INDOPOSCO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta, Khoirudin, mendorong percepatan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pemerintah pusat untuk Tahun Anggaran 2025.
Langkah ini merupakan manuver strategis anggaran untuk memperkuat kolaborasi pusat-daerah demi pelayanan publik yang maksimal bagi warga Jakarta.
“Penandatanganan NPHD ini merupakan wujud komitmen bersama antara Pemprov Jakarta dan pemerintah pusat untuk memperkuat pelayanan publik lintas sektor,” kata Khoirudin dalam keterangannya, Jumat (6/6/2025).
Ia menegaskan, fokus utama dari kebijakan ini adalah pencapaian target-target strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Dengan fokus pada pencapaian target-target strategis dalam RPJMD,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD, Rany Mauliani, menilai pemberian hibah akan memperkuat pelayanan dan keamanan masyarakat melalui dukungan nyata terhadap instansi-instansi yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Tanpa Forkopimda, kita tidak bisa bergerak sendiri untuk membuat Jakarta lebih baik. Semoga hibah ini benar-benar dimanfaatkan oleh instansi masing-masing dan memberi dampak langsung bagi warga,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A, Alia Noorayu Laksonk, mengungkapkan bahwa seluruh instansi penerima hibah telah memaparkan rencana kebutuhan mereka secara rinci kepada DPRD.
Hal ini menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana hibah.
“Forkopimda sudah menyampaikan kepada Komisi A bagaimana penggunaan hibah tersebut akan dijalankan, dan semuanya difokuskan untuk kepentingan masyarakat Jakarta,” tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Pramono, menambahkan bahwa pemberian hibah ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemprov Jakarta terhadap instansi pusat yang berperan dalam menjaga stabilitas dan ketertiban ibu kota.
“Pemberian hibah didasarkan pada asas keadilan, kepatuhan, rasionalitas, keterbukaan, dan harus memberikan dampak nyata serta terukur bagi Jakarta,” pungkasnya. (fer)











