INDOPOSCO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meyakini banjir di wilayah Mampang dan sekitarnya bisa ditekan melalui pekerjaan normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol, Kuningan Barat, dengan pengerukan sedimentasi dan pemeliharaan turap.
“Walaupun saya yakin pasti nantinya ada banjir, tetapi volumenya pasti berkurang secara signifikan karena sekarang ini ditangani secara serius,” kata Pramono di Jakarta dikutip Jumat (30/10/2026).
Kawasan Mampang menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan. Hujan dengan intensitas sekitar 100 milimeter per hari bahkan dapat memicu genangan dan banjir di sejumlah titik.
Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta melakukan penanganan secara terintegrasi, mulai pembangunan embung hingga pembenahan Kali Mampang dan Kali Krukut yang saling terhubung dalam sistem aliran menuju Kanal Banjir Barat.
“Seperti yang saya sampaikan berulang kali, normalisasi sungai, baik di Ciliwung, Krukut, Cakung Lama, kemudian juga Mampang, walaupun Mampang ini pendek, itu kita lakukan dengan harapan bahwa persiapan untuk menghadapi hujan di Jakarta yang diperkirakan mungkin akan mulai bulan November akhir sampai dengan seterusnya” ujar Pramono.
Saat ini, pengerukan Kali Mampang telah mengangkat sekitar 4.393 meter kubik sedimentasi, dengan sisa pekerjaan sekitar 14.727 meter kubik. Sementara itu, pengerukan Kali Krukut telah mengangkat sekitar 8.507,3 meter kubik sedimentasi, dengan sisa sekitar 142.692,7 meter kubik.
Pekerjaan tersebut ditujukan untuk memperlancar aliran air dan mengurangi potensi banjir di kawasan Mampang Prapatan, Pasar Minggu, dan Pancoran, terutama di sekitar Pondok Karya, Pondok Jaya, Kemang Utara IX, dan Pejaten Barat.
“Saya bersama dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan juga mendapatkan support dukungan sepenuhnya oleh teman-teman DPRD Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan pembenahan yang ada, yang berkaitan dengan banjir yang ada di tempat ini,” tutur Pramono.
“Dan alhamdulillah, mudah-mudahan apa yang direncanakan ini membawa dampak yang positif bagi Jakarta,” tambahnya.(dan)


















