• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pemerintahan Prabowo Harus Mampu Tingkatkan Kelas Menengah, Ini Alasannya

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 16 Oktober 2024 - 10:13
in Headline
Analis ekonomi politik LAB 45 Indah Lestari (kanan) dalam salah satu kegiatan LAB 45 di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Selasa (8/10/2024). Foto: ANTARA

Analis ekonomi politik LAB 45 Indah Lestari (kanan) dalam salah satu kegiatan LAB 45 di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Selasa (8/10/2024). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Analis ekonomi politik Laboratorium Indonesia 2045 (LAB 45) Indah Lestari mengatakan bahwa kebijakan pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto harus lebih meningkatkan pertumbuhan kelas menengah.

“Kebijakan pemerintahan nanti harus lebih banyak memikirkan kelas menengah karena kelas itu merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi politik Indonesia ke depan,” kata Indah seperti dikutip Antara, Rabu (16/10/2024).

BacaJuga:

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra Dorong Kementerian Terkait Buka Suara

Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan

Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan

Menurutnya, daya beli masyarakat Indonesia banyak diwakili oleh kelas menengah sehingga kebijakan politik apa pun yang dikeluarkan pemerintah akan langsung berdampak untuk negara.

Dalam sebulan, tambah Indah, kelas menengah bisa mengeluarkan uang berkisar Rp2 juta hingga Rp9 juta sehingga segala kebijakan politik yang lahir dari pemerintah akan memengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat. Bahkan, berpotensi mengurangi daya beli masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

“Karena kelas menengah menjadi yang terbanyak sebagai pengguna atau terdampak dari kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, berperan sebagai pembayar pajak, dan mesin dari pembangunan ekonomi politik Indonesia,” ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjut Indah, kalau kebijakan pemerintah tidak menguntungkan kelas menengah maka akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan atau stabilitas ekonomi politik.

Ia menambahkan kebijakan politik harus mampu mengakomodasi kelas menengah dan dirinya yakin pemerintahan ke depan bisa mewujudkan hal tersebut.

Hal yang harus dilakukan untuk menjaga kelas menengah adalah kebijakan yang bisa membuka penyediaan lapangan kerja lebih banyak dan itu menjadi opsi jangka pendek untuk bisa cepat mendongkrak pertumbuhan.

“Lapangan pekerjaan yang bisa cepat dan banyak menyerap tenaga kerja ya industri manufaktur,” tambahnya.

Setelah stabil membuat kebijakan-kebijakan yang menjaga keberadaan kelas menengah, barulah pemerintah bisa memikirkan kebijakan jangka menengah dan panjang yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan lebih lanjut, serta pendidikan yang lebih berkualitas.

Laboratorium Indonesia 2045 (LAB 45) adalah lembaga kajian yang ingin menyelaraskan antara ilmu pengetahuan dan praktik empiris dari kebijakan pemerintah untuk pembenahan ke depan.

Lembaga itu bekerja membantu para pemangku kepentingan atau kebijakan, dalam mendorong proses transformasi Indonesia menuju negara maju pada tahun 2045. (wib)

Tags: LAB 45Pemerintahan PrabowoPemerintahan Prabowo-Gibran

Berita Terkait.

DPR: RUU Perampasan Aset Harus Pastikan Korban Kejahatan Ekonomi Mendapat Ganti Rugi
Headline

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra Dorong Kementerian Terkait Buka Suara

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:03
Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan
Headline

Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:21
Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan
Headline

Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:59
Andovi da Lopez Kritik Keras Raffi Ahmad Hadir Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Dinilai Deligitimasi Aksi Murni
Headline

Andovi da Lopez Kritik Keras Raffi Ahmad Hadir Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Dinilai Deligitimasi Aksi Murni

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:26
tohir
Headline

Film The Longest Wait Pukau Erick Thohir, Ungkap Kesan di Balik Kisah Pengorbanan Skuad Garuda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:43
bahlil
Headline

Bahlil Pastikan Kontrak Ekspor Gas 2026 Aman, Siapkan Pengamanan untuk 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5155 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.