• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Demam Berdarah di Dompu NTB

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 28 Januari 2025 - 13:13
in Nusantara
dompu

Potret salah satu wilayah di Kabupaten Dompu (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sedikitnya dua anak meninggal dunia akibat penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Data sementara per-22 Januari 2025 tercatat sudah 35 kasus. Dua meninggal dunia dan 33 dinyatakan sembuh,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu, Maria Ulfa Hamidah seperti dilansir Antara, Selasa (28/1/2025).

BacaJuga:

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Bea Cukai Gagalkan Upaya Peredaran 2,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalimantan, Selamatkan Kerugian Negara Rp2,65 Miliar

Dikatakannya, kedua anak yang meninggal dunia itu satu berasal dari Desa Ranggo, Kecamatan Pajo dan Desa Karombo, Kecamatan Pekat. “Keduanya status anak-anak, umurnya 4,4 tahun dan satunya 5,5 tahun,” ujarnya.

Ulfa mengakui, kasus DBD di Dompu ini trennya terus meningkat. Hanya saja, pihaknya belum menerima data terbaru. “Kami belum dapatkan progres terakhir dari rumah sakit dan puskesmas. Biasanya mereka update per-minggu,” katanya.

Sementara Ketua Tim Kerja Program P2M Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu Faisal, mengatakan, jumlah 35 kasus ini merupakan data pekan lalu dan belum masuk data pekan ini dari RSUD Dompu.

“Sekarang ini, tiap hari tetap ada laporan kasus DBD. Karena di puskesmas sekarang sudah ada rapid, sehingga bisa mendeteksi DBD,” kata Faisal.

Menurutnya, dengan dua kasus kematian dan terus bertambahnya masyarakat yang terjangkit DBD ini harusnya Dompu sudah masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Namun yang menentukan dan menetapkan itu kewenangan Kepala daerah bukan Dinkes atau RSUD,” ucapnya.

Yang dilakukan saat ini, kata Faisal, pihaknya melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk. Upaya ini digalakkan kepada masyarakat dengan fokus pada wilayah yang ditemukan kasus DBD.

“Kasus yang terbanyak masih di wilayah Dompu dan Woja. Tapi awal tahun ini, wilayah Puskesmas Nangakara sudah banyak kasus DBD-nya,” jelasnya.

Dengan banyaknya kasus DBD ini, Faisal mengatakan, pihaknya akan mendorong Gerakan Jumat kuras bak air. Harapannya menjadi gerakan tingkat kabupaten yang harus diikuti oleh semua desa-lurah se Kabupaten Dompu.

“Jika gerakan ini berhasil, maka jentik nyamuk tidak akan ada. Karena nyamuk dewasa ada dari jentik nyamuk,” katanya. (wib)

Berikut update kasus DBD Kabupaten Dompu di puskesmas masing-masing per 22 Januari 2025:

1. Puskesmas Dompu Barat, Kecamatan Woja 3 kasus terkonfirmasi.
2. Puskesmas Rasabou, Kecamatan Huu, 2 kasus terkonfirmasi.
3. Puskesmas Ranggo, Kecamatan Pajo, 6 kasus terkonfirmasi dan 1 kasus meninggal dunia,
4. Puskesmas Kilo, Kecamatan Kilo, 7 kasus terkonfirmasi.
5. Dompu Kota, Kecamatan Dompu, 4 kasus terkonfirmasi.
6. Dompu Timur, Kecamatan Dompu, 4 kasus terkonfirmasi.
7. Puskesmas Soriutu, Kecamatan Manggelewa, 3 kasus terkonfirmasi.
8. Puskesmas Kempo, Kecamatan Kempo, 0 kasus,
9. Puskesmas Nangakara, Kecamatan Pekat, 3 kasus terkonfirmasi.
10. Puskesmas Calabai, Kecamatan Pekat, 3 kasus terkonfirmasi dan 1 kasus meninggal dunia.

Tags: demam berdarahDompu NTB

Berita Terkait.

opini
Nusantara

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:45
sigit
Nusantara

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:07
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Upaya Peredaran 2,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalimantan, Selamatkan Kerugian Negara Rp2,65 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:46
Dana-Cukai
Nusantara

Bea Cukai Gencarkan Edukasi Cukai dan Gempur Rokok Ilegal di Jawa Tengah dan Jogjakarta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:54
Petugas-BC
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Banjarmasin, TNI, dan Polri Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:14
Angkutan
Nusantara

Angkutan Pelajar Gratis Magelang: Terbantu, tapi Armada Kelebihan Muatan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2213 shares
    Share 885 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.