• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

DPRD Tegaskan Taman 24 Jam Tanpa Penjaga Jadi Sarang Asusila dan PKL

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 27 Juni 2025 - 21:18
in Megapolitan
Sepasang remaja diduga lakukan aksi tak senonoh di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Foto: Feris Pakpahan/INDOPOSCO.ID

Sepasang remaja diduga lakukan aksi tak senonoh di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Foto: Feris Pakpahan/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta, Khoirudin, angkat suara soal maraknya ruang terbuka hijau (RTH) yang kini beroperasi 24 jam, namun minim pengawasan.

Khoirudin menegaskan, keberadaan CCTV saja tidak cukup. Ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk menghadirkan penjagaan keamanan selama 24 jam di seluruh taman.

BacaJuga:

Kebakaran Gedung Bapenda DKI di Gambir Hanguskan Lantai 11 hingga 16

Usut Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi

Lebih Bersahabat, Akhir Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah

“Kalau hanya CCTV, itu bisa ditutup atau diakali. Tapi kalau ada penjaga, itu bentuk pencegahan. Jangan sampai taman-taman kita justru jadi tempat perbuatan asusila atau tindak kriminal,” katanya dalam keterangan dikutip pada Jumat (27/6/2025).

Pernyataan itu dilontarkan menyusul viralnya temuan alat kontrasepsi berserakan di RTH Tubagus Angke, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Bukan hanya itu, beberapa taman di Kota Jakarta seperti Taman Menteng, Taman Lapangan Banteng, Taman Ayodya, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, hingga Taman Langsat juga kerap menjadi lokasi muda-mudi bermesraan tanpa pengawasan.

“Ini fakta, Ada alat kontrasepsi bertebaran. Artinya apa? Pemerintah lalai. Jangan biarkan taman yang harusnya jadi tempat sehat malah jadi tempat hal-hal negatif,” ujarnya.

Politikus PKS itu menegaskan, tanggung jawab menjaga moralitas ruang publik ada di tangan pemerintah.

“Apalagi, taman yang beroperasi 24 jam kerap juga disalahgunakan sebagai tempat mangkal pedagang kaki lima (PKL) liar hingga menjadi titik rawan kriminalitas,” tegasnya.

Ia mendesak Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta untuk tidak sekadar membangun taman demi memenuhi target administrasi.

Lebih dari itu, taman harus benar-benar dikelola, diawasi, dan dijaga fungsi sosialnya.

“Kalau pemerintah abai, maka taman yang mestinya jadi paru-paru kota malah berubah jadi tempat yang tidak sehat secara sosial,” ucap Khoirudin.

Lanjutnya, DPRD kini mendesak Pemprov Jakarta untuk segera memetakan lokasi potensial pembangunan RTH baru, sekaligus memperkuat sistem keamanan taman-taman yang sudah beroperasi 24 jam.

“Kalau mau taman buka 24 jam, maka penjaga juga harus ada 24 jam. Jangan cuma CCTV. Kita bicara Jakarta, bicara ibu kota. Jangan biarkan taman jadi ladang masalah baru,” pungkasnya.

Senada dengan Khoirudin, Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jakarta, Ghozi Zulazmi, menegaskan pentingnya penambahan ruang terbuka hijau (RTH) di seluruh wilayah Jakarta.

Ia mengingatkan Pemprov Jakarta bahwa target 30 persen RTH pada tahun 2030 adalah amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

“RTH itu bukan sekadar taman. Ia punya fungsi strategis bagi kualitas hidup warga. Selain menyehatkan lingkungan, juga jadi tempat warga bersosialisasi, berolahraga, hingga melepas stres dari hiruk pikuk kota,” jelas Ghozi.

Legislator Fraksi PKS itu menyoroti, selain untuk menyerap air dan memperbanyak oksigen, taman-taman seperti Tebet Eco Park seharusnya menjadi contoh bagaimana taman bisa menjadi ruang interaksi, edukasi, hingga rekreasi yang berkualitas.

“Taman itu harus punya ruang-ruang publik yang sehat. Jangan cuma taman hijau yang kosong, tapi juga bisa jadi tempat olahraga, berkumpul, hingga ruang untuk komunitas,” tutupnya. (fer)

Tags: AsusilaDPRD JakartaPKLTaman 24 Jam

Berita Terkait.

gedung
Megapolitan

Kebakaran Gedung Bapenda DKI di Gambir Hanguskan Lantai 11 hingga 16

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:28
reynold
Megapolitan

Usut Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:33
cuaca
Megapolitan

Lebih Bersahabat, Akhir Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:23
gempa
Megapolitan

Gempa Bumi Dangkal Guncang Kota Bogor Berturut-turut Pagi Ini

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:10
Usut Kasus TPPU, Kejagung Periksa Febrie Adriansyah dan Nurman Herin secara Terpisah
Megapolitan

Pelayanan Publik Jadi Kunci Kota Global, Pramono Dorong Jakarta Makin Responsif

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:31
Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena
Megapolitan

Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel: 1 Senjata Api Tempur, 995 Senapan Angin

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:55

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2459 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2155 shares
    Share 862 Tweet 539
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.