INDOPOSCO.ID – Api yang menjalar di sejumlah wilayah Halmahera Utara kini mendapat tambahan dukungan dari sektor swasta. PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menyerahkan delapan unit IBC tank atau tangki air operasional tambang kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara, Selasa (29/9/2026).
Bantuan tersebut diarahkan untuk memperkuat kebutuhan suplai air bagi petugas yang berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Delapan tangki itu nantinya dapat ditempatkan sebagai water supply station portabel di sejumlah titik yang membutuhkan pasokan air secara cepat.
Dukungan ini datang ketika skala karhutla di Halmahera Utara terus membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan data berkala, tercatat 120 titik kebakaran yang tersebar di 16 kecamatan dan 69 desa. Total luasan lahan yang terdampak mencapai 508,6 hektare.
Bagi NHM, penanganan kondisi tersebut tidak cukup hanya mengandalkan kecepatan petugas di garis depan. Ketersediaan logistik, terutama air, menjadi bagian penting dalam memastikan proses pemadaman dapat berlangsung secara efektif di lokasi yang sulit dijangkau.
Sr. Supervisor Government Relation & Permitting NHM, Harnevar Piga, mengatakan kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah menjadi bagian penting dalam memperkuat respons terhadap kondisi darurat di daerah.
“Kami memahami betul tantangan besar yang dihadapi oleh tim gabungan Damkar dan BPBD di lapangan, terutama terkait keterbatasan armada suplai air di area yang rawan dan cepat terjadi kebakaran meluas seperti di Kao dan Tobelo,” ujar Ato -sapaan Harnevar Piga-.
Menurutnya, delapan unit tangki yang diserahkan tersebut merupakan bagian awal dari dukungan NHM untuk memperkuat kebutuhan operasional di lapangan.
“Melalui penyerahan tahap awal ini, kami berharap dapat langsung memperkuat daya dukung logistik air bagi petugas di lapangan,” tambahnya.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Kepala Seksi Peralatan dan Logistik BPBD Halmahera Utara, Alosius Kalengkongan, menyambut positif bantuan tersebut.
Ia menilai tambahan sarana penampungan air akan membantu petugas, terutama dalam menjaga ketersediaan air selama proses pemadaman berlangsung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Bupati, Wakil Bupati, serta Kepala BPBD, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT NHM. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung penanganan kebencanaan di Halmahera Utara, khususnya dalam memperlancar distribusi air saat operasional pemadaman kebakaran,” tegas Alosius.
Bantuan delapan IBC tank tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan yang lebih kuat. Fungsinya bukan hanya sebagai wadah penampungan, tetapi juga untuk mendekatkan sumber air ke area operasi sehingga mobilisasi kebutuhan pemadaman dapat dilakukan lebih cepat.
“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Halmahera Utara,” tutupnya.
Penyerahan bantuan ini diharapkan menjadi bagian dari kerja sama berkelanjutan antara NHM dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Dengan dukungan sarana yang lebih memadai, upaya penanganan karhutla tidak hanya diarahkan untuk meredam kebakaran yang terjadi saat ini, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (srv)
















