• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wamendukbangga: Indonesia Berkomitmen dalam Pembangunan Manusia Berkelanjutan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 10 April 2025 - 13:14
in Nasional
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka (kiri), usai menggelar pertemuan bilateral dengan Pemerintah Jepang, di sela acara Sidang Commission on Population and Development 58th Session/Komisi Kependudukan dan Pembangunan (CPD) ke-58 yang diselenggarakan di New York, Amerika Serikat. Foto: Dokumen Kemendukbangga RI

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka (kiri), usai menggelar pertemuan bilateral dengan Pemerintah Jepang, di sela acara Sidang Commission on Population and Development 58th Session/Komisi Kependudukan dan Pembangunan (CPD) ke-58 yang diselenggarakan di New York, Amerika Serikat. Foto: Dokumen Kemendukbangga RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam rangka mendukung Rencana Aksi ICPD (International Conference on Population and Development) dan pencapaian Agenda 2030 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka yang dalam hal ini mewakili Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN menegaskan pentingnya implementasi Rencana Aksi ICPD (International Conference on Population and Development) yang menempatkan pembangunan manusia sebagai pusat dari strategi pembangunan nasional dalam Sidang Commission on Population and Development 58th Session/Komisi Kependudukan dan Pembangunan (CPD) ke-58 yang diselenggarakan di New York, Amerika Serikat.

BacaJuga:

SHARP Kenalkan AIREST, Inovasi AC dengan Teknologi Penyaring Udara Terintegrasi

490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas

Menko Polkam Buka Suara Soal Fenomena Pagar Tinggi di Mal Besar

“Dengan lima tahun tersisa menuju Agenda 2030, sangat penting bagi kita untuk melaksanakan Rencana Aksi ICPD, dengan menempatkan pembangunan manusia sebagai pusat pembangunan. Ini untuk memastikan bahwa kemajuan pembangunan bukan hanya terukur dalam angka, tetapi juga mencerminkan populasi global yang berkembang, bermartabat, dan sejahtera, serta memenuhi janji untuk “no one left behind” tidak ada yang tertinggal,” ujar Isyana dalam sambutan intervensinya.

Wamendukbangga menekankan Pemerintah Indonesia telah mengintegrasikan tren dan dinamika kependudukan ke dalam perencanaan pembangunan nasional, dengan menempatkan pembangunan manusia di posisi teratas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang merupakan bagian integral dari kebijakan dan program untuk mencapai SDGs.

”Dalam upaya ini, kami ingin berbagi beberapa strategi kunci berdasarkan pengalaman Indonesia,” tambahnya.

Indonesia, lanjutnya, memprioritaskan kolaborasi lintas sektor sebagai langkah kunci dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan inisiatif kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Melalui pendekatan ini, Indonesia berhasil menurunkan Angka Kelahiran Total (TFR) dari 5,6 pada tahun 1970 menjadi 2,1 pada tahun 2020, serta menurunkan angka kematian ibu dari 305 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 menjadi 189 pada tahun 2020.

“Strategi kami yang mengusung prinsip ‘think globally, act locally’ yang menekankan penerapan praktik terbaik global yang disesuaikan dengan norma dan nilai lokal, telah berkontribusi pada pencapaian SDG 3 dan SDG 5, yang membawa Indonesia meraih Penghargaan Kependudukan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa pada tahun 2022,” ungkap Isyana.

Dalam hal ini, Indonesia juga menekankan pentingnya memperkuat kapasitas masyarakat dengan dukungan sektor swasta dan masyarakat sipil sebagai kunci untuk memajukan sektor-sektor prioritas seperti kesehatan, pendidikan, dan gizi.

“Kerja sama internasional sangat penting, dan kita perlu bekerja menuju kemitraan global yang lebih kolaboratif dan terintegrasi melalui multilateralisme yang menguntungkan semua pihak. Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular juga harus lebih dimaksimalkan untuk mendukung negara berkembang dalam mencapai SDGs,” terangnya.

Sebagai penutup, Wamendkbangga menegaskan kembali komitmen Indonesia dalam rangka mencapai SDGs melalui kebijakan yang terintegrasi, investasi dalam pengembangan kapasitas manusia, serta upaya kolaborasi internasional yang solid.

Ambassador Krassimira Beshkova Bulgaria untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengapresiasi pernyataan intervensi Wamen Isyana yang menekankan pada semua peserta sidang akan pentingnya koordinasi yg baik antara Institusi yang bergerak pada bidang kependudukan dengan perencanaan nasional dan pentingnya investasi pada pembangunan manusia.

Anatolio Ndongmba, Ambassador negara Guinea untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa juga memuji Indonesia atas pencapaian SDGs 3 dan 5 yang telah disampaikan oleh Wamendukbangga/ Wakil Kepala BKKBN.

Dengan partisipasi Delegasi RI khususnya Kemendukbangga/BKKBN sebagai focal point CPD, Indonesia menunjukkan peran aktif dalam memperjuangkan pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berkeadilan untuk semua.

Selain aktif dalam sesi expert panel, Wamen Isyana juga aktif dalam menjajaki kerja sama luar negeri secara bilateral yang saling menguntungkan. Salah satunya pertemuan bilateral dengan Pemerintah Jepang yang berlangsung pada pukul 09.00 Waktu setempat.

Dalam kesempatan ini Wamendukbangga menyampaikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Quick Win Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, serta mengajak Jepang bekerja sama dalam menghadapi fase ageing population yang dihadapi oleh kedua negara. (rmn)

Tags: bkkbnKemendukbanggaKementerian Kependudukan dan Pembangunan KeluargaPembangunan Manusia BerkelanjutanRatu Ayu Isyana Bagoes Oka

Berita Terkait.

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

SHARP Kenalkan AIREST, Inovasi AC dengan Teknologi Penyaring Udara Terintegrasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:43
490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas
Nasional

490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:23
Menko Polkam Buka Suara Soal Fenomena Pagar Tinggi di Mal Besar
Nasional

Menko Polkam Buka Suara Soal Fenomena Pagar Tinggi di Mal Besar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:13
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

Mendagri Siapkan 3 Langkah sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:03
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

Wamendagri Ribka Ingatkan Pemda se-Tanah Papua Salurkan Dana Otsus Tahap II Tepat Sasaran

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:53
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:43

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2110 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1710 shares
    Share 684 Tweet 428
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1547 shares
    Share 619 Tweet 387
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.