• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Hensat: Di Jakarta Mau Dibikin Ridwan Kamil Vs Kotak Kosong

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 5 Agustus 2024 - 01:26
in Megapolitan
Hendri-Satrio

Pengamat komunikasi Politik Hendri Satrio. (foto: dok indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Partai Golkar bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM) mulai memberikan sinyal kuat untuk mengusung Ridwan Kamil maju di Pilkada Gubernur Jakarta 2024.

Menyoroti hal ini, pengamat komunikasi politik Hendri Satrio pun mempertanyakan apakah hal ini menjadi sebuah skenario untuk menjadikan pertarungan di Jakarta melawan “kotak kosong”.

BacaJuga:

Rano Karno Siapkan Harmoni Ibu Kota, Swara Jakarta 80 Ditargetkan Tampil Spektakuler pada 2027

Polisi Limpahkan Tersangka Don Ritto ke Kejagung Besok

Suhu Menghangat, Sepanjang Hari Cuaca di Jakarta Cenderung Cerah Merata

“Di Jakarta Mau Dibikin Ridwan Kamil Vs Kotak Kosong?” katanya dalam cuitannya di akun X pribadinya, @satriohendri, Minggu (4/8/2024).

Ketika dihubungi oleh indopos.co.id, pria yang akrab disapa Hensat ini pun menjelaskan analisa dari cuitan itu yang sangat mungkin bisa terjadi di Pilkada Jakarta pada 27 November nanti

Dia pun mengacu dari beberapa statemen dari politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nasionalis Demokrat (NasDem) yang menyatakan bisa kemungkinan tidak mendukung Anies Baswedan. Tak hanya itu keduanya pun turut memberikan sinyal ingin bergabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran nantinya.

“Kita lihat saja elit PKB sudah menyatakan bahwa partainya bisa saja tidak mendukung Anies Baswedan. Begitupula dengan NasDem yang turut menyatakan rekomendasi ke Anies bisa saja dibatalkan. Nah ini kan bisa menjadi tanda,” katanya.

Atas dasar itu, Anies yang saat ini hanya didukung pasti oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sulit mendapatkan tiket.

“Tinggal PKS dan PDI Perjuangan. Kalau mereka gak berkoalisi dan jika nanti juga PKS ternyata juga ikut bergabung ke KIM, maka hanya RK yang maju dan melawan kotak kosong. Dan jika itu terjadi ya pasti RIdwan Kamil lah yang menang,” tandasnya.

“Jadi saya kira dugaan RK melawan Kotak kosong di Jakarta tidak boleh dianggap remeh,” pungkasnya menambahkan.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Lodewijk F Paulus, menyatakan bahwa peluang Ridwan Kamil untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024 kembali terbuka setelah partai mengusung Dedi Mulyadi sebagai calon dalam Pilkada Jawa Barat 2024.

“Ya, itulah yang dimaksud. Dengan Pak Dedi di Jawa Barat, berarti Ridwan Kamil sedang dalam proses menuju Jakarta. Jadi, benar. Mungkin kita akan melihat baliho-baliho baru dipasang lagi. Bagaimana, setuju?” katanya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (3/8/2024).

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid juga mengungkapkan, ada peluang partainya batal mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies pada Pilkada Jakarta 2024. “Semua serba mungkin,” kata Jazilul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (2/8/2024).

Jazilul mengatakan, hal tersebut dapat terjadi apabila PKB memutuskan bergabung ke barisan KIM pada Pilkada Jakarta. Ia mengatakan, PKB sudah menerima tawaran untuk bergabung ke KIM dan tengah mempertimbangkan tawaran tersebut. “Kita pertimbangkan, kita pertimbangkan. Kan sudah ada tawaran, PKB akan mempertimbangkan untuk kebaikan Jakarta, kebaikan Indonesia,” ujar Jazilul.

Sementara itu, Partai Nasdem dalam beberapa waktu terakhir terus-menerus memberi sinyal bahwa bisa saja mereka mencabut rekomendasi dukungan dari Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta 2024.

Sinyal itu dimunculkan pertama kali oleh Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni yang mengingatkan bahwa politik bersifat dinamis, sehingga apa pun rekomendasi yang dikeluarkan oleh sebuah partai masih sangat mungkin untuk berubah.

“Kan politik itu sangat dinamis ya. Kan bukan berarti pada putusan-putusan final terkait dengan rekomendasi misalnya, itu bisa saja berubah. Tapi kita enggak tahu proses dinamika politik yang akan berjalan selanjutnya,” ujar Sahroni di Nasdem Tower, Jakarta, Kamis (25/7/2024). (dil)

Tags: Hendri SatrioHensatjakartaPengamat Komunikasi PolitikRidwan Kamil Vs Kotak Kosong

Berita Terkait.

Rano Karno Siapkan Harmoni Ibu Kota, Swara Jakarta 80 Ditargetkan Tampil Spektakuler pada 2027
Megapolitan

Rano Karno Siapkan Harmoni Ibu Kota, Swara Jakarta 80 Ditargetkan Tampil Spektakuler pada 2027

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:15
Kafe
Megapolitan

Polisi Limpahkan Tersangka Don Ritto ke Kejagung Besok

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:23
Cerah
Megapolitan

Suhu Menghangat, Sepanjang Hari Cuaca di Jakarta Cenderung Cerah Merata

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:20
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol
Megapolitan

Truk Crane Hantam JPO Tendean, FKBI Desak Denda Berat untuk Efek Jera

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:22
Sejak Pagi Suhu Relatif Sejuk, Sepanjang Hari Cuaca di Jakarta Diperkirakan Berawan
Megapolitan

Sejak Pagi Suhu Relatif Sejuk, Sepanjang Hari Cuaca di Jakarta Diperkirakan Berawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:30
Edukasi
Megapolitan

Cegah TPPO, Imigrasi Jakarta Barat Edukasi Siswa Bahaya Kerja Nonprosedural di Luar Negeri

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:36

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12425 shares
    Share 4970 Tweet 3106
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2767 shares
    Share 1107 Tweet 692
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1273 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1065 shares
    Share 426 Tweet 266
Kane
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengakui, bahwa strategi mempertahankan keunggulan 1-0 di babak final Piala Dunia 2026 justru...

SelengkapnyaDetails
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.