• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Puncak Bonus Demografi di Indonesia Terjadi pada 2020, Adakah Bonus Demografi Kedua?

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 11 September 2024 - 09:07
in Nusantara
Bonivasius-Prasetya-Ichtiarto

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, saat paparan pada Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Program Bangga Kencana Bidang Pengendalian Penduduk II Tahun 2024, di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/9/2024). (Dok. BKKBN)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Periode bonus demografi di Indonesia mencapai puncaknya pada 2020 lalu. Jendela peluang ini telah dinikmati oleh bangsa Indonesia sejak 2012 dan diproyeksikan akan berlangsung hingga 2040. Akankah ada bonus demografi tahap kedua di Indonesia?

Hal itu dikemukakan Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, dalam paparannya pada Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Program Bangga Kencana Bidang Pengendalian Penduduk II Tahun 2024, di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/9/2024).

BacaJuga:

BNPB: Kebakaran TPA Troketon Klaten Berdampak pada 1.485 Warga

Dipimpin Andra Soni, Banten Masuk Lima Besar Investasi Nasional

Tiga Ranperda Inisiatif Resmi Jadi Perda, DPRD Klungkung Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

“Bonus demografi merupakan keuntungan yang diperoleh dengan adanya percepatan pertumbuhan ekonomi yang diakibatkan oleh perubahan struktur umur penduduk di mana proporsi penduduk usia produktif sangat besar,” terang Bonivasius.

Dengan kata lain, periode bonus demografi dapat diperoleh pada saat rasio ketergantungan berada pada angka di bawah 50 persen. Bonus demografi tidak dapat diraih secara otomatis. Kualitas penduduk yang baik merupakan prasyarat utama diraihnya bonus demografi di Indonesia. Kekuatan bonus demografi adalah tingginya SDM yang produktif di suatu negara.

Seperti diketahui secara nasional, Indonesia berada pada tahapan periode bonus demografi (sedang berlangsung). Namun pada level provinsi berbeda-beda, tergantung besarnya rasio ketergantungan dan Total Fertility Rata (TFR). Perkiraan lama periode tersebut juga berbeda-beda antar provinsi. Dipengaruhi juga oleh besarnya migrasi masuk atau keluar masing-masing provinsi.

Pada 2023, ada tujuh provinsi yang mengalami tahap periode lanjut karena TFR sudah lebih rendah dari 2,1, yaitu semua provinsi di Pulau Jawa dan Bali. Sementara Provinsi Nusa Tenggara Timur satu-satunya provinsi dengan periode sebelum bonus demografi karena rasio ketergantungan dan TFR-nya masih tinggi.

“Itu ada masanya, tidak datang dua kali. Apakah bonus demografi kita tambah, jawabnya tidak,” ucap Bonivasius.

Yang disebut bonus demografi tahap kedua, menurut Bonivasius, adalah bagaimana Indonesia secara realita di lapangan memperpanjang produktifitas penduduk yang dianggap sudah tidak produktif.

Di beberapa negara hal itu sudah dilakukan. Konteksnya bagaimana menambah masa kerja penduduk lansia dengan pekerjaan yang disesuaikan dengan kondisi Kesehatan mereka. Lapangan pekerjaan yang ramah lansia. Bagaimana meningkatkan konsumsi lansia. Bagaimana mereka secara fisik siap agar tidak membebani penduduk usia produktif.

Bagaimana bonus demografi bisa menjadi anugerah?

“Sudah jelas kompetensi SDM nya harus tinggi, harus berkualitas, pekerjaannya formal dan produktif, pengangguran harus di kurangi,” pungkas Bonivasius. (ney)

Tags: bkkbnBonus Demografiindonesia

Berita Terkait.

klaten
Nusantara

BNPB: Kebakaran TPA Troketon Klaten Berdampak pada 1.485 Warga

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:19
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Nusantara

Dipimpin Andra Soni, Banten Masuk Lima Besar Investasi Nasional

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:47
Tiga Ranperda Inisiatif Resmi Jadi Perda, DPRD Klungkung Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Nusantara

Tiga Ranperda Inisiatif Resmi Jadi Perda, DPRD Klungkung Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:45
Edarkan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal, Pria di Balikpapan Divonis 1,5 Tahun Penjara
Nusantara

Edarkan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal, Pria di Balikpapan Divonis 1,5 Tahun Penjara

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:30
Gelar Pemusnahan Barang Hasil Penindakan, Bea Cukai Madura Selamatkan Potensi Kerugian Penerimaan Negara Rp19,7 Miliar
Nusantara

Bea Cukai dan BNN Bongkar Jaringan Narkoba di Jambi, Sita 146,59 Gram Sabu dan 766 Butir Ekstasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:35
Dewas KPK Bakal Periksa Etik Staf Berstatus Polri yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Nusantara

Dorong UMKM Naik Kelas, Bea Cukai Jagoi Babang Fasilitasi Ekspor 306,8 Ton Petai ke Malaysia

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:36

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2100 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1053 shares
    Share 421 Tweet 263
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.