• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pakar: Pendidikan Seksualitas Komprehensif Cegah Pelecehan terhadap Anak

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 2 Oktober 2024 - 03:47
in Nasional
Ilustrasi - Sejumlah aktivis menyampaikan aspirasi pada aksi damai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di simpang lima, Kota Gorontalo, Gorontalo, Kamis (2/5/2024). Massa aksi dari Jejaring Aktivis Perempuan dan Anak (Jejak Puan) Provinsi Gorontalo meminta penyelesaian, penanganan dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, usai dugaan pelecehan seksual oleh oknum rektor dan dosen yang terjadi di dua universitas di daerah itu. Foto: ANTARA

Ilustrasi - Sejumlah aktivis menyampaikan aspirasi pada aksi damai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di simpang lima, Kota Gorontalo, Gorontalo, Kamis (2/5/2024). Massa aksi dari Jejaring Aktivis Perempuan dan Anak (Jejak Puan) Provinsi Gorontalo meminta penyelesaian, penanganan dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, usai dugaan pelecehan seksual oleh oknum rektor dan dosen yang terjadi di dua universitas di daerah itu. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pendidik sekaligus pemerhati kesehatan seksual dan reproduksi June Low mengatakan bahwa pendidikan seksualitas komprehensif yang diimplementasikan pada anak dan remaja sebenarnya bisa turut andil dalam upaya pencegahan pelecehan seksual.

June menjelaskan, pendidikan seksualitas komprehensif sebetulnya mengajarkan kepada anak dan remaja untuk dapat mengenali tubuh mereka, cara menjaga privasi, hingga cara menetapkan batasan (boundaries) yang sehat.

BacaJuga:

Jaga Independensi Organisasi, IGI Kukuh Terapkan Prinsip Kepemimpinan oleh Guru

Masyarakat Diajak Tentukan Logo HUT ke-81 RI, Pemerintah Tekankan Rasa Memiliki

Pansus DPR Dorong RUU HPI Gantikan Hukum Kolonial, Dobrak Ekonomi Nasional hingga Perlindungan Diaspora

“Jadi, ketika mereka menghadapi predator, mereka bisa mengetahui apa yang harus dilakukan. Mereka juga bisa mengetahui bagaimana caranya untuk mencari bantuan,” kata June dalam webinar di Jakarta, Selasa (1/10).

Ia mengatakan, pendidikan seksualitas komprehensif pada dasarnya upaya untuk memberikan informasi yang akurat secara medis yang tidak hanya berfokus pada materi biologi tetapi juga mencakup aspek-aspek lainnya seperti aspek kognitif, emosional, fisik, dan sosial.

Dengan kata lain, pendidikan seksualitas komprehensif berarti berkaitan dengan kecakapan hidup (life skill) terutama untuk mendukung mereka bisa mengambil keputusan dengan bijak dan memiliki kemampuan negosiasi serta memahami identitas diri.

June menegaskan bahwa pendidikan seksualitas komprehensif tidak berarti mendorong remaja untuk melakukan hubungan seksual. Sebaliknya, hal ini justru mencegah remaja untuk melakukan hubungan seksual pada usia dini. Pendidikan seksualitas komprehensif juga sebaiknya tidak hanya dilakukan beberapa kali, namun harus konsisten dalam jangka panjang.

Melalui edukasi yang menyeluruh, anak dan remaja juga perlahan-lahan memahami bentuk hubungan yang sehat sehingga diharapkan bisa turut andi dalam penurunan angka kekerasan dalam hubungan di masa depan.

“Mereka belajar tentang consent dan safety di dalam pendidikan seksualitas komprehensif. Mereka juga belajar tentang seperti apa perilaku yang buruk di dalam suatu hubungan,” kata pendiri platform edukasi “Good Sex Education” itu.

Menurut June, edukasi seksualitas yang lengkap juga memiliki manfaat lainnya yaitu dapat meningkatkan pembelajaran sosial dan emosional karena mereka belajar tentang kesadaran diri, kontrol diri, kemampuan interpersonal, dan tanggung jawab.

Ia juga mengingatkan bahaya konten pornografi semenjak masifnya penetrasi internet. Orang tua juga kerap kesulitan mencari cara untuk mencegah anak terpapar konten pornografi. Maka dengan pendidikan seksualitas yang menyeluruh, pada akhirnya hal ini juga dapat meningkatkan literasi media pada anak dan remaja.

June, yang saat ini sedang menyelesaikan jenjang S3 di jurusan ilmu kesehatan Universitas Kyoto, mengatakan bahwa pendidikan seksualitas yang baik harus disesuaikan dengan tahapan usia anak dan remaja.

Berdasarkan International Technical Guidance on Sexuality Education (ITGSE), edukasi bisa dimulai pada usia 5-8 tahun dan berlanjut pada tahap usia selanjutnya hingga 15-18 tahun ke atas.

Merujuk pada ITGSE, June menjelaskan bahwa edukasi dapat dimulai dengan fokus materi yang mendorong anak untuk memahami bahwa dirinya layak untuk disayangi dan setiap orang dewasa pada dasarnya bisa merencanakan kehamilan.

Materi terus meningkat pada setiap tahapan usia hingga pada puncaknya mereka bisa memahami manfaat penggunaan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

“Kita harus ingat bahwa pendidikan seksualitas komprehensif harus sesuai dengan kelompok usia dan kultur setempat. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir bahwa kita akan sexualized anak dan remaja, bahwa itu akan menyebabkan mereka berhubungan seksual. Riset menunjukkan sebaliknya, bahwa pendidikan seksualitas komprehensif memiliki banyak manfaat,” kata June. (bro)

Tags: Pelecehan SeksualPelecehan terhadap AnakPendidikan Seksualitas Komprehensif

Berita Terkait.

depan
Nasional

Jaga Independensi Organisasi, IGI Kukuh Terapkan Prinsip Kepemimpinan oleh Guru

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:46
hadi
Nasional

Masyarakat Diajak Tentukan Logo HUT ke-81 RI, Pemerintah Tekankan Rasa Memiliki

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:18
deeson
Nasional

Pansus DPR Dorong RUU HPI Gantikan Hukum Kolonial, Dobrak Ekonomi Nasional hingga Perlindungan Diaspora

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:20
Budi
Nasional

KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono sebagai Tersangka Gratifikasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:27
Nasarudin
Nasional

10 Muharam Bakal Jadi Lebaran Anak Yatim Nasional, Menag: Bebaskan Mereka dari Kesulitan Hidup

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:07
Rahmat-Saleh
Nasional

Dua Peserta SPPI Tewas Saat Latsarmil, DPR Desak Pemerintah Evaluasi Total Program Pelatihan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1595 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1465 shares
    Share 586 Tweet 366
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Maseko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Korsel Tumbang dari Afrika Selatan, Hong Myung-bo: Ini Tanggung Jawab Saya!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myungbo tidak puas setelah timnya kalah 0-1 atas Timnas Afrika Selatan pada laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Afsel

Hasil Piala Dunia Grup A: Meksiko Tak Terbendung, Afsel Ukir Sejarah

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:43
Cunha

Hasil Piala Dunia : Bantai Skotlandia 3-0, Matheus Cunha: Kepercayaan Diri Brasil Telah Kembali

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:52
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia Grup C: Maroko Temani Brasil ke 32 Besar, Skotlandia Menanti Keajaiban

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:41
Promise-David

Kanada Kalah dari Swiss, Jesse Marsch Tetap Puji Aksi Pemain Cadangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.