• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kembali Aksi Bela Palestina, Ribuan Massa ARI-RB Desak Jangan Ada Lagi Peristiwa Nakba

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 18 Mei 2025 - 16:11
in Nasional
Aksi-palestina

Ribuan massa Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) bersama para tokoh bangsa kembali menggelar Aksi Bela Palestina. Dalam aksi hari ini ini, Minggu (18/5/2025), di Patung Kuda, Jakarta, mengusung tema 'Hentikan Genosida, Jangan Ada Lagi Nakba di Palestina'. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ribuan massa kembali menghadiri Aksi Bela Palestina. Dalam aksi hari ini ini, Minggu (18/5/2025), di Patung Kuda, Jakarta, Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) bersama para tokoh bangsa mengusung tema ‘Hentikan Genosida, Jangan Ada Lagi Nakba di Palestina’.

Diketahui, Nakba adalah sebuah peristiwa kelam 77 tahun silam, yang menandai dimulainya tragedi pengusiran dan pembantaian rakyat Palestina oleh Zionis Israel pada 15 Mei 1948.

BacaJuga:

40 Juta Warga Miskin Terancam Tak Dijamin, BPJS Watch: RAPBN 2027 Abaikan Hak Kesehatan Rakyat

Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Dalam pidatonya, Ketua Majelis Ulama Infonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyatakan bahwa Nakba adalah malapetaka sejarah yang tidak boleh terulang.

“Genosida di Gaza hari ini adalah jelmaan modern dari tragedi itu. Dunia tidak boleh diam. Dan kami mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar menetapkan 15 Mei bukan hanya sebagai Hari Nakba, tapi sebagai Hari Tragedi Kemanusiaan Internasional,” ucap Sudarmoto.

“Yang kemudian harus ditindaklanjuti dengan resolusi Majelis Umum PBB berdasarkan fatwa Mahkamah Internasional (ICJ) dan amar Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk menghukum Israel dan menangkap Benjamin Netanyahu sebagai penjahat perang,” sambungnya.

Ia pun menegaskan bahwa ARI-BP menghargai pernyataan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang mendukung kemerdekaan Palestina, dan mendorong agar komitmen tersebut diwujudkan dalam langkah konkret menghentikan kekejaman Zionis Israel dan tekanan kepada Amerika Serikat agar tidak lagi mendanai kekerasan terhadap rakyat Palestina.

Kata Sudarmoto, Indonesia juga harus tampil di panggung dunia dan memimpin penggalangan kekuatan global dari negara-negara pencinta keadilan dan perdamaian.

Lebih lanjut, Ia menegaskan, salah satu bentuk perjuangan yang harus terus digencarkan, adalah gerakan boikot produk Israel dan semua yang terafiliasi dengannya.

“ARI-BP mendukung sepenuhnya fatwa Majelis Ulama Indonesia terkait hal ini dan menyerukan kepada seluruh masyarakat dan pemerintah untuk memperkuat gerakan boikot secara serius dan konsisten,” tegasnya.

“Kami juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu melaksanakan amanat konstitusi UUD 1945, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” pungkasnya menambahkan.

Di tempat yang sama, Komite Pengarah ARI-BP, Prof Din Syamsuddin dalam pidatonya menegaskan, Nakba adalah luka dan noda hitam dalam sejarah umat manusia. Lebih dari 800 ribu rakyat Palestina diusir, dibunuh, dan dibantai. “Maka kami menyerukan: Jangan ada Nakba lagi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan kepada seluruh umat beragama, khususnya umat Islam, kami serukan untuk serius dalam memboikot produk-produk pro-Israel.

“Perjuangan ini memang panjang, seperti mendaki jalan terjal. Tapi jangan lelah, tetap jaga semangat, stamina, dan kekompakan,” katanya.

Ia juga menyatakan hari ini bukan akhir. Ini adalah bagian dari rangkaian perjuangan. Di masa depan kita akan terus melakukan aksi-aksi yang lebih besar dan lebih terorganisir, menggabungkan kekuatan rakyat Indonesia dengan kekuatan global dari Asia, Eropa, Australia, hingga Amerika.

“Kita optimis dan berkeyakinan bahwa kemenangan akan segera tiba. Nasrun minallah wa fathun qariib, Kemenangan dari Allah dan pertolongan-Nya itu dekat,” imbuhnya.

Mantan Ketua Muhammadiyah itu juga menyampaikan pandangan kritis atas rencana evakuasi warga Palestina dari Gaza yang dilontarkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto. Dalam pandangannya, niat baik itu harus ditingkatkan menjadi langkah nyata yang lebih berani dan berdampak besar yaitu rekonstruksi Gaza.

“Daripada evakuasi, yang belum tentu bisa kembali, lebih baik Indonesia berani memimpin upaya kemanusiaan yang lebih konkret: membangun kembali rumah sakit, mengirim tenaga medis dari TNI, dan menunjukkan keberpihakan kepada rakyat tertindas,” ujarnya.

Din menekankan bahwa aksi kemanusiaan yang sejati membutuhkan keberanian dan semangat patriotik yang lebih dari sekadar pengungsian. “Apakah kita cukup berani? Apakah kita cukup patriot untuk hadir dan membantu langsung di Gaza? Karena ini bukan hanya soal logistik, tapi tentang keberpihakan moral kepada kemanusiaan,” ujarnya tegas.

Dalam aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi hingga jelang zuhur ini, massa terlihat hadir membawa boneka-boneka bayi dan potongan tubuh manusia yang diberi warna merah. Dan tulisan bertuliskan “Kecam Amerika: Pendana Genosida!, Normalisasi Israel = Pengkhianatan!, Israel Bukan Negara, Tapi Proyek Penjajahan!, Nakba Belum Usai!, dan Palestina Melawan, Dunia Bergerak!. (dil)

Tags: Aliansi Rakyat Indonesia Bela PalestinaisraelMUIPalestina

Berita Terkait.

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Nasional

40 Juta Warga Miskin Terancam Tak Dijamin, BPJS Watch: RAPBN 2027 Abaikan Hak Kesehatan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:31
Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup
Nasional

Mensesneg Sebut Pemerintah Belum Putuskan Amnesti Pejabat BUMN Korup

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:45
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:33
Rini
Nasional

35 Kasus Pelanggaran Disiplin ASN Disidangkan, 31 Sanksi Diperkuat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nasional

Pascagempa di NTT, Sore Ini Getaran Gempa M 6,4 Hantam Simalungun di Sumatera Utara 

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22
Post-Earthquake in East Nusa Tenggara, Health Services and Evacuation Efforts Accelerated
Nasional

Post-Earthquake in East Nusa Tenggara, Health Services and Evacuation Efforts Accelerated

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:17

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3759 shares
    Share 1504 Tweet 940
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.