• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tak Mau Lagi Ada Siswa Belajar di Tenda, Kemendikdasmen Kebut Pemulihan 4.922 Sekolah

Nasuha Editor Nasuha
Jumat, 19 Juni 2026 - 02:33
in Nasional
Siswa tengah belajar. Foto: Dok Kemendikdasmen

Siswa tengah belajar. Foto: Dok Kemendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Pulau Sumatra. Pemerintah menargetkan seluruh peserta didik sudah dapat belajar di ruang yang layak saat tahun ajaran baru 2026/2027 dimulai, tanpa lagi menggunakan tenda darurat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menegaskan, bahwa hak belajar peserta didik tidak boleh terhenti hanya karena bencana. Menurutnya, pemerintah terus menggenjot rehabilitasi sekolah, pembangunan ruang kelas darurat, hingga penyaluran berbagai bentuk bantuan agar proses belajar mengajar tetap berjalan.

BacaJuga:

Dari Hak Lansia sampai Anak Putus Sekolah, DPD RI: Kami Kawal Hingga Senayan

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS

Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

“Anak-anak Indonesia tidak boleh kehilangan hak memperoleh pendidikan akibat bencana. Karena itu, layanan pembelajaran harus tetap berlangsung sembari percepatan pemulihan fasilitas pendidikan dilakukan,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Data Kemendikdasmen per 9 Juni 2026 mencatat sebanyak 4.922 satuan pendidikan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terdampak bencana. Meski demikian, seluruh sekolah tersebut telah kembali menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.

Sebanyak 4.828 sekolah sudah kembali beroperasi di lokasi semula. Sementara itu, 52 sekolah memanfaatkan ruang kelas darurat, 35 sekolah masih menggunakan tenda, dan tujuh sekolah menumpang di sekolah lain maupun fasilitas publik.

Kemendikdasmen menargetkan kondisi tersebut segera berubah. Pada awal tahun ajaran baru Juli 2026, pemerintah berharap tidak ada lagi sekolah yang harus menggelar pembelajaran di tenda.

Untuk mendukung percepatan pemulihan, pemerintah mengalokasikan bantuan penanggulangan bencana senilai Rp3,408 triliun. Anggaran itu digunakan antara lain untuk revitalisasi 3.119 sekolah senilai Rp3,001 triliun, pemberian tunjangan khusus guru terdampak sebesar Rp315,1 miliar, distribusi 35 ribu paket perlengkapan sekolah, 169 tenda, 211 ruang kelas darurat, hampir 198 ribu buku pembelajaran, layanan dukungan psikososial bagi 870 sekolah, serta bantuan operasional pendidikan darurat bagi 1.650 satuan pendidikan.

Menurut Mu’ti, pemulihan pendidikan bukan sekadar membangun kembali gedung sekolah, tetapi juga memastikan guru tetap dapat mengajar dan peserta didik memperoleh dukungan yang dibutuhkan selama masa pemulihan.

Hingga kini, sebanyak 3.119 sekolah telah menandatangani perjanjian kerja sama revitalisasi dengan total anggaran Rp3,001 triliun. Dari jumlah tersebut, dana tahap pertama telah disalurkan kepada 3.034 sekolah senilai Rp2,05 triliun, sedangkan sisanya masih dalam proses pencairan.

Kemendikdasmen juga mempercepat pembangunan 310 ruang kelas darurat di 88 satuan pendidikan. Sebanyak 171 unit telah selesai digunakan, 40 unit masih dalam tahap pembangunan, sementara sisanya memasuki proses perencanaan.

Di sisi lain, terdapat 97 sekolah yang harus direlokasi karena berada di kawasan yang dinilai tidak lagi aman. Pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat penyediaan lahan relokasi yang memenuhi aspek keamanan dan legalitas.

“Kami membutuhkan dukungan semua pihak agar rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah berjalan lebih cepat sehingga peserta didik dapat kembali belajar dengan aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Mu’ti. (nas)

Tags: 4.922 SekolahKemendikdasmenLayanan PendidikanMendikdasmenpemulihanTerdampak Bencana

Berita Terkait.

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Dari Hak Lansia sampai Anak Putus Sekolah, DPD RI: Kami Kawal Hingga Senayan

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:42
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:18
Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG
Nasional

Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:45
Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG
Nasional

Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:17
udin
Nasional

3 PMI Korban Kekerasan di Malaysia Masih Jalani Pemulihan Psikologis

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:57
jasa marga
Nasional

Tingkatkan Kelancaran hingga Kenyamanan Perjalanan Jelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:50

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7133 shares
    Share 2853 Tweet 1783
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1108 shares
    Share 443 Tweet 277
GET https://api.football-data.org/v4/matches
Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental
Olahraga

Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental

Editor Nasuha
Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33

INDOPOSCO.ID - Timnas Kolombia berhasil meraih poin sempurna setelah menaklukkan Timnas Uzbekistan 3-1 dalam laga Grup K Piala Dunia 2026...

SelengkapnyaDetails
ronaldo

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.