• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Fokus di Bidang Pangan dan Ekonomi, Perisai Syarikat Islam Menjadi Ormas Modern dan Terbuka

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 24 Maret 2025 - 09:11
in Nasional
PP-Perisai-Syarikat-Islam

Kepengurusan Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam resmi dilantik di Jakarta. Foto: Nasuha / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Organisasi Masyarakat (Ormas) Perisai Syarikat Islam menjadi tameng dan benteng serta fokus pada pertahanan dan keamanan. Selain itu juga fokus pada bidang pangan, ekonomi dan kegiatan sosial masyarakat serta bersinergi dengan TNI-Polri.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua PP Perisai Syarikat Islam baru periode 2025-2030 Aditya Yusma Perdana di sela-sela pengukuhan di Jakarta, Minggu (23/3/2025) malam.

BacaJuga:

Blind Spot Pertahanan Udara di Indonesia Timur Jadi Sorotan, DPR Ingatkan Ancaman Drone dan Pesawat Asing

Soroti Kesejahteraan Pilot Tempur TNI AU, Komisi I DPR: Tugas Berat Tak Sejalan dengan Tunjangan

Skandal Badal Haji hingga Pembayaran Dam Terungkap, DPR Desak Evaluasi Total Penyelenggaraan Haji 2026

Aditya menjelaskan, Perisai didirikan pada 1930 lalu oleh Sarekat Islam (SI) sebagai organisasi kepemudaan. Tujuannya untuk menggalang kekuatan pemuda dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Selain itu juga untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemuda dalam perjuangan kemerdekaan.

Menurut dia, kepemimpinan Perisai lahir kembali pada tahun ini dengan Nama Perisai Syarikat Islam. Dengan tetap memegang teguh Kemerdekaan Indonesia dan NKRI harga Mati.

Dia berharap Perisai Syarikat Islam menjadi wadah masyarakat. “Jika Rakyat bersatu Indonesia akan maju. Pihaknya akan berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi yang saat ini menggalang pembentukan koperasi merah di desa. Dan kami ikut memulai perjuangan ini dari desa,” ungkapnya.

Ia mengungkap simbol baru yang melekat pada lambang Perisai, selain memuat Bintang dan bulan juga di tengahnya terdapat 3 tugu. “Tugu tengah, semurni-murninya Tauhid dengan mengemas batik kawung yang diciptakan Sultan Agung dari kerajaan Mataram bermakna kemurnian, dan kesempurnaan,” jelasnya.

Sementara Tugu Kanan diartikan setinggi-tinggi dengan mengemas motif batik parang barong memiliki makna kebijaksanaan, pengendalian diri, dan kehati-hatian. “Sedangan Tugu Kirii bermakna siasah dengan motif Sidomulyo makna batik sidomulyo adalah harapan agar penggunanya mendapatkan kemuliaan, kebahagiaan, dan kemakmuran,” terangnya.

Sebelumnya, pada saat pengukuhan yang dipandu langsung oleh Presiden Lajnah Tanfidziyah (LT) Syarikat Islam, Hamdan Zoelva, Aditya dalam sumpah dan ikrarnya menyatakan kesediaan untuk melanjutkan perjuangan pendiri bangsa dalam mewujudkan cita-cita Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.

“Menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia berlandaskan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika, membela Hak rakyat Indonesia di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegasnya.

Aditya juga berikrar akan menjaga cita-cita luhur Perisai Syarikat Islam, menjaga martabat, kehormatan, dan nama baik organisasi. “Saya tunduk kepada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Perisai Syarikat Islam dan menjaga rasa Kekeluargaan, Kebersamaan, kekompakan serta norma yang berlaku demi mencapai tujuan organisasi,” katanya.

“Sesungguhnya apabila Saya melanggar Ikrar Suci Perisai Syarikat Islam, maka Saya bersedia dikenakan sanksi organisasi dan penerapan disiplin organisasi,” imbuhnya. (nas)

Tags: islammuslimormas

Berita Terkait.

Syamsu-Rizal
Nasional

Blind Spot Pertahanan Udara di Indonesia Timur Jadi Sorotan, DPR Ingatkan Ancaman Drone dan Pesawat Asing

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:02
Pilot
Nasional

Soroti Kesejahteraan Pilot Tempur TNI AU, Komisi I DPR: Tugas Berat Tak Sejalan dengan Tunjangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:11
Timwas-haji
Nasional

Skandal Badal Haji hingga Pembayaran Dam Terungkap, DPR Desak Evaluasi Total Penyelenggaraan Haji 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:30
Sony-S
Nasional

Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya Terkait Permohonan JC Kasus MBG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:10
Menpar
Nasional

Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata dalam Pertemuan Tingkat Menteri

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:08
Fifi-Aleyda-Yahya
Nasional

Digitalisasi Perlinsos Dimulai dari Surabaya, Warga Bisa Daftar Langsung untuk Akses Bansos

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:26

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1501 shares
    Share 600 Tweet 375
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.