• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Zelenskyy Tuduh Rusia “Manipulasi” Kesepakatan Gencatan Senjata

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 27 Maret 2025 - 01:11
in Internasional
zelensky

Arsip - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (ANTARA/Anadolu)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia “memanipulasi” kesepakatan gencatan senjata yang dicapai dalam perundingan antara delegasi Moskow dan Washington di Arab Saudi.

Sebelumnya, Gedung Putih menyatakan bahwa AS telah mencapai kesepakatan dengan Rusia dan Ukraina untuk “menjamin navigasi yang aman, menghilangkan penggunaan kekuatan, serta mencegah pemanfaatan kapal dagang untuk kepentingan militer di Laut Hitam” setelah pembicaraan di Riyadh.

BacaJuga:

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Bidik Pasar Portugal, Menteri P2MI Perkuat Pemetaan Kebutuhan Pekerja Migran

Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Dipastikan Tidak Ada Korban WNI

Dalam pernyataannya, Gedung Putih mengatakan bahwa AS akan membantu memulihkan akses Rusia ke pasar global untuk ekspor pertanian dan pupuk. Selain itu, Washington dan Moskow sepakat merumuskan langkah-langkah guna melarang serangan terhadap fasilitas energi di Rusia maupun Ukraina.

Kremlin kemudian memastikan adanya kesepakatan tersebut, namun menegaskan bahwa perjanjian baru akan berlaku setelah beberapa pembatasan dan sanksi terhadap Rusia dicabut.

Rusia dan AS juga sepakat untuk menerapkan larangan serangan terhadap fasilitas energi di kedua negara selama 30 hari, mulai 18 Maret 2025, dengan kemungkinan perpanjangan atau pembatalan jika salah satu pihak melanggar kesepakatan.

“Sayangnya… tepat pada hari perundingan, kita sudah melihat bagaimana Rusia mulai memanipulasi. Mereka berusaha memutarbalikkan isi kesepakatan dan menipu para mediator serta seluruh dunia,” kata Zelenskyy dalam pidato video seperti dikutip Antara, Rabu (26/3/2025).

“Ada pernyataan yang sangat jelas dari Gedung Putih, dan semua orang bisa melihatnya. Namun, Kremlin kembali berbohong, seolah-olah ketenangan di Laut Hitam bergantung pada pencabutan sanksi dan seakan-akan tanggal dimulainya ‘gencatan senjata’ di sektor energi adalah 18 Maret. Moskow selalu berbohong. Dan kini bergantung pada dunia — pada semua pihak yang benar-benar menginginkan perdamaian — apakah mereka akan membiarkan Moskow berbohong lagi,” ujarnya.

Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina akan melakukan segala upaya agar kesepakatan itu dapat berjalan dan tidak ada serangan lebih lanjut. Namun, ia juga memperingatkan Rusia agar tidak melanggar perjanjian.

“Jika mereka tetap melakukan serangan, mereka akan menghadapi respons yang kuat. Dan mereka akan menanggung akibatnya. Jika nantinya Rusia mencoba menyebarkan kebohongan dengan mengatakan bahwa serangan mereka bukan terhadap fasilitas energi atau infrastruktur sipil, dunia akan melihat kebenarannya,” tambahnya.

Zelenskyy juga menyatakan bahwa sikap Rusia telah memperpanjang konflik di Ukraina. Oleh karena itu, ia mendesak agar sanksi dan tekanan lebih lanjut diberikan kepada Moskow jika kesepakatan ini gagal dijalankan.

“Bagaimana Rusia bertindak dalam beberapa hari ke depan akan mengungkap banyak hal, bahkan mungkin segalanya… Kami tidak percaya mereka. Dan sejujurnya, dunia pun tidak percaya pada Rusia. Mereka harus membuktikan bahwa mereka benar-benar siap mengakhiri perang, berhenti berbohong kepada dunia, berhenti berbohong kepada Presiden (Donald) Trump, dan berhenti berbohong kepada Amerika,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihak berwenang Rusia belum memberikan tanggapan atas tuduhan Zelenskyy tersebut. (wib)

Tags: Gencatan SenjataManipulasiRusiaZelenskyy

Berita Terkait.

1
Internasional

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:46
udin
Internasional

Bidik Pasar Portugal, Menteri P2MI Perkuat Pemetaan Kebutuhan Pekerja Migran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:20
tibet
Internasional

Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Dipastikan Tidak Ada Korban WNI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:20
siswa
Internasional

Aher Soroti Dugaan Pembatasan Jilbab di Azerbaijan: HAM Tak Boleh Bermuka Dua

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:02
Kredit BCA Tembus Rp1.017 Triliun, Pembiayaan UKM Tumbuh 6,9 Persen
Internasional

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Mentrans Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:07
Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB
Internasional

Guru Besar FH Untar Berkontribusi dalam Pembahasan Reformasi Investasi di Forum PBB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:17

OLAHRAGA

kane
Olahraga

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36

INDOPOSCO.ID - Penyerang Bayern Munich Harry Kane meraih penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola, Ballon d'Or 2026 setelah...

SelengkapnyaDetails
Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4621 shares
    Share 1848 Tweet 1155
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1199 shares
    Share 480 Tweet 300
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    851 shares
    Share 340 Tweet 213
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.