• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Kritik Rekaman Percakapan Oknum Pegawai Ancol dengan PKL, Pakar: Tidak Etis dan Tidak Bijak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 21:05
in Megapolitan
Pakar Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Foto: Istimewa

Pakar Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar Komunikasi Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, menilai pernyataan oknum pegawai PT Pembangunan Jaya Ancol yang menyinggung ormas FBR dan PDIP tidak etis bagi para PKL, yang saat ini memperjuangkan hak-haknya dan berhak hidup serta mencari nafkah.

“Komunikasi yang disampaikan oknum pegawai PT Pembangunan Jaya Ancol kepada PKL tidak etis dan tidak bijak, sehingga rekaman tersebut mencuat ke publik dan menimbulkan kontroversi di antara beberapa pihak,” kata Ujang dikonfirmasi INDOPOS.CO.ID pada Sabtu (26/10/2024).

BacaJuga:

Normalisasi Kali Mampang Dikebut, Pramono Yakin Banjir Jakarta Berkurang

Cenderung Teduh, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

PDC Buka Peluang Kerja bagi Talenta Muda lewat Program Magang Pemprov Jakarta

Menurutnya, seluruh partai, termasuk PDIP, bertugas menyerap aspirasi warga Jakarta, termasuk pedagang ormas FBR yang berjualan di kawasan wisata Ancol.

“Jika ada masalah, sudah tepat warga mengadukan hal itu kepada partai di DPRD yang bertugas memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, rekaman percakapan antara PKL dari ormas FBR dan oknum pegawai PT Pembangunan Jaya Ancol beredar viral.

Dalam percakapan tersebut, disinggung mengenai ormas FBR dan partai politik, yakni PDIP.

Menurut rekaman yang diperoleh indopos.co.id, oknum pegawai manajemen Ancol berdiskusi dengan PKL, berjanji untuk meningkatkan status PKL di kawasan wisata Ancol, dan meminta agar nama ormas FBR serta PDIP tidak dilibatkan dalam pengelolaan Ancol.

“Ini ruang lingkupnya Ancol, kita enggak perduli lu mau ke FBR atau ke PDIP. Tapi gini jangan sampai lu bawa-bawa FBR ke sini. Kita mau naikkan kelas para PKL, naikkan omsetnya dan lain-lain dan lu harus ikut aturan mainnya,” kata oknum pegawai PT Pembangunan Jaya Ancol dalam rekaman yang dikutip indopos.co.id, pada Jumat (25/10/2024).

“Ke depan kalau pedagang tidak setuju, ya kami akan buka lagi pendaftaran bagi pedagang lainnya yang setuju dengan 1 gerobak dua pedagang,” imbuhnya.

Seorang pedagang menyatakan PKL menolak program penataan, terutama aturan 1 gerobak untuk 2 pedagang.

“Kami menolak 1 gerobak dua pedagang dan kurang masuk bagi kami Pak, pahitnya saja omsetnya misal Rp50 ribu terus dibagi 2 ini kan engga masuk Pak. Ini yang jadi keberatan buat kami,” ucap pedagang tersebut.

Secara terpisah, Corporate Communication Manager PT Pembangunan Jaya Ancol, Ariyadi Eko Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima indopos.co.id, pada Kamis (24/10/2024) membenarkan isi rekaman tersebut adalah salah satu oknum pegawai yang tergabung dalam tim PT Pembangunan Jaya Ancol.

“Benar bahwa rekaman tersebut terjadi saat diskusi antara Ancol dengan mitra reseller pada sesi assessment di awal September 2024 lalu. Tujuannya adalah berdiskusi lebih dalam mengenai program penataan ini dan menjawab secara langsung pertanyaan-pertanyaan dari para mitra,” ujarnya.

“Kami tidak bermaksud merendahkan institusi tertentu maupun pihak lainnya. Kami berkomitmen membangun sinergi yang baik dengan berbagai pihak,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dalam konteks ini, Ancol memandang mitra reseller sebagai individu atau warga yang memang bekerja sama dengan program CSR Ancol.

“Ancol pun membebaskan para mitra untuk berorganisasi sesuai dengan preferensi dan pilihannya masing-masing di luar statusnya sebagai mitra reseller Ancol. Jadi tidak benar dugaan tersebut,” pungkasnya. (fer)

Tags: AncolOknum Pegawai AncolPakar KomunikasiPenataan PKL di AncolPKL

Berita Terkait.

Minerba Convex 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Industri Tambang
Megapolitan

Normalisasi Kali Mampang Dikebut, Pramono Yakin Banjir Jakarta Berkurang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14
Cenderung Teduh, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini
Megapolitan

Cenderung Teduh, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:53
PDC Buka Peluang Kerja bagi Talenta Muda lewat Program Magang Pemprov Jakarta
Megapolitan

PDC Buka Peluang Kerja bagi Talenta Muda lewat Program Magang Pemprov Jakarta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:33
Pramono Garansi Anggaran Penanganan Banjir Jakarta Aman dari Pemangkasan
Megapolitan

Pramono Garansi Anggaran Penanganan Banjir Jakarta Aman dari Pemangkasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:15
Aksi 28 Oktober Berjalan Lancar, Pramono Pastikan Fasilitas Publik Aman
Megapolitan

Aksi 28 Oktober Berjalan Lancar, Pramono Pastikan Fasilitas Publik Aman

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44
polisi
Megapolitan

Polda Metro Minta Maaf dan Janji Evaluasi usai Anggota Larang Jurnalis Liput Demo di Bundaran HI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:32

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5150 shares
    Share 2060 Tweet 1288
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.