• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

AJI: Teknologi AI Tidak Bisa Gantikan Kerja Jurnalistik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 21 Januari 2025 - 22:12
in Nasional
aji

Ketua Umum AJI Indonesia, Nany Afrida saat memberikan keterangan terkait penggunaan AI dalam dunia jurnalistik, di Banda Aceh, Selasa (21/1/2025) (ANTARA/Rahmat Fajri)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menyatakan bahwa teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan tidak bisa mengganti kerja jurnalistik, kecuali mungkin hanya sebagai penunjang.

“Teknologi AI hanya menunjang kerja kita, bukan berarti dia (AI) basic dari jurnalistik,” kata Ketua Umum AJI Indonesia Nany Afrida, di Banda Aceh, Selasa.

BacaJuga:

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

Layanan Kesehatan Dioptimalkan, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Pernyataan itu ia sampaikan dalam seminar nasional tentang ‘Media Masa Depan Bersama AI’ yang berlangsung di kampus Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Dirinya menegaskan jika ada berita yang ditulis atas perintah kepada AI, itu tidak bisa disebut sebagai produk jurnalistik. karena, proses untuk menghasilkan berita jurnalistik memiliki tahapan tersendiri.

Produk jurnalistik harus melalui banyak proses mulai dari mencari berita, melakukan upaya hukum konfirmasi, menulis, pendistribusian hasil karya dan lain sebagainya.

Kemudian, hal yang paling penting untuk diketahui bahwa jurnalis harus memberikan data-data yang akurat dan benar-benar terjadi dalam laporannya, dan itu tidak bisa menggunakan kecerdasan buatan.

“Jadi saya pikir, kendati ada AI, bukan berarti jurnalistik kita akan hilang. Kita tetap bekerja,” ujarnya.

Disisi lain, Nany menyampaikan bahwa pada dasarnya semua orang tidak bisa menghindari tentang kemajuan teknologi. Tetapi, bagaimana strategi yang harus dilakukan untuk tetap menjaga independensi dan transparan.

“Memang paling penting itu transparansi sebenarnya, sehingga kita tahu mana kerja-kerja jurnalistik dan mana yang menggunakan bantuan AI,” katanya.

Dirinya menegaskan langkah yang harus dilakukan sekarang, media harus memiliki pakem penggunaan AI dalam jurnalistik. Biasanya, lebih kepada etika dan transparansi. Intinya, jika tidak memenuhi memenuhi kaidah, maka itu tidak bisa disebut sebagai produk jurnalistik.

Tantangan penggunaan AI saat ini, tambah Nany, Indonesia belum memiliki Undang-undang yang menjelaskan secara detail tentang pemanfaatan kecerdasan buatan tersebut.

Kemudian, literasi pengetahuan media atau jurnalis sendiri terhadap AI juga menjadi tantangan, sejauh apa sebenarnya orang memahami dan bertanggung jawab dalam penggunaan AI.

“Kita semua paham tidak bisa menghindari kemajuan teknologi, tinggal sekarang bagaimana caranya kita tetap bisa bekerja menggunakan teknologi ini untuk efisiensi kerja, dengan tetap bertanggung jawab dan punya literasi khusus,” demikian Nany Afrida. (bro)

Tags: AIAJIAliansi Jurnalis Independenartificial intelligenceKerja Jurnalistik

Berita Terkait.

ABK
Nasional

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:01
Jemaah-Haji
Nasional

Layanan Kesehatan Dioptimalkan, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 25 April 2026 - 21:00
KPK
Nasional

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Sabtu, 25 April 2026 - 20:09
Menkop
Nasional

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26
Mendikdasmen
Nasional

Berkaitan 7 KAIH, Mendikdasmen Tegaskan Anggaran MBG Tak Bersumber dari Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 17:06
Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi
Nasional

Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 16:05

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1349 shares
    Share 540 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.