INDOPOSCO.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat menyelenggarakan kegiatan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) Goes To School di SMKN 11 Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan itu merupakan upaya preventif keimigrasian untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat Rakha Sukma Purnama mengatakan, bahwa program tersebut merupakan implementasi peran aktif Direktorat Jenderal Imigrasi dalam membangun kolaborasi dengan masyarakat dan dunia pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, para siswa dibekali pemahaman mengenai berbagai bentuk dan modus operandi TPPO dan TPPM,” kata Rakha di Jakarta, Selasa (15/7/2026).
Program tersebut menjadi salah satu implementasi edukasi keimigrasian kepada pelajar sebagai upaya membangun kesadaran sejak dini terhadap berbagai risiko keberangkatan ke luar negeri secara nonprosedural.
Dalam kegiatan ini, para siswa memperoleh pemahaman mengenai modus operandi TPPO dan TPPM, risiko bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal, serta langkah-langkah pencegahan agar tidak menjadi korban.
“(Siswa diedukasi) risiko bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural, langkah-langkah pencegahan agar tidak menjadi korban, serta pentingnya kepedulian untuk melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran keimigrasian di lingkungan sekitar,” ujar Rakha.
Kepala SMKN 11 Jakarta Rahmat menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengapresiasi kolaborasi antara lembaga pemerintah dan dunia pendidikan dalam memberikan edukasi kepada para peserta didik.
“Semoga edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran para siswa terhadap bahaya TPPO dan TPPM serta pentingnya mengikuti prosedur yang resmi apabila ingin bekerja atau melanjutkan kegiatan ke luar negeri,” ucap Rahmat dalam kesempatan yang sama.(dan)


















