• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Monolog Wapres Dikritik, Pengamat: Ada Persoalan Gibran sebagai Komunikator

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 29 April 2025 - 10:17
in Headline
Gibran

Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka. Foto: YouTube Gibran TV

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta), A Bakir Ihsan menyoroti ramainya kritik terhadap video monolog Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka di saluran YouTube pribadinya @GibranTV. Menurutnya, peran penyampai pesan dalam monolog itu tidak dirasakan.

Gibran baru-baru ini mengunggah beberapa video monolog di akun YouTube pribadinya @GibranTV yang merespons beragam isu. Mulai Generasi Muda, Bonus Demografi dan Masa Depan Indonesia, Panggung Sepakbola Nasional dan Dunia hingga Hilirisasi dan Masa Depan Indonesia.

BacaJuga:

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

Bakir menanggapi salah satu video monolog tentang Bonus Demografi, yang dinilainya pesannya tidak dapat tersampaikan. Padahal salah satu kunci komunikasi itu adalah komunikator, sang penyampai pesan dan pesan yang disampaikan.

“Pada titik ini, ada persoalan dalam konteks Gibran sebagai komunikator dan masalah bonus demografi sebagai pesan,” nilai Bakir saat dikonfirmasi melalui gawai, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Menyangkut tema bonus demografi seperti sebuah optimisme masa depan Indoensia, tapi masyarakat juga sadar bahwa bonus demografi bukan tiba-tiba dan tak sekadar kuantitas, melainkan melalui proses panjang, berpijak pada penguatan etika, moral, termasuk dalam berpolitik.

“Secara politik Gibran adalah sosok yang paradoks dengan insentif bonus demografi, sehingga banyak nitizen yang menganggap monolognya sekadar basa-basi,” kata Bakir.

Kekuatan monolog adalah pada kemampuan mengolah kalimat dan intonasi, sehingga lebih nyaman dilihat dan didengar. “Saya tidak menemukan hal tersebut pada Gibran. Penampilan kaku dan seperti penuh beban, seharusnya lebih rileks,” imbuh Bakir.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menyebut, unggahan video monolog Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka di saluran YouTube pribadinya sebagian bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat melalui platform digital. Terutama menjelaskan tentang program pemerintah.

“Tentu caranya macam-macam, modelnya macam-macam yang penting pesannya sampai ke masyarakat,” ujar Juri Ardiantoro terpisah di Jakarta, Minggu (27/4/2025).

Setiap pejabat memiliki gaya masing-masing dalam berkomunikasi dengan masyarakat secara luas. Termasuk menyampaikan sesuatu sangat penting, dari pencapaian pemerintah hingga isu terkini.

“Ya, ada banyak cara komunikasi para pejabat, pak presiden, pak wapres, pak menteri, dan seluruh pejabat yang lain tentu punya kepentingan untuk menyampaikan hal-hal yang perlu diketahui oleh masyarakat,” jelas Juri Ardiantoro. (dan)

Tags: Gibranmedia sosialVideo MonologWapres

Berita Terkait.

Rupiah
Headline

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13
Basarnas
Headline

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:52
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Headline

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

Senin, 4 Mei 2026 - 23:33
Pesawat
Headline

Inflasi April 2026 Tembus 0,13 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05
kereta
Headline

Bekasi Train Collision Case: Police Question Additional Witnesses from KAI

Senin, 4 Mei 2026 - 11:52
sar
Headline

Kasus Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi Turut Periksa Saksi dari KAI

Senin, 4 Mei 2026 - 11:42

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3678 shares
    Share 1471 Tweet 920
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.