• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Survei KedaiKOPI: Kedermawanan Masyarakat Indonesia Bisa Bantu Makan Bergizi Gratis

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 8 Januari 2025 - 20:50
in Nasional
kpi

Direktur Riset dan Komunikasi Lembaga Survei KedaiKOPI Ibnu Dwi Cahyo. Foto: Dokumen KedaiKOPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia kembali meraih predikat sebagai negara paling dermawan di dunia menurut World Giving Index (WGI) 2024 yang dirilis oleh Charities Aid Foundation (CAF). Ini adalah tahun ketujuh berturut-turut Indonesia menduduki posisi teratas, setelah berhasil menyalip Myanmar pada tahun 2017. Survei yang dilakukan pada tahun 2023 ini melibatkan 145.702 peserta dari 142 negara dan wilayah.

Berdasarkan itu, Lembaga Survei KedaiKOPI melakukan riset dan hasil dari survei tersebut menunjukkan semangat berbagi yang tinggi di kalangan masyarakat Indonesia.

BacaJuga:

Tak Mau Lagi Ada Siswa Belajar di Tenda, Kemendikdasmen Kebut Pemulihan 4.922 Sekolah

Dari Hak Lansia sampai Anak Putus Sekolah, DPD RI: Kami Kawal Hingga Senayan

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS

Direktur Riset dan Komunikasi Lembaga Survei KedaiKOPI Ibnu Dwi Cahyo menjelaskan, survei yang dilakukan pada bulan Desember 2024 melibatkan 1.116 responden, di mana 92,6 persen di antaranya melakukan donasi sepanjang tahun 2024. Bahkan, 77,8 persen dari sektor informal juga berpartisipasi dalam kegiatan donasi.

“Dari seluruh responden, 95,1 persen menilai bahwa donasi sangat penting. Jadi, tidak mengherankan bila masyarakat Indonesia menempati posisi pertama dalam World Giving Index selama tujuh tahun berturut-turut,” kata Ibnu dalam keterangan persnya, Rabu (8/1/2025).

Menurutnya, tingginya angka kedermawanan masyarakat Indonesia menjadi hal positif yang dapat membantu sesama, bahkan berpotensi mendukung program-program pemerintah.

Ibnu menambahkan, masyarakat Indonesia memiliki sejarah panjang dalam membantu negara, mulai dari masa kemerdekaan hingga saat ini.

“Masyarakat kita yang sangat dermawan ini punya rekam sejarah dalam membantu negara. Jadi, saat program pro-rakyat pemerintah seperti makan bergizi gratis mengalami kendala, saya yakin masyarakat akan membantu,” ujarnya.

“Belum lagi, Presiden Prabowo memberi teladan dengan menggunakan uang pribadinya dalam percobaan makan bergizi gratis di beberapa daerah,” sambungnya.

Ibnu juga menekankan keikutsertaan masyarakat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap sesuai dengan aturan yang ada.

Bantuan donasi tidak hanya berupa uang, tetapi juga tenaga dan peralatan yang berguna dalam pelaksanaan program tersebut.

“Dari hasil survei kami, terlihat masyarakat sudah biasa membantu dengan apa yang mereka miliki. Donasi uang mencapai 87,4 persen, donasi barang 65,1 persen, dan mendonasikan waktu serta tenaga sebagai relawan sebesar 29,6 persen. Ini menunjukkan semangat gotong royong masyarakat Indonesia yang masih tinggi, yang merupakan modal bagus untuk menjaga kerukunan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.

Ibnu menambahkan pemerintah sebaiknya membuka peluang bagi masyarakat yang ingin membantu program MBG, dengan membuat mekanisme yang jelas.

“Dorongan masyarakat untuk berbagi dan berdonasi di dalam negeri sangat besar, dengan keinginan mereka membantu mencapai angka 98,2 persen. Tentu pemerintah bisa mengajak berbagai lembaga kemanusiaan untuk bersama masyarakat menyukseskan program MBG ini,” terangnya.

Lebih lanjut, alumnus Ibnu menyatakan kedermawanan masyarakat Indonesia yang tinggi juga dapat menjadi alat diplomasi bagi pemerintah.

Masyarakat Indonesia menunjukkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan di berbagai belahan dunia, termasuk di Timur Tengah.

“Kepedulian masyarakat Indonesia terhadap isu kemanusiaan tidak hanya disalurkan melalui media sosial, tetapi juga melalui bantuan yang banyak disalurkan oleh lembaga kemanusiaan. Ini seharusnya menjadi alat diplomasi yang kuat bagi pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri. Menlu Sugiono dapat merangkul banyak elemen masyarakat dalam menyukseskan tercapainya perdamaian dunia, sesuai cita-cita founding father kita,” jelas Ibnu. (dil)

Tags: Makan Bergizi GratisSurvei KedaiKOPIWorld Giving Index

Berita Terkait.

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Tak Mau Lagi Ada Siswa Belajar di Tenda, Kemendikdasmen Kebut Pemulihan 4.922 Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:33
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Dari Hak Lansia sampai Anak Putus Sekolah, DPD RI: Kami Kawal Hingga Senayan

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:42
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:18
Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG
Nasional

Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:45
Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG
Nasional

Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:17
udin
Nasional

3 PMI Korban Kekerasan di Malaysia Masih Jalani Pemulihan Psikologis

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:57

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7134 shares
    Share 2854 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1108 shares
    Share 443 Tweet 277
Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental
Olahraga

Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental

Editor Nasuha
Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33

INDOPOSCO.ID - Timnas Kolombia berhasil meraih poin sempurna setelah menaklukkan Timnas Uzbekistan 3-1 dalam laga Grup K Piala Dunia 2026...

SelengkapnyaDetails
ronaldo

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.