• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Enam Bulan Pemerintahan Prabowo-Gibran: Publik Terbelah, Ekonomi Memburuk

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 18 Mei 2025 - 19:57
in Headline
Prabowo

Prabowo-Gibran saat di Gedung KPU RI. Foto: Feris Pakpahan / INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Suara kritis dari kalangan akademisi kembali mengemuka. Zaki Mubarak, akademisi dari Universitas Islam Negeri, secara terbuka menyoroti kinerja pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, enam bulan awal pemerintahan menunjukkan indikasi kuat bahwa publik masih terbelah dalam menilai duet ini.

BacaJuga:

Soroti Kenaikan Mendadak Harga Pertamax, YLKI Minta Transparansi dan Perlindungan Konsumen

Pertamina Umumkan Tarif Baru Pertamax, Naik Hampir Rp4.000 per Liter

Pemerintah dan Satgas Pangan Kawal Harga Telur, Peternak Diminta Pegang HAP

“Sebagian masyarakat memang masih optimistis dengan Prabowo-Gibran. Tapi tidak sedikit pula yang menilai pasangan ini belum menunjukkan kinerja signifikan, terutama dalam aspek ekonomi,” ujar Zaki kepada INDOPOSCO.ID pada Minggu (18/5/2025).

Zaki menegaskan bahwa gejolak ekonomi menjadi faktor paling krusial. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang kian meluas, penutupan sejumlah pabrik, dan penarikan investasi oleh investor asing menjadi indikator yang tidak bisa diabaikan.

“Ini bukan sekadar fluktuasi ekonomi biasa. Pemerintah harus mengambil langkah korektif cepat. Dan di titik ini, Gibran justru terlihat tidak mampu memainkan peran pentingnya,” tegasnya.

Akademisi yang dikenal kritis itu juga mempertanyakan kapasitas Gibran sebagai Wakil Presiden. Sejak awal, kata Zaki, publik sudah meragukan kapabilitas dan pengalaman politik Wali Kota Solo tersebut.

“Prestasinya nyaris nol, pengalaman minimalis. Dalam praktiknya, Gibran justru jadi penghambat keinginan Prabowo yang ingin bekerja cepat, sat-set. Tidak ada terobosan. Tidak ada gagasan besar. Yang ada justru dominasi pencitraan,” ucapnya.

Zaki menilai saatnya Prabowo bersikap tegas terhadap wakilnya. Ia mendorong agar Gibran diberi target-target kerja yang terukur dan objektif.

“Kalau tidak bisa memenuhi, evaluasi harus dilakukan. Jangan terus kasih cek kosong. Pemerintahan ini bukan panggung magang,” ucapnya.

Tak hanya soal kinerja, relasi antara Prabowo dan Gibran pun disorot publik.

“Kelihatan hubungan keduanya dingin, tidak harmonis, bahkan saling membiarkan. Gibran perlu tunjukkan sikap politik yang jelas, terutama soal Pilpres 2029. Jangan sampai publik menilai manuver-manuver diam-diam sudah diarahkan ke sana,” imbuhnya.

Zaki pun mengingatkan bahwa legitimasi kepemimpinan bukan hanya soal menang di TPS.

“Tapi juga soal kualitas kerja nyata dan arah kebijakan yang berdampak langsung ke rakyat,” pungkasnya. (fer)

Tags: ekonomipemerintahanPrabowo - Gibran

Berita Terkait.

SPBU
Headline

Soroti Kenaikan Mendadak Harga Pertamax, YLKI Minta Transparansi dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:26
bensin
Headline

Pertamina Umumkan Tarif Baru Pertamax, Naik Hampir Rp4.000 per Liter

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:55
telur
Headline

Pemerintah dan Satgas Pangan Kawal Harga Telur, Peternak Diminta Pegang HAP

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:07
GKR Hemas: Pembangunan Manusia Harus Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa
Headline

Temui Prabowo, Luhut Laporkan Hasil Survei MBG hingga Progres GovTech

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:27
Pengguna Internet Anak Usia 5-17 Tahun Naik 73,90 Persen di 2024
Headline

Pengguna Internet Anak Usia 5-17 Tahun Naik 73,90 Persen di 2024

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:05
rokok
Headline

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar Penerimaan Negara

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:30

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1426 shares
    Share 570 Tweet 357
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.