• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Perjalanan Kynan Membangun Matador, Dari Awal Hingga Era Digital

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 29 Desember 2024 - 20:35
in Nasional
clna

Ilustrasi pakaian ukuran jumbo. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejak berdirinya pada 1991 lalu, Matador telah menjadi salah satu brand fashion yang dikenal di Indonesia. Bisnis ini dimulai dari sebuah visi sederhana untuk menyediakan pakaian berkualitas bagi semua kalangan, terutama mereka yang membutuhkan ukuran jumbo dan tinggi.

Berkat kegigihan dan semangat Kynan sebagai penerus bisnis ini, Matador berkembang dari sebuah usaha kecil menjadi salah satu pelopor fashion UMKM dalam negeri.

BacaJuga:

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

Layanan Kesehatan Dioptimalkan, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Pada 1991 menjadi tonggak awal perjalanan membangun Matador. Kala itu, kebutuhan akan pakaian berukuran besar masih sangat terbatas di Indonesia. Dengan memanfaatkan modal yang terbatas, Kynan mulai memproduksi pakaian dengan desain sederhana, tetapi nyaman dipakai.

Respon positif dari masyarakat membuat Matador perlahan mendapatkan tempat di hati para pelanggan. “Saya ingin semua orang, tanpa memandang ukuran tubuh mereka, bisa merasa nyaman dan percaya diri dengan pakaian yang mereka kenakan,” ujar Kynan dalam keterangan, Minggu (29/12/2024).

Memasuki era digital pada 2019, Kynan melihat peluang besar untuk mengembangkan bisnis melalui platform e-commerce. Langkah ini bukan tanpa tantangan. Awalnya, Kynan harus belajar tentang teknologi digital, pemasaran online, hingga cara berinteraksi dengan pelanggan secara virtual.

Namun, semangatnya untuk membawa Matador ke panggung yang lebih luas menjadi motivasi utamanya. Melalui e-commerce, Matador kini dapat menjangkau pelanggan dari berbagai wilayah Indonesia. Penjualan melalui platform digital tidak hanya meningkatkan omset, tetapi juga memperkuat merek Matador sebagai salah satu produk lokal berkualitas tinggi.

Hingga pada 2024, Matador tetap berkomitmen untuk mendukung perkembangan industri fashion lokal, khususnya di kalangan UMKM. Dengan mengusung misi untuk memberikan pakaian berkualitas yang dapat dinikmati semua kalangan, Matador terus menghadirkan inovasi produk.

Fokus utamanya tetap pada menyediakan pakaian untuk ukuran jumbo dan tinggi, segmen pasar yang kerap diabaikan oleh brand lain. “Kami ingin menjadi brand yang inklusif, yang memahami kebutuhan semua orang. Fashion bukan hanya tentang gaya, tapi juga tentang kenyamanan dan kepercayaan diri,” tegas Kynan.

Kynan berharap, dengan inovasi dan mengikuti perkembangan zaman, Matador dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk berani bersaing di pasar lokal maupun global.

Bagi Kynan, kesuksesan MATADOR bukan hanya tentang angka penjualan, tetapi juga tentang dampak yang diberikan kepada masyarakat, baik dalam menyediakan lapangan kerja maupun memberdayakan sektor UMKM dalam negeri. (nas)

Tags: Era DigitalKynanMatador

Berita Terkait.

ABK
Nasional

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:01
Jemaah-Haji
Nasional

Layanan Kesehatan Dioptimalkan, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 25 April 2026 - 21:00
KPK
Nasional

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Sabtu, 25 April 2026 - 20:09
Menkop
Nasional

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26
Mendikdasmen
Nasional

Berkaitan 7 KAIH, Mendikdasmen Tegaskan Anggaran MBG Tak Bersumber dari Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 17:06
Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi
Nasional

Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 16:05

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1349 shares
    Share 540 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.