• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tokoh Masyarakat Banten Minta PSN PIK 2 Jangan Dipolitisasi, Ini Alasannya

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 21 November 2024 - 00:47
in Nusantara
Akhmad Jazuli tokoh masyarakat dan bakal calon Bupati Lebak dan calon anggota DPRD Banten. (Istimewa)

Akhmad Jazuli tokoh masyarakat dan bakal calon Bupati Lebak dan calon anggota DPRD Banten. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tokoh masyarakat yang juga bakal calon Bupati Lebak dan calon anggota DPRD Banten H Akhmad Jazuli meminta pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di kawasan Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang tidak dipolitisasi untuk kepentingan politik.

Hal ini dikatakan oleh Akhmad Jazuli menyikapi memanasnya situasi di kawasan PIK 2 paska terjadinya kecelakaan lalu lintas truk pembawa material pembangunan PIK 2, dan dilaporkannya aktivis dan pengamat politik Said Didu ke polisi oleh Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Tangerang.

BacaJuga:

Elegan Tanpa Konfrontasi, Gibran Dinilai Kian Matang Bermain Komunikasi

PT Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bea Cukai dan Satpol PP Tindak Puluhan Botol Minuman Beralkohol Ilegal dalam Gudang PJT di Aceh Besar

“Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah memutuskan masuknya pengembangan kawasan Green Area dan Eco-City di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 atau Proyek Pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) Tropical Concept dan pengembangan kawasan Terpadu Bumi Serpong Damai (BSD) dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru,” terang Jazuli kepada wartawan, Rabu (20/11/2024).

Jazuli mengatakan, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2021, PSN adalah proyek dan/atau program yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan/atau badan usaha yang memiliki sifat strategis.

“Bagi masyarakat Banten khususnya dengan ditetapkannya 2 (dua) PSN terbaru tersebut oleh Pemerintah Pusat di Provinsi Banten, selayaknya bergembira karena dengan demikian akan ada keuntungan yang akan didapatkan oleh masyarakat dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Keuntungan itu kata Jazuli adalah, masuknya investasi untuk PSN BSD untuk pengembangan sektor pendidikan, biomedical, dan digital yang didukung oleh Kementerian Kesehatan, dengan total investasi mencapai Rp 18,54 triliun.

“PSN BSD itu diproyeksi akan menyerap 10.065 tenaga kerja, dan PSN PIK 2 ditujukan untuk sektor pariwisata hijau di pesisir kawasan wisata mangrove yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” cetusnya.

Mengutip pernyataan Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, total investasi PSN PIK 2 mencapai Rp 65 triliun dan diproyeksi akan menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 6.235 dan 13.550 tenaga kerja pengganda.

Anehnya kata Jazuli, dari 2 PSN di Banten, yakni, PSN BSD dan PSN PIK 2, namun hanya PSN PIK 2 yang selalu diramaikan dengan berbagai isu negatif, dan terkadang seperti memprovokasi dan menakut- nakuti masyarakat, seperti isu ada negara dalam Negara,.

“ Isu yang berkembang tentang PSN PIK 2 ini pun berubah ubah, dari mulai harga tanah yang murah, isu kesulitan publik untuk mengakses pantai pesisir utara, dan terakhir isu akan ada Negara dalam Negara, walaupun yang menyampaikan ini adalah Said Didu dkk,” ungkapnya.

Ia berharap, sebagai masyarakat yang cinta damai.Apalagi Said Didu adalah mantan Pejabat Tinggi Negara, tentunya akan lebih elegan memberi masyarakat contoh yang baik dalam menyelesaikan suatu permasalahan kepada masyarakat.

“Jika memang pak Said Didu dkk menganggap telah terjadi perbuatan melawan hukum, dan merasa dirugikan secara langsung atau menjadi kuasa hukum dari masyarakat yang merasa dirugikan, dan dapat memiliki legal standing dapat mengambil langkah hukum, bisa melalui PTUN, PN bahkan laporan Kepolisian,” cetus Jazuli.

Jazuli menambhkan, jika merasa diperlukan penjelasan lebih lanjut terkait dokumen – dokumen yang sifatnya terbuka dapat melakukan permohonan informasi publik.

“Langkah Hukum lebih akan terlihat elegan dan intelek dibandingkan dengan turun ke jalan untuk unjuk rasa yang terkesan memprovokasi masyarakat dengan menuduh berbagai pihak sebagai kaki tangan dari PIK 2. Hal ini secara tidak langsung dapat dituding mengadu domba antara Pemerintah/APH dengan masyarakat. Maka jika memang PSN PIK 2 ini adalah masalah Hukum maka jangan jadi alat politik atau dipolitisasi,” tandasnya.

Sementara Kepala Ombudsman Repubik Indenssi (ORI) Fadli Afriadi mengatakan, pihaknya pernah membuka Posko Pengaduan di kawasan pembangunan PIK 2, namun setelah beberapa lama membuka Posko Pengaduan di wilayah tersebut, tidak satupun warga yang mengadukan persoalan yang dialami oleh masyarakat ke Posko Pengaduan Ombudsman.

“Kami pernah membuka Posko Pengaduan di daerah tersebut (PIK-2), namun setelah beberapa lama membuka Posko Pengaduan tidak satu pun warga yang melaporkan kejadian yang dialami sebagaimana yang diberitakan banyak media massa,” ungkap Fadli. (yas)

Tags: PSN PIK 2Tokoh Masyarakat Banten

Berita Terkait.

gibran
Nusantara

Elegan Tanpa Konfrontasi, Gibran Dinilai Kian Matang Bermain Komunikasi

Jumat, 24 April 2026 - 18:08
gadai
Nusantara

PT Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Jumat, 24 April 2026 - 17:17
Minuman
Nusantara

Bea Cukai dan Satpol PP Tindak Puluhan Botol Minuman Beralkohol Ilegal dalam Gudang PJT di Aceh Besar

Jumat, 24 April 2026 - 14:14
Wawan-Gunawan
Nusantara

Pemprov Banten Harap Aglomerasi Jabodetabekpunjur Dapat Perkuat Kerja sama Pembangunan

Jumat, 24 April 2026 - 13:43
nusron
Nusantara

Menteri ATR/BPN Apresiasi Langkah UAS Beralih ke Sertifikat Elektronik demi Keamanan dan Kemudahan Masa Depan

Kamis, 23 April 2026 - 19:09
bc3
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polresta Tanjungpinang Bongkar 3,4 Kg Narkotika dari Dua Lokasi

Kamis, 23 April 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1345 shares
    Share 538 Tweet 336
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.