• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jokowi Laporkan 5 Nama terkait Tudingan Ijazah Palsu, Pengamat: Baiknya Lakukan Audit Forensik

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 1 Mei 2025 - 19:09
in Nasional
jokowi

Presiden RI ke-7 Joko Widodo bersama kuasa hukumnya saat melaporkan lima nama ke Polda Metro Jaya, Rabu (30/4/2025). (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Gerakan Perubahan Muslim Arbi menegaskan, aparat kepolisian harus melakukan pengungkapan secara faktual keaslian Ijazah Jokowi, dan bukan sekadar mengusut dugaan penyebaran fitnah dan hoaks sebagaimana yang dilaporkan mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo terhadap lima nama ke Polda Metro Jaya, pada Rabu (30/4/2025).

Menurut Muslim Arbi, penyelesaian kasus ini sebenarnya mudah, jika Jokowi sejak awal kasus ini mengemuka di masyarakat tinggal menunjukkan ijazah aslinya.

BacaJuga:

Perempuan Tak Cukup Jadi Pengguna Teknologi, Rini Dorong 4 Langkah Pemberdayaan

UNSIA Cetak Talenta Digital, Perkuat Langkah Menuju Kampus Inovator AI

Kemenag: Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Segera Cair

Ia pun mengungkapkan awal kasus ini bergulir di mana Jokowi dinilai terlihat kooperatif atas tudingan yang dilaporkan masyarat atas ijazah palsunya lulusan dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Termasuk juga saat sidang perkara terkait pemidanaan terhadap Bambang Tri yang dituduh melakukan pencemaran nama baik kepada Jokowi.

“Soal Ijazah Palsu Jokowi itu sudah diributkan sejak dia masih menjabat peesiden di Pengadilan Solo., dimana Jokowi tidak dapat membuktikan itu di depan hakim. Hanya foto copi yang dilegalisir yang ditunjukkan oleh Jaksa kepada Advokat pembela Bambang Tri, Prof Eggy Sujana. Pada putusan di PN Solo enam tahun karena divonis menyebarkan berita bohong soal ijazah palsu Jokowi. Padahal ijazah Aslinya tidak muncul di PN Solo,” kata Muslim kepada INDOPOSCO.ID, Kamis (1/5/2025).

Sehingga kemudian, dalam banding Pengadilan Tinggi Semarang meringankan hukuman Bambang Tri dari 6 tahun menjadi 4 tahun dengan tuduhan menyebarkan kebencian.

Padahal, ucap Muslim, tuduhan penyebaran kebencian ini pun tidak jelas dakwaannya. Karena masyarakat malah tambah semakin tahu soal kasus Ijazah Palsu ini yang semula ditulis oleh Bambang Tri Wartawan Senior itu dalam Buku Jokowi Undercover 2. Kalau memang Ijazah Jokowi itu ada aslinya,” tuturnya.

“Jadi saat itu sebenarnya mudah saja membuktikannya. Jokowi tinggal suruh supirnya ambil dan bawa ke Pengadilan agar dapat dibuktikan oleh Jaksa di PN Solo saat sidang pidana Bambang Tri. Ternyata itu tidak dilakukan. Lantas publik bertanya kalau begitu ijazah aslinya mana? Saat mendaftar pada KPUD Solo sebagai Calon Wali Kota. Mudah saja membuktikannya. Kini hal itu digugat oleh Advokat M Taufik di PN Solo,” terangnya.

Muslim pun menjelaskan bahwa soal kasus ijazah Jokowi ini juga berlanjut digugat ke Pengadilan Negeri Jakarta. “Ijazah Aslinya tidak muncul juga. Padahal membuktikannya mudah saja. Jokowi kirim ijazah ke Pengadilan melalui kuasa hukumnya,” tuturnya.

Selain itu kata Muslim, Jokowi juga tidak mau menunjukkan ijazah aslinya ke tim Tim Pengacara Ulama dan Aktivis (TPUA) yang memang pernah mendatangi kediamannya di Solo, dengan alasan tidak ada perintah dari hakim.

“Namun anehnya, Jokowi malah menunjukkan sebuah ijazah kepada wartawan meski dilarang untuk diambil gambarnya melalui foto ataupun video. Inikan makin menjadi tanda tanya publik, kenapa Jokowi masih saja belum terbuka ke publik terkait ijazah asli UGM nya itu,” tuturnya.

Muslim pun menyoroti lambannya pengungkapan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi yang juga pernah dilaporkan oleh TPUA yang diwakili oleh Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana ke Bareskrim Mabes Polri pada Desember 2024, namun laporan itu baru di BAP pada 28 April 2025.

“Seharusnya sejak Desember 2024. Laporan oleh TPUA, Eggy Dkk itu diproses. Makanya sebelum memproses laporan Jokowi oleh Polda Metro. Bareskrim semestinya itu mengusut dan memproses laporan TPUA yang sudah lama itu. Jadi sebaiknya polisi memproses soal ijazah dengan Audit Forensik. Sebagai mana yang diminta oleh tim TPUA dkk. Bukan malah memproses laporan Jokowi atas pencemaran nama baik,” pungkas Muslim

Sebagaimana diketahui, isu tudingan ijazah palsu terhadap Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, memasuki babak baru.

Melalui kuasa hukumnya, Yakub Hasibuan, mantan Presiden Jokowi secara resmi melaporkan lima pihak berinisial RS, ES, RS, T, dan K ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran fitnah dan hoaks yang mencemarkan kehormatan kepala negara.

Menurutnya, sebanyak 24 video dan 24 objek terkait dugaan penyebaran fitnah telah turut dilaporkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Dugaan pelanggaran tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah pihak, dengan inisial yang dapat disebutkan antara lain RS, RS, ES, T, dan K,” katanya di Polda Metro Jaya Rabu (30/4/2025).

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerahkan identitas para terlapor kepada penyidik, sementara penjelasan mengenai substansi perkara sepenuhnya diserahkan kepada kewenangan pihak kepolisian.

“Kami telah menyerahkan perkara ini kepada penyidik, dan saat ini prosesnya masih berada pada tahap penyelidikan. Oleh karena itu, kami menghormati jalannya proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk memberikan penjelasan lebih lanjut terkait pokok perkara,” ujarnya.

Mantan Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pelaporan atas tudingan ijazah palsu baru dilakukan saat ini karena sebelumnya ia masih menjabat dan menganggap isu tersebut telah selesai.

Namun, karena isu tersebut terus bergulir, Jokowi menilai langkah hukum menjadi pilihan terbaik agar persoalan ini terang dan tuntas, meskipun menurutnya perkara ini tergolong ringan. (dil)

Tags: Audit Forensikijazah palsuJokowiPengamat

Berita Terkait.

Rini
Nasional

Perempuan Tak Cukup Jadi Pengguna Teknologi, Rini Dorong 4 Langkah Pemberdayaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:06
UNSIA
Nasional

UNSIA Cetak Talenta Digital, Perkuat Langkah Menuju Kampus Inovator AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:05
Menag
Nasional

Kemenag: Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Segera Cair

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:32
Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri
Nasional

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:03
Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI
Nasional

Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:09
hakim
Nasional

Gus Kikin: Qanun Asasi Merupakan Ruh Nahdlatul Ulama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:35

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2194 shares
    Share 878 Tweet 549
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.