INDOPOSCO.ID – Enam hari pascagempa yang melanda Myanmar sejak Jumat (28/3/2025) lalu, pemerintah Indonesia kembali kirimkan bantuan. Bantuan tahap ketiga ini lebih spesial daripada tahap satu dan dua, karena langsung diantarkan oleh delegasi dari sejumlah menteri dan kepala lembaga.
“Ini sebagai bentuk dukungan moril kepada Myanmar yang tengah dilanda gempa bumi,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, bantuan ini merupakan perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk membantu dan solidaritas pada masyarakat Myanmar.
“Menyampaikan prihatin dan duka mendalam dari Bapak Prabowo Subianto mewakili seluruh rakyat Indonesia atas bencana yang dialami masyarakat Myanmar,” ujar Pratikno.
Ia mengatakan, bantuan yang dikirim oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan antara Indonesia dan Myanmar. Juga sebagai bentuk komitmen hubungan antara negara-negara di Asean termasuk dalam bidang manajemen kebencanaan.
Menko PMK mengungkapkan, seluruh bantuan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia, merupakan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak, seperti bantuan logistik peralatan dan bantuan tenaga profesional di bidang penanggulangan bencana.
“Bantuan yang kami bawa pada kali ini adalah logistik yang dibutuhkan oleh masyarakat korban gempa, antara lain tenda dan makanan, berbagai kebutuhan perempuan dan anak-anak,” beber Pratikno.
“Kami berharap dukungan ini bisa mengurangi penderitaan bagi saudara-saudara kami yang ada di Myanmar,” lanjutnya. (nas)











