ban kendaraan sebagai konsumen utama karet alam global.

Hal ini tercermin dari posisi China yang berada di luar lima besar negara tujuan ekspor Mei 2025, padahal China adalah konsumen nomor satu karet alam dunia.

Ia mengatakan penurunan aktivitas industri ban di China dan negara lainnya berdampak pada rendahnya serapan pasar, sehingga meskipun terdapat peningkatan ekspor ke beberapa negara termasuk Uni Emirat Arab (UEA) yang kini masuk dalam lima besar harga karet tetap melemah dan volume ekspor belum dapat tumbuh signifikan.

“UEA sendiri bukan pasar baru, melainkan negara yang selama ini berada di luar lima besar namun pada Mei menunjukkan peningkatan volume yang mencolok,” jelas dia.

Ekspor karet dari Sumatera Utara pada Mei 2025 menjangkau 26 negara tujuan dengan lima negara berkontribusi volume terbesar seperti Jepang 26,63 persen, Amerika Serikat 18,24 persen, Brasil 17,52 persen, India 7,48 persen, dan Uni Emirat Arab (UEA) 5,28 persen.

“Masuknya UEA ke posisi lima besar menunjukkan potensi pasar yang meningkat, didorong oleh percepatan implementasi perjanjian dagang Indonesia–UEA (CEPA) dan peningkatan permintaan sektor otomotif dan manufaktur di negara tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan ekspor ke kawasan Eropa pada Mei 2025 mencakup 14 negara tujuan, dengan kontribusi mencapai 12,75 persen dari total ekspor, naik dari posisi 10,51 persen pada April.

Adapun negara-negara yang menjadi tujuan ekspor tersebut yakni Polandia 2,20 persen, Italia 1,99 persen, Turki 1,68 persen, Jerman 1,32 persen, Belgia 1,14 persen dan Rumania 1,06 persen

Selanjutnya, Spanyol 1,06 persen, Luksemburg 0,88 persen, Slovenia 0,44 persen, Yunani 0,26 persen, Bulgaria 0,26 persen, Republik Ceko 0,18 persen, Prancis 0,18 persen dan Finlandia 0,09 persen

“Peningkatan ekspor ke Eropa ini mencerminkan adanya minat dan peluang yang terus berkembang di kawasan tersebut. Namun demikian, pelaku usaha perlu segera bersiap menghadapi implementasi European Union Deforestation-free Regulation (EUDR) yang akan mulai berlaku pada 30 Desember 2025,” ujarnya. (wib)

Tags: Ekspor Karet Sumutkaret

Berita Terkait.

Menkeu Ungkap Pelajaran Frans Seda dalam Menghadapi Gejolak Ekonomi
Ekonomi

Menkeu Ungkap Pelajaran Frans Seda dalam Menghadapi Gejolak Ekonomi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:31
Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gubernur Banten: Sosok Tegas dan Humanis
Ekonomi

Dilantik Jadi Menko, Bahlil Ungkap Strategi Jalankan Asta Cita di Bidang Hilirisasi dan Energi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:03
Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan
Ekonomi

Kemenkop Gandeng KMDT Dorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Koperasi di Kawasan Danau Toba

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:08
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Perluas Kesempatan Kerja Inklusif melalui Pelatihan dan Pemagangan
Ekonomi

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Perluas Kesempatan Kerja Inklusif melalui Pelatihan dan Pemagangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:42
Penerapan ESG Diakui Dunia, BRI Jadi Satu-satunya Bank di Indonesia yang Masuk S&P Global Sustainability Yearbook 2026
Ekonomi

Penerapan ESG Diakui Dunia, BRI Jadi Satu-satunya Bank di Indonesia yang Masuk S&P Global Sustainability Yearbook 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:45
Lebih dari Sekadar Panas Bumi, PGE Lahendong Bentengi Satwa Langka dan Dorong Agroforestri
Ekonomi

Lebih dari Sekadar Panas Bumi, PGE Lahendong Bentengi Satwa Langka dan Dorong Agroforestri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:21

OLAHRAGA

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan
Olahraga

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Editor Dilianto
Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia mengusung misi wajib menang saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026...

SelengkapnyaDetails
Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3892 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.