• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tak Cukup Pembinaan, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Pendidikan Anak Napi

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 9 Mei 2025 - 14:24
in Nasional
Meity-Rahmatia

Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia, mendorong adanya beasiswa bagi anak-anak narapidana dari keluarga tak mampu. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah diminta memperhatikan nasib pendidikan anak para narapidana, yakni melalui pemberian beasswa yang berasal dari kalangan tidak mampu.

Menurut Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia, hal itu untuk memcegah agar tidak terulangnya kejahatan yang dilakukan oleh mantan narapidaa ataupun kejahatan lainnya yang dilakukan oleh keluarga yang ditinggal oleh orang tuanya yang dipenjara.

BacaJuga:

Baleg DPR Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

Era Berebut Bangku Negeri Mulai Bergeser, Sekolah Swasta Resmi Jadi Solusi SPMB

Sikapi Kasus Pelecehan Santriwati, DPR Tekankan Pentingnya Ruang Aman di Faskes

“Beasiswa pendidikan bagi anak-anak warga binaan sangat dibutuhkan untuk mengeluarkan mereka dari lingkaran kemiskinan dan lingkungan kriminalitas,” kata Meity dalam keterangannya, Jumat (9/5/2025).

Setelah berkali-kali kunjungan ke Lapas, ia menyimpulkan faktor utama penyebab terjadinya banyak kejahatan, terutama Narkoba karena masalah ekonomi.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mencontohkan saat kunjungan ke Lapas perempuan Kelas Gowa, Mkassar, Sulawesi Selatan, 80 persen penghuninya terkait Narkoba. Sebagian besar karena perannya sebagai pengedar dan kurir.

“Bukan cuma anak muda. Dari kalangan ibu-ibu rumah tangga juga banyak. Jadi, sebagian besar mengaku, kondisi mereka saat mengambil keputusan untuk menjadi kurir, sedang tidak ada duit. Sementara tuntutan hidup banyak. Barangkali, keterampilan mereka juga terbatas sehingga tidak ada akses ke dunia kerja. Akhirnya tergiur dengan hasil mengedar barang haram yang nilainya sangat tinggi,” ungkapnya.

Dari tinjauannya di berbagai Lapas, ia juga menemukan para pelaku sebagian besar adalah single parent.

“Sekarang, mereka hidup dalam rumah tahanan. Sebagai warga binaan di Lapas. Anak-anaknya ada di luar. Sebagian besar akan bersekolah tapi tanpa bantuan sumber keuangan yang jelas untuk menopang pendidikan mereka. Bagaimanapun, anak-anak ini masih memiliki masa depan sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah,” jelasnya.

Politisi asal Sulsel ini duduk di komisi yang bermitra diantaranya dengan Kementerian Imigrasi dan Lembaga Pemasyarakatan.

“Saya akan memperjuangkan beasiswa pendidikan untuk anak-anak ini, insya Allah. Paling minimal di wilayah Sulsel dulu, meliputi Makassar, Gowa dan sekitarnya,” pungkasnya. (dil)

Tags: Anak NapiKomisi XIII DPR RIMeity Rahmatiapendidikan

Berita Terkait.

Bob-Hasan
Nasional

Baleg DPR Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:06
KBM
Nasional

Era Berebut Bangku Negeri Mulai Bergeser, Sekolah Swasta Resmi Jadi Solusi SPMB

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:45
Netty
Nasional

Sikapi Kasus Pelecehan Santriwati, DPR Tekankan Pentingnya Ruang Aman di Faskes

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:25
Gogot-Suharwoto
Nasional

Bukan Sekadar Afirmasi, Siswa Kurang Mampu Bisa Kuasai 3 Jalur Sekaligus di SPMB

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:44
Bus
Nasional

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki BBM, DPR: Jangan Tunda Evaluasi Keselamatan Transportasi!

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:24
Kapolri
Nasional

Reformasi Polri, Kapolri Siap Tunduk pada Rekomendasi Kompolnas

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:03

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.