• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tim SAR Gabungan Evakuasi Seorang Nelayan yang Hilang Selama Lima Hari di Garut

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 12 September 2024 - 12:53
in Nusantara
Petugas mengevakuasi korban nelayan yang hilang di perairan laut Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (11/9/2024) malam. (Antara)

Petugas mengevakuasi korban nelayan yang hilang di perairan laut Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (11/9/2024) malam. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim Search And Rescue (SAR) gabungan mengevakuasi seorang nelayan dalam kondisi meninggal dunia yang sebelumnya dilaporkan hilang selama lima hari setelah perahu yang digunakannya diterjang gelombang tinggi di perairan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Ya, sudah ditemukan, korban dievakuasi malam (Rabu 11/9/2024), lalu diserahkan ke pihak keluarga di RSUD sekitar jam 21:00 WIB,” kata Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut AKP Anang Sonjaya saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, seperti dikutip Antara, Kamis (12/9/2024) pagi.

BacaJuga:

Bea Cukai Ternate Amankan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan

Bea Cukai Ternate Amankan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan

Layanan Pertanahan Makin Cepat, BPN Banten Bidik Balik Nama 10 Hari Kerja

Ia menuturkan korban bernama Mukti (60) merupakan korban kedua yang ditemukan setelah sebelumnya Tim SAR menemukan korban Soni (40) di hari ketiga pencarian dengan kondisi meninggal dunia.

Korban Mukti, kata dia, ditemukan oleh nelayan yang sedang memasang jaring untuk menangkap ikan melihat ada mayat di hamparan karang wilayah Pantai Sancang, Kecamatan Cibalong.

“Satpolairud menerima laporan dari nelayan bahwa adanya sesosok mayat laki-laki yang tergeletak di hamparan karang di wilayah Pantai Sancang,” katanya.

Ia menyampaikan tim kemudian menuju lokasi penemuan mayat tersebut dengan berjalan kaki yang jaraknya cukup jauh dan tidak bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat langsung mengevakuasi korban yang ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kecelakaan perahu terbalik di perairan Cikolemberan, Cibalong, Sabtu (7/9/2024) malam.

“SAR gabungan dengan dibantu oleh nelayan dan masyarakat setempat langsung melakukan evakuasi mayat tersebut dan membawanya menuju ke RSUD Pameungpeuk untuk dilakukan identifikasi,” katanya.

Ia mengatakan hasil identifikasi di RSUD Pameungpeuk memastikan bahwa jasad tersebut merupakan nelayan yang menjadi korban kecelakaan laut lima hari lalu bernama Mukti warga Kecamatan Pameungpeuk, Garut.

“Keluarga jenazah atas nama Mukti membenarkan bahwa jenazah tersebut merupakan anggota keluarga mereka, selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” katanya.

Sebelumnya, kecelakaan laut menimpa nelayan itu bermula ketika ketiga orang yakni Soni, Mukti, dan Agung (20) melaut menggunakan perahu nelayan bernama “Jitu” untuk mencari ikan dengan waktu pemberangkatan, Sabtu (7/9/2024) malam.

Namun ketika berada di tengah lautan itu, perahu yang mereka tumpangi tiba-tiba dihantam gelombang laut yang cukup tinggi menyebabkan dua orang hilang, dan satu orang bernama Agung beruntung selamat selanjutnya mendapatkan penanganan medis.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian korban dan berhasil menemukan korban Soni dengan kondisi meninggal dunia di Perairan Cilaki, Garut, Senin (10/9/2024) malam, selanjutnya korban kedua ditemukan di hari kelima pencarian.

Tim SAR gabungan selanjutnya menutup operasi pencarian dua nelayan korban kecelakaan laut di perairan Garut itu. (dam)

Tags: evakuasiGarutGelombang TingginelayanTim SAR gabungan

Berita Terkait.

Bea Cukai Ternate Amankan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan
Nusantara

Bea Cukai Ternate Amankan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:02
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Ternate Amankan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:47
Pelayanan
Nusantara

Layanan Pertanahan Makin Cepat, BPN Banten Bidik Balik Nama 10 Hari Kerja

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06
Pelayanan-Pertanahan
Nusantara

Layanan Pertanahan Makin Terukur, BPN Kabupaten Tangerang Terapkan FIFO

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:45
Pemeriksaan
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Temukan 1 Kg Hasis dalam Koper Penumpang dari Thailand

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:25
BMMN
Nusantara

Bea Cukai Sumbawa Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai Rp827 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:44

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3728 shares
    Share 1491 Tweet 932
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.