• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gunakan Kentang Lokal, IAP Jadi Pabrik Frozen French Fries Pertama di Indonesia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 6 Agustus 2024 - 01:11
in Nusantara
kentang

Direktur Utama PT Indo Agro Plus Abdul Kadir Assegaf saat uji coba produksi pabrik kentang frozen French fries di Majalengka, Jawa Barat, Senin (5/8/2024). Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tahun ini, PT Indo Agro Plus (PT IAP) bersiap melakukan operasional produksi pabrik kentang goreng beku (frozen French fries) miliknya yang berlokasi di Desa Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

PT IAP merupakan holding company yang bakal mengoperasikan pabrik frozen French fries pertama dan satu-satunya di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara, yang menggunakan bahan baku kentang lokal.

BacaJuga:

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada

BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Ganja dari Thailand

“Tidak cuma di Indonesia, PT IAP menjadi pionir dan satu-satunya pabrik kentang frozen French fries di Asia Tenggara yang menggunakan bahan baku dalam negeri. Mulai dari pembenihan, penanaman, sampai mengolah kentang hasil panen menjadi frozen French fries kami lakukan semua di Indonesia,” kata Direktur Utama PT IAP Abdul Kadir Assegaf.

Menurut Abdul Kadir Assegaf`, 100 persen produk frozen French fries yang saat ini beredar di Indonesia merupakan produk impor dari luar negeri. Kentang-kentang impor tersebut dilakukan pengepakan ulang (repackaging) dengan menggunakan merk dagang lokal. Karena itu, Abdul Kadir Assegaf berharap, beroperasinya pabrik frozen French fries PT IAP akan menjadi tonggak bagi Indonesia untuk melepaskan diri dari ketergantungan impor frozen French fries.

“Bayangkan, saat ini gerai-gerai makanan waralaba yang menyajikan French fries juga masih 100 persen impor dari luar negeri. Mudah-mudahan ke depan ketergantungan impor ini bisa berkurang dengan berproduksinya pabrik kami,” ujar Abdul Kadir Assegaf.

Direktur PT IAP Abdullah Syami menambahkan, perusahaan melakukan ujicoba produksi (running test) pada Senin (5/8/2024). Ujicoba produksi dihadiri para undangan yang merupakan unsur pemerintah daerah Kabupaten Majalengka, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, dan masyarakat sekitar pabrik. Menurut Syami, kentang yang akan digunakan untuk ujicoba produksi diambil langsung dari greenhouse milik PT IAP di daerah Cipada, Lembang, Bandung, Jawa Barat.

“Uji coba produksi menandakan kami siap mulai beroperasi tahun ini juga. Mudah-mudahan pada November 2024, kami sudah siap memasarkan produk kentang goreng beku dari Majalengka ke seluruh Indonesia,” kata Syami.

Dia menambahkan, kapasitas produksi pabrik kentang frozen French fries PT IAP mencapai 500 kg/jam. Perusahaan menargetkan bisa memproduksi 300 ton frozen French fries dalam satu bulan.
“Asumsinya kami operasi 20 jam per hari selama satu bulan. Ke depan, kami juga berencana membangun pabrik serupa dengan kapasitas yang lebih besar, mencapai 13,5 ton per jam atau 8.100 ton per bulan,” ujar Syami.

Tokoh masyarakat Desa Bongas Kulon Ujang Mulya Rusmawi mengatakan, beroperasinya pabrik kentang goreng beku milik PT IAP sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat sekitar. Menurut Ujang, masyarakat sudah mendengar rencana pendirian pabrik sejak lama.
“Alhamdulillah sekarang akhirnya bisa segera beroperasi,” ujar Ujang.

Mantan kepala desa Bongas Kulon ini berharap, keberadaan pabrik kentang goreng beku PT IAP bisa memberikan kontribusi positif untuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. “Ini kan pasti ada penyerapan tenaga kerja lokal yang dibutuhkan pabrik, tentu juga bakal mendongkrak pertumbuhan bisnis lainnya, seperti kontrakan dan warung-warung,” kata Ujang. (aro)

Tags: kentangpabrikpertanian

Berita Terkait.

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada
Nusantara

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:01
BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan
Nusantara

BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:24
Barbuk
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Ganja dari Thailand

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:47
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Purwokerto Musnahkan Lebih dari 3 Juta Batang Rokok Ilegal Hasil Penindakan 2025-2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:46
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Cilacap Gagalkan Pengiriman 2 Ribu Batang Rokok Ilegal melalui Jasa Ekspedisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:26
BKSDA
Nusantara

BBKSDA Riau Bergerak Cepat Tangani Dugaan Konflik Beruang Madu dengan Warga di Kabupaten Pelalawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:05

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2455 shares
    Share 982 Tweet 614
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2137 shares
    Share 855 Tweet 534
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1992 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1265 shares
    Share 506 Tweet 316
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.