• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Soal Lagu “Bayar Bayar Bayar”, Mahfud MD: Menciptakan Lagu Kritik Adalah HAM

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 22 Februari 2025 - 10:10
in Headline
sukatani

Dua personel band Sukatani, Muhammad Syifa Al Lufti alias Alectroguy dan Novi Citra Indriyati saat menghibur para penonton. Foto: Instagram/@sukatani.band

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lagu band punk Sukatani berjudul “Bayar Bayar Bayar” masih hangat menjadi perbincangan di media sosial. Sebagian besar masyarakat mendukung karya tersebut. Meski band asal Purbalingga itu telah menarik lagu tersebut dari peredaran.

Menurut mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, menghasilkan suatu karya berisikan pandangan untuk menjadi bahan evaluasi merupakan hak dasar yang dimiliki manusia. Seharusnya hal tersebut tidak perlu dipersoalkan.

BacaJuga:

Kawal Demo di Monas hingga DPR, Polres Jakpus Kerahkan 3.099 Personel

DPR Soroti Kenaikan Pertamax, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Pertemuan Menteri Ekraf-Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis dan Percepat Kolaborasi

“Menciptakan lagu untuk kritik adalah HAM,” kata Mahfud MD dalam akun X miliknya @mohmahfudmd, Jakarta, Sabtu (22/2/2025).

Menurutnya, permohonan maaf dan keputusan menarik lagu “Bayar Bayar Bayar” tidak usah dilakukan oleh personel band itu jika alasannya hanya karena massa aksi membawakannya demonstrasi.

“Mestinya grup band Sukatani tak perlu minta maaf dan menarik lagu “Bayar Bayar Bayar” dari peredaran karena alasan pengunjuk rasa menyanyikannya saat demo (2025),” ujar Mahfud MD.

“Lagu tersebut sudah diunggah di Spotify sebelum ada unras (menurut ChatGPT, Agustus 2023),” tambahnya.

Lagu “Bayar Bayar Bayar” menjadi viral di media sosial baru-baru ini. Lirik lagunya bermuatan kritik terhadap oknum anggota Polri, yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku tak mempersoalkan lirik lagu band punk punk itu yang berisi kritik terhadap Polri. Menurutnya, kritik harus diterima dengan hati lapang untuk perbaikan.

“Tidak ada masalah,” ucap Listyo terpisah saat dikonfirmasi wartawan, kemarin.

Dua personel band Sukatani, Muhammad Syifa Al Lufti alias Alectroguy dan Novi Citra Indriyati telah meminta maaf kepada pihak kepolisian melalui video di akun media sosial. Lirik lagunya dianggap menyinggung anggota Polri yang tidak menjalankan tugasnya dengan benar.

“Kami meminta maaf, yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lirik lagu yang kami nyanyikan hingga viral di media sosial,” ucap Muhammad Syifa Al Lufti alias Alectroguy lewat unggahan akun Instagram @sukatani.band, Kamis (20/2/2025). (dan)

Tags: Bayar Bayar BayarHAMlaguLagu KritikMahfud MD

Berita Terkait.

Aparat
Headline

Kawal Demo di Monas hingga DPR, Polres Jakpus Kerahkan 3.099 Personel

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:04
SPBU
Headline

DPR Soroti Kenaikan Pertamax, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:41
Teuku-Riefky-Harsya
Headline

Pertemuan Menteri Ekraf-Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis dan Percepat Kolaborasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:10
Aksi-Demo
Headline

Aksi Demo Mahasiswa di Jakpus, 4.151 Personel Aparat Gabungan Dikerahkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:39
kaukus
Headline

Kutip Pesan Damai Semua Agama, Doli Kurnia Dorong Diplomasi Parlemen Cegah Konflik Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:02
bpjs
Headline

BPJS Kesehatan Boncos Rp2 Triliun Sebulan, DPR Ingatkan JKN Jangan Hidup dari ‘Napas Buatan’

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1481 shares
    Share 592 Tweet 370
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.