• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ekonom: Bantuan Subsidi Upah Cuma Parasetamol, Tak Selesaikan Masalah Lapangan Kerja

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 30 Mei 2025 - 09:41
in Headline
BSU

Sejumlah guru honorer mengisi formulir permohonan rekening baru untuk penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) di Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Foto: Antara/Adeng bustomi/rwa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang menjadi bagian stimulus ekonomi hanya berdampak kecil bagi sebagian masyarakat. Sementara persoalan ketersediaan lapangan kerja menjadi tantangan pemerintah.

“Program bantuan subsidi upah (BSU) dan diskon tarif listrik itu cuma ‘parasetamol’, tidak selesaikan masalah lapangan kerja,” ujar Bhima melalui gawai di Jakarta, Jumat (30/5/2025)

BacaJuga:

Kemendikdasmen Kirim 50 Tenda Darurat untuk Sekolah Terdampak Gempa Flores

Korban Meninggal Pascagempa NTT Tembus 53 Orang, 135 Lainnya Luka-Luka

RS Lumpuh Diguncang Gempa, BNPB Kebut Bangun Rumah Sakit Lapangan di Manggarai

Bantuan tunai itu ditujukan kepada guru honorer dan karyawan dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta atau setara Upah Minimum Provinsi (UMP). Seharusnya pemberian stimulus ekonomi itu dibarengi dengan menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Mengingat baru-baru ini, terjadi kericuhan saat kegiatan job fair (bursa kerja) atau lowongan pekerjaan di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Banyak pencari kerja kesulitan mengakses formulir lamaran karena berdesak-desakan dengan peserta lainnya.

“Kisruh job fair bukti pemerintah gagal sediakan lapangan kerja,” kritik Bhima.

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) tak bisa terhindarkan, bahkan terus terjadi dan masif di sektor padat karya. Di tiap job fair itu ada korban PHK dan fresh graduate saling berebut lowongan kerja.

“Sementara industri pengolahan yang padat karya loyo, tidak dibantu serius oleh pemerintah,” jelas Bhima.

Ia menyarakan, belanja negara serapannya didorong agar lapangan kerja di daerah naik, khususnya serapan belanja modal.

“Revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 8 Tahun 2024 untuk cegah banjir barang impor yang pukul industri padat karya lokal,” terangnya.

Adapun berbagai stimulus ekonomi yang tengah disiapkan pemerintah di antaranya, diskon transportasi selama dua bulan pada momen libur sekolah (sekitar awal Juni 2025 sampai pertengahan Juli 2025).

Kedua, diskon tarif tol sebesar 20 persen untuk sekitar 110 juta pengendara selama dua bulan pada momen Liburan Sekolah (sekitar awal Juni 2025 sampai pertengahan Juli 2025). Ketiga, diskon tarif listrik. Diskon Tarif Listrik sebesar 50 persen kepada sekitar 79,3 Juta Rumah Tangga (Pelanggan 1.300 Volt Ampere/VA).

Keempat, insentif penebalan bantuan sosial dan pemberian bantuan pangan. Kelima, BSU sebesar Rp150 ribu per bulan untuk sekitar 17 Juta Pekerja dengan gaji sampai dengan Rp3,5 juta atau sebesar UMP/Kabupaten/Kota yang berlaku, serta 3,4 Juta Guru Honorer selama dua bulan (Juni-Juli 2025).

Keenam, perpanjangan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 50 persen yang dilakukan kembali selama enam bulan bagi Pekerja Sektor Padat Karya (Periode Agustus 2025 sampai dengan Januari 2026). (dan)

Tags: bantuan subsidi upahbhima yudhistiraCeliosUMPUpah Minimum Provinsi

Berita Terkait.

gempaa
Headline

Kemendikdasmen Kirim 50 Tenda Darurat untuk Sekolah Terdampak Gempa Flores

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:42
ntt
Headline

Korban Meninggal Pascagempa NTT Tembus 53 Orang, 135 Lainnya Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:32
pratikno
Headline

RS Lumpuh Diguncang Gempa, BNPB Kebut Bangun Rumah Sakit Lapangan di Manggarai

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:47
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Headline

Bantuan Presiden Mendarat, Ribuan Paket Sembako Dikebut untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:52
Resmi Dikukuhkan, 76 Pengibar Merah Putih di Istana Ungkap Kisah di Balik Perjuangan
Headline

Resmi Dikukuhkan, 76 Pengibar Merah Putih di Istana Ungkap Kisah di Balik Perjuangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:31
Korban Tewas Gempa NTT Tembus 47 Orang, Manggarai Wilayah Paling Terdampak
Headline

Korban Tewas Gempa NTT Tembus 47 Orang, Manggarai Wilayah Paling Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:45

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3809 shares
    Share 1524 Tweet 952
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.